Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemetaan Pengaliran Presipitasi Daerah Aliran Sungai Cisadane di Kabupaten Bogor Berdasarkan Topografi Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)

View through CrossRef
Air merupakan kebutuhan utama dalam budidaya pertanian, sehingga diperlukan perencanaan dan pengelolaan yang optimal. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah pemetaan arah aliran sungai sebagai dasar perancangan jaringan irigasi. Penelitian dilaksanakan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane melingkupi Sub DAS Cianten, Cisadane Hulu, dan Cisadane Tengah yang terletak di Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian adalah memetakan kondisi topografi, kontur curah hujan, penggunaan lahan, dan analisis arah aliran sungai. Data sekunder penelitian meliputi data topografi, curah hujan, dan penggunaan lahan yang masing-masing berasal dari Digital Elevation Model (DEM), Shuttle Radar Topography Mission (SRTM), BMKG, dan ESRI.  DAS Cisadane membentang dari pegunungan di bagian Selatan ke arah Utara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemiringan lereng didominasi oleh kemiringan lereng 8-15%, seluas 31,695 ha dengan persentase 29,37%. Curah hujan tahunan sebesar 2.500-3.000 mm/tahun yang termasuk klasifikasi sedang dengan persentase 85,38%. Berdasarkan penggunaan lahan, pada bagian utara dan timur yaitu Kecamatan Gunung Sindur, Parung, Tajurhalang, dan Kemang didominasi oleh daerah pembangunan dan perkebunan, sedangkan bagian selatan dan barat yaitu Kecamatan Pamijahan, Nanggung, Suka Jaya, dan Leuwisadeng didominasi hutan dengan persentase 48,41%. Hasil analisis arah aliran air menunjukkan bahwa air mengalir dari selatan ke utara. Oleh karena itu, dapat ditentukan arah aliran DAS Cisadane sebagai dasar pendugaan awal lokasi embung dan rancangan jaringan irigasi.
Title: Pemetaan Pengaliran Presipitasi Daerah Aliran Sungai Cisadane di Kabupaten Bogor Berdasarkan Topografi Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)
Description:
Air merupakan kebutuhan utama dalam budidaya pertanian, sehingga diperlukan perencanaan dan pengelolaan yang optimal.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah pemetaan arah aliran sungai sebagai dasar perancangan jaringan irigasi.
Penelitian dilaksanakan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane melingkupi Sub DAS Cianten, Cisadane Hulu, dan Cisadane Tengah yang terletak di Kabupaten Bogor.
Tujuan penelitian adalah memetakan kondisi topografi, kontur curah hujan, penggunaan lahan, dan analisis arah aliran sungai.
Data sekunder penelitian meliputi data topografi, curah hujan, dan penggunaan lahan yang masing-masing berasal dari Digital Elevation Model (DEM), Shuttle Radar Topography Mission (SRTM), BMKG, dan ESRI.
 DAS Cisadane membentang dari pegunungan di bagian Selatan ke arah Utara.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemiringan lereng didominasi oleh kemiringan lereng 8-15%, seluas 31,695 ha dengan persentase 29,37%.
Curah hujan tahunan sebesar 2.
500-3.
000 mm/tahun yang termasuk klasifikasi sedang dengan persentase 85,38%.
Berdasarkan penggunaan lahan, pada bagian utara dan timur yaitu Kecamatan Gunung Sindur, Parung, Tajurhalang, dan Kemang didominasi oleh daerah pembangunan dan perkebunan, sedangkan bagian selatan dan barat yaitu Kecamatan Pamijahan, Nanggung, Suka Jaya, dan Leuwisadeng didominasi hutan dengan persentase 48,41%.
Hasil analisis arah aliran air menunjukkan bahwa air mengalir dari selatan ke utara.
Oleh karena itu, dapat ditentukan arah aliran DAS Cisadane sebagai dasar pendugaan awal lokasi embung dan rancangan jaringan irigasi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
PEMANTAUAN KUALITAS AIR DI BAGIAN HULU SUNGAI CISADANE DENGAN INDIKATOR MAKROINVERTEBRATA
PEMANTAUAN KUALITAS AIR DI BAGIAN HULU SUNGAI CISADANE DENGAN INDIKATOR MAKROINVERTEBRATA
Observation on the Water Quality of Cisadane River in the Upstream Part Using Macroinvertebrates as The Indikator          Water is an important thing for either human lif...
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
<p>Bencana kekeringan merupakan bencana yang terjadi ketika ketersediaan air tanah tidak dapat mencukupi kebutuhan air bersih penduduk. Selama beberapa bulan terakhir di tahu...
PROBLEMATIKA DALAM PENULISAN NAMA GEOGRAFIS BAHASA INDONESIA DAN RUSIA
PROBLEMATIKA DALAM PENULISAN NAMA GEOGRAFIS BAHASA INDONESIA DAN RUSIA
Perseteruan antara Rusia dan Ukraina dalam beberapa tahun terakhir yang memuncak pada awal tahun 2022 cukup menyita perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat Indon...
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN ACCESS POINT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN ACCESS POINT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya Bertanggung jawab atas kebutuhan jaringan internet dan infrastruktur jaringan Organisasi Pemerintah Daerah Kota Surabaya. Staf Dinas ...
STUDI KETERSEDIAAN AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI TERHADAP KEBUTUHAN AIR BAKU
STUDI KETERSEDIAAN AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI TERHADAP KEBUTUHAN AIR BAKU
Kota Langsa merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Aceh, Kota Langsa memiliki sebuah sungai yang disebut dengan Sungai Langsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ...
Penerapan Sistem Informasi Geografis pada Evaluasi Kondisi Fisik dan Fungsi pada Prasarana Sungai Serang
Penerapan Sistem Informasi Geografis pada Evaluasi Kondisi Fisik dan Fungsi pada Prasarana Sungai Serang
Pengelolaan sungai sangat diperlukan agar kebermanfaatan dan keamanannya dapat terjamin. Pengelolaan sungai bisa berwujud dalam monitoring kondisi fisik dan fungsi prasarana sungai...

Back to Top