Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMANTAUAN KUALITAS AIR DI BAGIAN HULU SUNGAI CISADANE DENGAN INDIKATOR MAKROINVERTEBRATA

View through CrossRef
Observation on the Water Quality of Cisadane River in the Upstream Part Using Macroinvertebrates as The Indikator          Water is an important thing for either human life or other creatures on the earth.  Water posses a lot of necesities, among of them is to fullfill domestics, industries, and agriculture. For this purposes people often take from rivers.  River Cisedane is one of rivers that available in Bogor City, having water catchment area of 1100 km2 and is one of main rivers in West Java and Banten Province. One procedure for testing water quality of rivers is to see the invertebrate animals available in the river, because some species are very sensitive for pollution. There were three points in the reserch area that were in upperpart area was Rancamaya, middle area was Pasir Jaya, and the lower area was Situ Gede.  Water quality value index in Rancamaya (Upper part) was 5.42, included middle level of water pollution. In Pasir Jaya (middle point) was 4.75, included polluted water level, and in Situ  Gede (lower prt) was 4.28 included more pollutud water level. Overall of observed research area were the lower part of river the worse pollution available. The pollution available in the research area was caused by domestics waste from inhabitant and other chemical waste from agriculture.Keyword :  Mikroinvertebrata, Cisadane, water quality, upper river part ABSTRAK          Air merupakan salah satu unsur yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia maupun mahkluk hidup lainnya yang ada di muka bumi. Air memiliki banyak manfaat, diantaranya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, industri dan pertanian. Untuk memanfaatkan air tersebut biasanya masyarakat mengambil air dari satu sungai pada suatu Daerah Aliran Sungai (DAS). Salah satu DAS yang terdapat di Kota Bogor yaitu DAS Cisadane dengan daerah tangkapan air seluas 1.100 km2, selain itu DAS Cisadane  merupakan aliran sungai utama di Propinsi Banten dan Jawa Barat. Salah satu cara untuk menilai kualitas air sungai adalah dengan melihat keberadaan makroinvertebrata yang hidup di sungai tersebut. Makroinvertebrata dapat memberikan petunjuk adanya pencemar, karena jenis-jenis tertentu sangat peka terhadap pencemaran. Maka berdasarkan hal tersebut penelitian ini akan mengidentifikasi adanya makro-invertebrata di sungai yang merupakan bioindikator kualitas airnya. Tiga titik pengambilan sampel makro-invertebrata di hulu sungai Cisedane yaitu di bagian atas peneltian (Daerah Rancamaya), di bagian tengah penelitian  (Pasir Jaya) dan di bagian bawah penelitian (Situ Gede). Nilai indeks kualitas air di bagian atas penelitian, yaitu di daerah Desa Rancamaya adalah 5,42. Itu menunjukan bahwa kualitas air di daerah tersebut masuk air berpolusi sedang. Pada lokasi penelitian di bagian tengah, yaitu Daerah Desa Pasir Jaya indeks kualitas air nya adalah 4,75. Itu menunjukan bahwa kualitas air di sana masuk air kotor. Sedangkan di bagian bawah penelitian, yaitu daerah Desa Situ Gede indeks kualitas air nya adalah 4,28. Itu menunjukan bahwa kualitas air di sana masuk air kotor. Dari Nilai Indeks Kualitas air di seluruh lokasi hulu sungai penelitian menunjukan bahwa semakin ke bawah kualitas air sungai semakin kotor. Kualitas air di sana diduga diakibatkan oleh sampah atau limbah organik yang berasal dari rumah tangga. Selain itu, kualitas air di sana diduga disebabkan oleh bahan –bahan kimia berbahaya yang berasal dari penggunaan pupuk, pestisida di areal pertanian. Kata kunci : Mikroinvertebrata, Cisadane, kualitas air, hulu.
Title: PEMANTAUAN KUALITAS AIR DI BAGIAN HULU SUNGAI CISADANE DENGAN INDIKATOR MAKROINVERTEBRATA
Description:
Observation on the Water Quality of Cisadane River in the Upstream Part Using Macroinvertebrates as The Indikator          Water is an important thing for either human life or other creatures on the earth.
  Water posses a lot of necesities, among of them is to fullfill domestics, industries, and agriculture.
For this purposes people often take from rivers.
  River Cisedane is one of rivers that available in Bogor City, having water catchment area of 1100 km2 and is one of main rivers in West Java and Banten Province.
One procedure for testing water quality of rivers is to see the invertebrate animals available in the river, because some species are very sensitive for pollution.
There were three points in the reserch area that were in upperpart area was Rancamaya, middle area was Pasir Jaya, and the lower area was Situ Gede.
  Water quality value index in Rancamaya (Upper part) was 5.
42, included middle level of water pollution.
In Pasir Jaya (middle point) was 4.
75, included polluted water level, and in Situ  Gede (lower prt) was 4.
28 included more pollutud water level.
Overall of observed research area were the lower part of river the worse pollution available.
The pollution available in the research area was caused by domestics waste from inhabitant and other chemical waste from agriculture.
Keyword :  Mikroinvertebrata, Cisadane, water quality, upper river part ABSTRAK          Air merupakan salah satu unsur yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia maupun mahkluk hidup lainnya yang ada di muka bumi.
Air memiliki banyak manfaat, diantaranya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, industri dan pertanian.
Untuk memanfaatkan air tersebut biasanya masyarakat mengambil air dari satu sungai pada suatu Daerah Aliran Sungai (DAS).
Salah satu DAS yang terdapat di Kota Bogor yaitu DAS Cisadane dengan daerah tangkapan air seluas 1.
100 km2, selain itu DAS Cisadane  merupakan aliran sungai utama di Propinsi Banten dan Jawa Barat.
Salah satu cara untuk menilai kualitas air sungai adalah dengan melihat keberadaan makroinvertebrata yang hidup di sungai tersebut.
Makroinvertebrata dapat memberikan petunjuk adanya pencemar, karena jenis-jenis tertentu sangat peka terhadap pencemaran.
Maka berdasarkan hal tersebut penelitian ini akan mengidentifikasi adanya makro-invertebrata di sungai yang merupakan bioindikator kualitas airnya.
Tiga titik pengambilan sampel makro-invertebrata di hulu sungai Cisedane yaitu di bagian atas peneltian (Daerah Rancamaya), di bagian tengah penelitian  (Pasir Jaya) dan di bagian bawah penelitian (Situ Gede).
Nilai indeks kualitas air di bagian atas penelitian, yaitu di daerah Desa Rancamaya adalah 5,42.
Itu menunjukan bahwa kualitas air di daerah tersebut masuk air berpolusi sedang.
Pada lokasi penelitian di bagian tengah, yaitu Daerah Desa Pasir Jaya indeks kualitas air nya adalah 4,75.
Itu menunjukan bahwa kualitas air di sana masuk air kotor.
Sedangkan di bagian bawah penelitian, yaitu daerah Desa Situ Gede indeks kualitas air nya adalah 4,28.
Itu menunjukan bahwa kualitas air di sana masuk air kotor.
Dari Nilai Indeks Kualitas air di seluruh lokasi hulu sungai penelitian menunjukan bahwa semakin ke bawah kualitas air sungai semakin kotor.
Kualitas air di sana diduga diakibatkan oleh sampah atau limbah organik yang berasal dari rumah tangga.
Selain itu, kualitas air di sana diduga disebabkan oleh bahan –bahan kimia berbahaya yang berasal dari penggunaan pupuk, pestisida di areal pertanian.
 Kata kunci : Mikroinvertebrata, Cisadane, kualitas air, hulu.

