Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TRANSFORMASI LAPLACE MODIFIKASI UNTUK MENYELESAIKAN BEBERAPA PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA LINEAR

View through CrossRef
Transformasi Laplace merupakan salah satu jenis transformasi integral yang dapat menyelesaikan berbagai persamaan diferensial biasa linear. Tetapi pada persamaan diferensial biasa linear dengan koefisien variabel, Transformasi Laplace hanya dapat menyelesaikan beberapa persamaan diferensial tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodifikasi Transformasi Laplace menjadi sebuah transformasi integral yang baru sehingga dapat menyelesaikan persamaan diferensial yang sebelumnya tidak dapat diselesaikan dengan Transformasi Laplace. Penyelesaian persamaan diferensial biasa linear dengan metode Transformasi Laplace modifikasi dilakukan dengan cara mentransformasikan persamaan diferensial menjadi sebuah fungsi dalam variabel transformasi. Fungsi tersebut kemudian ditransformasikan dengan invers Transformasi Laplace modifikasi agar diperoleh penyelesaian dari persamaan diferensial yang diberikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Transformasi Laplace modifikasi dapat menyelesaikan beberapa persamaan diferensial biasa linear yang tidak dapat diselesaikan dengan Transformasi Laplace. Kata kunci: persamaan diferensial biasa linear, Transformasi Laplace modifikasi 
Title: TRANSFORMASI LAPLACE MODIFIKASI UNTUK MENYELESAIKAN BEBERAPA PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA LINEAR
Description:
Transformasi Laplace merupakan salah satu jenis transformasi integral yang dapat menyelesaikan berbagai persamaan diferensial biasa linear.
Tetapi pada persamaan diferensial biasa linear dengan koefisien variabel, Transformasi Laplace hanya dapat menyelesaikan beberapa persamaan diferensial tertentu.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodifikasi Transformasi Laplace menjadi sebuah transformasi integral yang baru sehingga dapat menyelesaikan persamaan diferensial yang sebelumnya tidak dapat diselesaikan dengan Transformasi Laplace.
Penyelesaian persamaan diferensial biasa linear dengan metode Transformasi Laplace modifikasi dilakukan dengan cara mentransformasikan persamaan diferensial menjadi sebuah fungsi dalam variabel transformasi.
Fungsi tersebut kemudian ditransformasikan dengan invers Transformasi Laplace modifikasi agar diperoleh penyelesaian dari persamaan diferensial yang diberikan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Transformasi Laplace modifikasi dapat menyelesaikan beberapa persamaan diferensial biasa linear yang tidak dapat diselesaikan dengan Transformasi Laplace.
 Kata kunci: persamaan diferensial biasa linear, Transformasi Laplace modifikasi .

Related Results

NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Penyelesaian Persamaan Diferensial Biasa Tak Homogen Orde Dua Menggunakan Metode Reduksi Orde
Penyelesaian Persamaan Diferensial Biasa Tak Homogen Orde Dua Menggunakan Metode Reduksi Orde
Persamaan diferensial biasa umumnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu persamaan diferensial homogen dan tidak homogen. Untuk menyelesaikan persamaan diferensial biasa yang bersifat ...
HAMPIRAN SOLUSI PERSAMAAN PANAS DIMENSI SATU DENGAN METODE BEDA HINGGA CRANK-NICOLSON
HAMPIRAN SOLUSI PERSAMAAN PANAS DIMENSI SATU DENGAN METODE BEDA HINGGA CRANK-NICOLSON
Persamaan panas atau disebut juga sebagai persamaan difusi adalah persamaan diferensial parsial berjenis parabolik yang terbentuk karena adanya proses perpindahan panas. Dalam pene...
PENENTUAN GALAT PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA ORDE 1 DENGAN METODE NUMERIK
PENENTUAN GALAT PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA ORDE 1 DENGAN METODE NUMERIK
Metode numerik dapat menangani sistem persamaan besar, ketidaklinieran, dan geometri yang rumit dalam praktek rekayasa yang seringkali tidak mungkin dipecahkan secara analitik. Per...
Estimasi Parameter Model SIR dengan Algoritma Genetik
Estimasi Parameter Model SIR dengan Algoritma Genetik
Model SIR merupakan salah satu model deterministik dasar dalam matematika epidemiologi. Sejak diperkenalkan oleh Kermack dan McKendrick, model deterministik terus mengalami perkemb...
METODE BEDA HINGGA EKSPLISIT DAN IMPLISIT UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN PANAS
METODE BEDA HINGGA EKSPLISIT DAN IMPLISIT UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN PANAS
Persamaan difusi adalah persamaan diferensial parsial orde dua yang termasuk ke dalam tipe persamaan diferensial parsial parabolik. Persamaan difusi dapat juga disebut persamaan pa...
PELATIHAN MODIFIKASI MATERI PEMBELAJARAN ATLETIK BAGI GURU PENJAS SMP KOTA LUBUKLINGGAU
PELATIHAN MODIFIKASI MATERI PEMBELAJARAN ATLETIK BAGI GURU PENJAS SMP KOTA LUBUKLINGGAU
Tujuan pelatihan PKM modifikasi materi pembelajran atletik bagi MGMP Penjas SMP di Kota lubuklinggau adalah menjadikan modifikasi pembelajaran sebagai salah satu cara untuk meningk...
PEMODELAN ALIRAN FLUIDA PADA MEDIA BERPORI
PEMODELAN ALIRAN FLUIDA PADA MEDIA BERPORI
Air tanah adalah air yang mengalir melewati tanah dan batuan yang pada umumnya merupakan media berpori. Aliran air ini dapat dimodelkan ke dalam model matematika melalui penjabaran...

Back to Top