Javascript must be enabled to continue!
Upaya Promotif Sakit Gigi Dan Pencegahan Karies Dini Pada Siswa Sekolah Dasar Kabupaten Kupang
View through CrossRef
Anak sekolah merupakan kelompok rentan terhadap kesehatan gigi dan mulut. Melalui promosi kesehatan gigi dapat merubah kebiasaan anak dalam menjaga kebersihan gigi. karena pada usia ini anak sedang dalam proses tumbuh kembang, dan perlu perhatian dan pendampingan dari orang tuanya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan upaya promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini pada siswa SDN Balfai Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Pengisian kuesioner pre test serta promosi kesehatan gigi dengan metode demonstrasi kemudian post test untuk mengetahui pengetahuan,sikap dan tindakan. Analisis statistik digunakan untuk mengetahui skor pretest dan post test dengan analisis Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan (p<0,05). Hasil pengolahan data sebelum intervensi. kriteria pengetahuan baik hanya 15 siswa (50,0%) sedangkan kriteria kurang sebanyak 12 siswa (40,0%), setelah intervensi meningkat pengetahuannya 27 siswa (90,0%). Sikap termasuk kriteria cukup 14 siswa (46,7%) dan kriteria baik hanya 10 siswa (33,3%), sedangkan setelah intervensi mengalami peningkatan 20 siswa (66,7%). Tindakan siswa yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut sebelum intervensi kriteria cukup 12 orang(40,0%), kriteria baik dan kurang ada 9 orang (30,0%), setelah intervensi, mengalami peningkatan 15 siswa (50,0%). hasil uji statistik diperoleh pengetahuan dan tindakan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi p<0,000 sedangkan sikap nilai siknifikansinya p<0,001. Hal ini menunjukan bahwa informasi kesehatan gigi pada anak sekolah dasar penting agar dapat memahami teknik dan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan tindakan siswa sekolah dasar sebelum dan sesudah diberikan promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini. Saran : Diharapkan pihak sekolah dapat bekerja sama dalam upaya pelayanan asuhan kesehatan gigi dengan Program Studi Kesehatan Gigi untuk memberikan promosi kesehatan gigi secara kontinyu sehingga siswa sekolah dasar dapat meningkatkan budaya tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan benar.
Title: Upaya Promotif Sakit Gigi Dan Pencegahan Karies Dini Pada Siswa Sekolah Dasar Kabupaten Kupang
Description:
Anak sekolah merupakan kelompok rentan terhadap kesehatan gigi dan mulut.
Melalui promosi kesehatan gigi dapat merubah kebiasaan anak dalam menjaga kebersihan gigi.
karena pada usia ini anak sedang dalam proses tumbuh kembang, dan perlu perhatian dan pendampingan dari orang tuanya.
Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan upaya promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini pada siswa SDN Balfai Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang.
Pengisian kuesioner pre test serta promosi kesehatan gigi dengan metode demonstrasi kemudian post test untuk mengetahui pengetahuan,sikap dan tindakan.
Analisis statistik digunakan untuk mengetahui skor pretest dan post test dengan analisis Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan (p<0,05).
Hasil pengolahan data sebelum intervensi.
kriteria pengetahuan baik hanya 15 siswa (50,0%) sedangkan kriteria kurang sebanyak 12 siswa (40,0%), setelah intervensi meningkat pengetahuannya 27 siswa (90,0%).
Sikap termasuk kriteria cukup 14 siswa (46,7%) dan kriteria baik hanya 10 siswa (33,3%), sedangkan setelah intervensi mengalami peningkatan 20 siswa (66,7%).
Tindakan siswa yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut sebelum intervensi kriteria cukup 12 orang(40,0%), kriteria baik dan kurang ada 9 orang (30,0%), setelah intervensi, mengalami peningkatan 15 siswa (50,0%).
hasil uji statistik diperoleh pengetahuan dan tindakan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi p<0,000 sedangkan sikap nilai siknifikansinya p<0,001.
Hal ini menunjukan bahwa informasi kesehatan gigi pada anak sekolah dasar penting agar dapat memahami teknik dan cara menyikat gigi yang baik dan benar.
Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan tindakan siswa sekolah dasar sebelum dan sesudah diberikan promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini.
Saran : Diharapkan pihak sekolah dapat bekerja sama dalam upaya pelayanan asuhan kesehatan gigi dengan Program Studi Kesehatan Gigi untuk memberikan promosi kesehatan gigi secara kontinyu sehingga siswa sekolah dasar dapat meningkatkan budaya tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan benar.
.
Related Results
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
Hubungan Pengetahuan Anak Dengan karies Gigi Anak Kelas VA SDI Raden Paku Surabaya Tahun 2020
Hubungan Pengetahuan Anak Dengan karies Gigi Anak Kelas VA SDI Raden Paku Surabaya Tahun 2020
Abstrak: Penyakit gigi dan mulut yang sering dijumpai di Indonesia adalah karies gigi dan jumlahnya cukup tinggi. Usia sekolah Dasar (SD) merupakan salah satu kelompok usia anak ya...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA
PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA
Gigi berjejal menjadi suatu permasalahan kesehatan gigi dan mulut dimana masih ditemukan setelah karies dan penyakit periodontal. Biasanya terjadi pada usia remaja. Metode penelit...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Karies adalah penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi. Kalimantan Selatan sebagian besar wilayahnya adalah area lahan basah. Kandungan air lahan basah me...
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG KARIES PADA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG KARIES PADA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV
Latar Belakang: Karies gigi termasuk penyakit pada jaringan gigi dengan gejala rusaknya jaringan, diawali pada permukaan gigi selanjutnya berlanjut pada pulpa. Karies gigi mampu te...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