Related Results

ANALISIS KOMUNITAS MAKROZOOBENTHOS DENGAN BEBERAPA INDEKS BIOLOGI DALAM PENENTUAN TINGKAT PENCEMARAN HULU SUNGAI CISADANE, BOGOR
ANALISIS KOMUNITAS MAKROZOOBENTHOS DENGAN BEBERAPA INDEKS BIOLOGI DALAM PENENTUAN TINGKAT PENCEMARAN HULU SUNGAI CISADANE, BOGOR
ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menggunakan komunitas makroozoobenthos sebagaiindikator biologi perairan di hulu Sungai Cisadane melalui aplikasi beberapa indeks biologi....
UJI KUALITAS AIR DAN DETEKSI BAKTERI PATOGEN DARI SUNGAI CIRENGGANIS DAN AIR LAUT PANTAI TIMUR PANGANDARAN
UJI KUALITAS AIR DAN DETEKSI BAKTERI PATOGEN DARI SUNGAI CIRENGGANIS DAN AIR LAUT PANTAI TIMUR PANGANDARAN
Sungai Cirengganis dan Pantai Timur Pangandaran merupakan tempat tujuan wisata air. Keberadaan mikroorganisme patogen berpengaruh terhadap kualitas air tersebut. Uji kualitas air S...
PERSEPEKTIF OLAHRAGA TINJU DALAM MENDUKUNG PRESTASI OLAHRAGA KABUPATEN ROKAN HULU
PERSEPEKTIF OLAHRAGA TINJU DALAM MENDUKUNG PRESTASI OLAHRAGA KABUPATEN ROKAN HULU
Boxing is a sport and a martial art that features two participants of similar weight competing with each other by using their fists in a series of one or three minute intervals cal...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penerapan Sistem Informasi Geografis pada Evaluasi Kondisi Fisik dan Fungsi pada Prasarana Sungai Serang
Penerapan Sistem Informasi Geografis pada Evaluasi Kondisi Fisik dan Fungsi pada Prasarana Sungai Serang
Pengelolaan sungai sangat diperlukan agar kebermanfaatan dan keamanannya dapat terjamin. Pengelolaan sungai bisa berwujud dalam monitoring kondisi fisik dan fungsi prasarana sungai...
Analisis Parameter Fisik dan Kimia Air Sungai Ciliwung Sebelum dan Sesudah Pengolahan Air
Analisis Parameter Fisik dan Kimia Air Sungai Ciliwung Sebelum dan Sesudah Pengolahan Air
Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai paling berpengaruh yang memiliki peran penting sebagai bahan baku air minum terbesar di wilayah Kabupaten Bogor. Air baku yang bersumber...
Strategi Pengendalian Pencemaran Industri untuk Pengelolaan Mutu Air Sungai dan Tanah di DAS Diwak, Jawa Tengah
Strategi Pengendalian Pencemaran Industri untuk Pengelolaan Mutu Air Sungai dan Tanah di DAS Diwak, Jawa Tengah
Pencemaran Sungai Diwak akibat aktivitas industri berdampak terhadap penurunan kualitas air sungai dan tanah, dibuktikan dengan adanya temuan tanaman pertanian abnormal. Penelitian...
Dampak Aktifitas Masyarakat Kota Sorong Terhadap Tingkat Pencemaran Air Sungai Remu
Dampak Aktifitas Masyarakat Kota Sorong Terhadap Tingkat Pencemaran Air Sungai Remu
Sungai Remu adalah sungai yang selalu mengalir sepanjang tahun. Sungai ini berhulu di wilayah kali empat dan mengalir melalui wilayah Kota Sorong kemudian berujung pada hilir Sung...

Back to Top