Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENENTUAN GALAT PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA ORDE 1 DENGAN METODE NUMERIK

View through CrossRef
Metode numerik dapat menangani sistem persamaan besar, ketidaklinieran, dan geometri yang rumit dalam praktek rekayasa yang seringkali tidak mungkin dipecahkan secara analitik. Perhitungan dengan metode numerik merupakan perhitungan yang dilakukan secara berulang-ulang untuk terus-menerus memperoleh hasil yang semakin mendekati nilai penyelesaian sebenarnya. Persamaan diferensial biasa merupakan salah satu masalah yang dapat diselesaikan dengan metode numerik. Ada empat metode yang dapat digunakan dalam menentukan galat persamaan diferensial biasa, yaitu metode Deret Taylor, metode Runge-Kutta, metode Heun, dan metode Euler. Penelitian ini merupakan penelitian yang berjenis kepustakaan atau literature yang bertujuan mengumpulkan data-data dan informasi melalui buku dan jurnal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode terbaik untuk menentukan galat persamaan diferensial biasa. Berdasarkan soal yang diselesaikan dalam menentukan galat persamaan diferensial menggunakan metode Deret Taylor, metode Runge-Kutta, metode Heun dan metode Euler, metode yang menghasilkan galat paling kecil adalah metode Runge-Kutta.
Title: PENENTUAN GALAT PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA ORDE 1 DENGAN METODE NUMERIK
Description:
Metode numerik dapat menangani sistem persamaan besar, ketidaklinieran, dan geometri yang rumit dalam praktek rekayasa yang seringkali tidak mungkin dipecahkan secara analitik.
Perhitungan dengan metode numerik merupakan perhitungan yang dilakukan secara berulang-ulang untuk terus-menerus memperoleh hasil yang semakin mendekati nilai penyelesaian sebenarnya.
Persamaan diferensial biasa merupakan salah satu masalah yang dapat diselesaikan dengan metode numerik.
Ada empat metode yang dapat digunakan dalam menentukan galat persamaan diferensial biasa, yaitu metode Deret Taylor, metode Runge-Kutta, metode Heun, dan metode Euler.
Penelitian ini merupakan penelitian yang berjenis kepustakaan atau literature yang bertujuan mengumpulkan data-data dan informasi melalui buku dan jurnal.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode terbaik untuk menentukan galat persamaan diferensial biasa.
Berdasarkan soal yang diselesaikan dalam menentukan galat persamaan diferensial menggunakan metode Deret Taylor, metode Runge-Kutta, metode Heun dan metode Euler, metode yang menghasilkan galat paling kecil adalah metode Runge-Kutta.

Related Results

TRANSFORMASI LAPLACE MODIFIKASI UNTUK MENYELESAIKAN BEBERAPA PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA LINEAR
TRANSFORMASI LAPLACE MODIFIKASI UNTUK MENYELESAIKAN BEBERAPA PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA LINEAR
Transformasi Laplace merupakan salah satu jenis transformasi integral yang dapat menyelesaikan berbagai persamaan diferensial biasa linear. Tetapi pada persamaan diferensial biasa ...
Penyelesaian Persamaan Diferensial Biasa Tak Homogen Orde Dua Menggunakan Metode Reduksi Orde
Penyelesaian Persamaan Diferensial Biasa Tak Homogen Orde Dua Menggunakan Metode Reduksi Orde
Persamaan diferensial biasa umumnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu persamaan diferensial homogen dan tidak homogen. Untuk menyelesaikan persamaan diferensial biasa yang bersifat ...
METODE BEDA HINGGA EKSPLISIT DAN IMPLISIT UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN PANAS
METODE BEDA HINGGA EKSPLISIT DAN IMPLISIT UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN PANAS
Persamaan difusi adalah persamaan diferensial parsial orde dua yang termasuk ke dalam tipe persamaan diferensial parsial parabolik. Persamaan difusi dapat juga disebut persamaan pa...
TEMPLATE METODE NUMERIK PADA EXCEL UNTUK MENEMUKAN SOLUSI DARI PERSAMAAN NONLINIER
TEMPLATE METODE NUMERIK PADA EXCEL UNTUK MENEMUKAN SOLUSI DARI PERSAMAAN NONLINIER
<p class="AfiliasiCxSpFirst">Menemukan solusi dari persamaan nonlinier bukanlah hal yang selalu mudah dilakukan secara analitik. Oleh karena itu topik ini dibahas dalam Metod...
Analisis Galat Energi dan Galat Fase Metode Forward 4th Order Symplectic Chin-Chen untuk Kasus Sistem Osilator Harmonik Sederhana
Analisis Galat Energi dan Galat Fase Metode Forward 4th Order Symplectic Chin-Chen untuk Kasus Sistem Osilator Harmonik Sederhana
Penelitian ini meninjau galat energi dan galat fase dari metode forward 4th order symplectic Chin-Chen (F4OS-CC) untuk kasus sistem osilator harmonik sederhana. Metode F4OS-CC meru...
METODE NEWTON MIDPOINT HALLEY (NMH) UNTUK MENYELESAIKAN SISTEM PERSAMAAN NONLINIER
METODE NEWTON MIDPOINT HALLEY (NMH) UNTUK MENYELESAIKAN SISTEM PERSAMAAN NONLINIER
Sistem persamaan nonlinier dapat diselesaikan dengan metode numerik salah satunya metode Newton. Metode Newton telah banyak dimodifikasi menjadi beberapa metode baru dengan tujuan ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STUDI KOMPARASI BEBERAPA METODE NUMERIK DALAM MENGAPROKSIMASI AKAR-AKAR PERSAMAAN NON LINEAR
STUDI KOMPARASI BEBERAPA METODE NUMERIK DALAM MENGAPROKSIMASI AKAR-AKAR PERSAMAAN NON LINEAR
Kasus aproksimasi akar dari suatu persamaan nonlinier sering ditemukan di bidang sains dan teknik. Akar-akar persamaan nonlinear tersebut sulit ditentukan secara analitik, sehingga...

Back to Top