Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Etika Bermedia Sosial menurut Perspektif Islam: Kajian Normatif-Teologis

View through CrossRef
Perkembangan media sosial membawa dampak signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, namun juga memunculkan berbagai persoalan etis seperti penyebaran hoaks, praktik ghibah, dan ujaran kebencian. Fenomena tersebut menunjukkan perlunya kerangka etika yang kokoh sebagai pedoman bermedia sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika bermedia sosial dalam perspektif Islam dengan pendekatan normatif-teologis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), dengan sumber data utama berupa ayat-ayat Al-Qur’an, Hadist Nabi Muhammad SAW, kitab tafsir klasik, serta jurnal ilmiah  yang relevan dengan tema etika komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memberikan prinsip etika bermedia sosial yang komprehensif, di antaranya kewajiban tabayyun dalam menerima dan menyebarkan informasi, larangan ghibah sebagai bentuk perlindungan terhadap kehormatan manusia, serta perintah menjaga lisan dan berkata benar untuk mencegah ujaran kebencian. Integrasi antara Al-Qur’an, Hadist, dan pandangan ulama klasik menegaskan bahwa etika komunikasi dalam Islam bersifat adaptif dan relevan dalam menghadapi tantangan media sosial. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam pengembangan etika digital berbasis nilai-nilai Islam.
Title: Etika Bermedia Sosial menurut Perspektif Islam: Kajian Normatif-Teologis
Description:
Perkembangan media sosial membawa dampak signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, namun juga memunculkan berbagai persoalan etis seperti penyebaran hoaks, praktik ghibah, dan ujaran kebencian.
Fenomena tersebut menunjukkan perlunya kerangka etika yang kokoh sebagai pedoman bermedia sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika bermedia sosial dalam perspektif Islam dengan pendekatan normatif-teologis.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), dengan sumber data utama berupa ayat-ayat Al-Qur’an, Hadist Nabi Muhammad SAW, kitab tafsir klasik, serta jurnal ilmiah  yang relevan dengan tema etika komunikasi digital.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memberikan prinsip etika bermedia sosial yang komprehensif, di antaranya kewajiban tabayyun dalam menerima dan menyebarkan informasi, larangan ghibah sebagai bentuk perlindungan terhadap kehormatan manusia, serta perintah menjaga lisan dan berkata benar untuk mencegah ujaran kebencian.
Integrasi antara Al-Qur’an, Hadist, dan pandangan ulama klasik menegaskan bahwa etika komunikasi dalam Islam bersifat adaptif dan relevan dalam menghadapi tantangan media sosial.
Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam pengembangan etika digital berbasis nilai-nilai Islam.

Related Results

Penanaman Etika Bermedia Sosial bagi Anggota Duta Kampus UKM Pengembangan Diri STIKES Banyuwangi
Penanaman Etika Bermedia Sosial bagi Anggota Duta Kampus UKM Pengembangan Diri STIKES Banyuwangi
Pendahuluan: Media sosial merupakan platform jejaring online yang banyak digunakan oleh kalangan remaja. Media sosial banyak dipilih sebagai alat untuk mencari informasi, menunjuka...
Etika Bermedia Sosial Dalam Era Globalisasi
Etika Bermedia Sosial Dalam Era Globalisasi
Etika berasal dari bahasa Yunani yakni Ethos yang berarti tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan dan adat, akhlak perasaan serta tata berpikir. Dalam filsafat...
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
Sebagai ilmu preskriptif, etika adalah cabang filsafat yang mempertimbangakan secara kritis tindakan mana yang baik atau tindakan mana yang buruk berdasarkan ajaran moral tertentu....
ETIKA AJARAN AGAMA BUDDHA UNTUK MEMBANGUN BANGSA DAN NEGARA DALAM KEBERSAMAAN
ETIKA AJARAN AGAMA BUDDHA UNTUK MEMBANGUN BANGSA DAN NEGARA DALAM KEBERSAMAAN
Penelitian ini mengkaji etika ajaran agama Buddha untuk membangun bangsa dan negara dalam kebersamaan. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan menggali data dari ber...
RELEVANSI KONSEP ETIKA POLITIK DALAM TEOLOGI ISLAM
RELEVANSI KONSEP ETIKA POLITIK DALAM TEOLOGI ISLAM
Bagi para pemikir politik, politik terkait erat dengan etika. Bedanya jika pemikir Yunani membicarakan keterkaitan itu dalam wilayah filsafat moral, sementara pemikir plitik islam ...
DINAMIKA DAN KRISIS TOLERANSI DI INDONESIA DALAM ERA DISRUPSI
DINAMIKA DAN KRISIS TOLERANSI DI INDONESIA DALAM ERA DISRUPSI
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Dengan perkembangan zaman yang memasuki era disrupsi, perubahan yang terjadi lebi...
Etika Keterbukaan dan Perlindungan Privacy di Media Sosial
Etika Keterbukaan dan Perlindungan Privacy di Media Sosial
Tulisan ini membahas tentang etika keterbukaan dan perlindungan privacy dimedia sosial. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yakni berupa kaj...
DIALEKTIKA MORAL (ETIKA) BARAT DAN ISLAM PERSPEKTIF AHMAD AMIN
DIALEKTIKA MORAL (ETIKA) BARAT DAN ISLAM PERSPEKTIF AHMAD AMIN
Artikel ini membahas mengenai pemikiran etika dari Ahmad Amin. Ahmad Amin merupakan pemikir modern Islam dari Mesir yang memiliki konstruksi pemikiran etika yang berpijak pada alam...

Back to Top