Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Legal Dialectics in Suspension of Minutes of Advocate's Oath: Professional Independence, Judicial Contestation, and Shadows Contempt of Court

View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji secara kritis pembekuan berita acara sumpah advokat Firdaus Oiwobo, S.H., dan Razman Arif Nasution oleh Pengadilan Tinggi Ambon dan Banten dalam kerangka dialektika hukum yang mempertemukan ketegangan antara independensi advokat, supremasi yudisial, dan batasan konsep contempt of court. Problem akademis utama yang diangkat adalah bagaimana kewenangan pengadilan dalam menegakkan disiplin persidangan dapat berbenturan dengan prinsip due process of law serta doktrin officium nobile yang menjadi basis fundamental independensi advokat. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legitimasi dan implikasi yuridis dari pembekuan sumpah advokat sebagai instrumen pengendalian profesi hukum, sekaligus mengidentifikasi potensi penyalahgunaan kewenangan yudisial dalam konstruksi hukum Indonesia. Dengan menggunakan metode normatif yuridis melalui pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual yang dianalisis secara hermeneutik-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembekuan sumpah advokat oleh pengadilan tinggi tidak sekadar tindakan administratif, tetapi merupakan wujud intervensi yudisial yang berimplikasi pada pelemahan independensi profesi hukum. Meskipun bertujuan menjaga marwah peradilan, tindakan tersebut melampaui batas kewenangan yang sah dan bertentangan dengan prinsip fair trial serta due process of law. Selain itu, contempt of court dalam sistem hukum Indonesia masih memiliki ambiguitas regulasi, sehingga dapat menjadi instrumen represif terhadap advokat yang bersikap kritis dalam ruang persidangan. Penelitian ini merekomendasikan revisi regulasi contempt of court agar tidak membatasi kebebasan advokat serta mendorong pedoman yang menyeimbangkan kewenangan yudisial dan independensi profesi hukum, demi mencegah distorsi supremasi hukum dan delegitimasi institusional.
Title: Legal Dialectics in Suspension of Minutes of Advocate's Oath: Professional Independence, Judicial Contestation, and Shadows Contempt of Court
Description:
Penelitian ini mengkaji secara kritis pembekuan berita acara sumpah advokat Firdaus Oiwobo, S.
H.
, dan Razman Arif Nasution oleh Pengadilan Tinggi Ambon dan Banten dalam kerangka dialektika hukum yang mempertemukan ketegangan antara independensi advokat, supremasi yudisial, dan batasan konsep contempt of court.
Problem akademis utama yang diangkat adalah bagaimana kewenangan pengadilan dalam menegakkan disiplin persidangan dapat berbenturan dengan prinsip due process of law serta doktrin officium nobile yang menjadi basis fundamental independensi advokat.
Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legitimasi dan implikasi yuridis dari pembekuan sumpah advokat sebagai instrumen pengendalian profesi hukum, sekaligus mengidentifikasi potensi penyalahgunaan kewenangan yudisial dalam konstruksi hukum Indonesia.
Dengan menggunakan metode normatif yuridis melalui pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual yang dianalisis secara hermeneutik-kritis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembekuan sumpah advokat oleh pengadilan tinggi tidak sekadar tindakan administratif, tetapi merupakan wujud intervensi yudisial yang berimplikasi pada pelemahan independensi profesi hukum.
Meskipun bertujuan menjaga marwah peradilan, tindakan tersebut melampaui batas kewenangan yang sah dan bertentangan dengan prinsip fair trial serta due process of law.
Selain itu, contempt of court dalam sistem hukum Indonesia masih memiliki ambiguitas regulasi, sehingga dapat menjadi instrumen represif terhadap advokat yang bersikap kritis dalam ruang persidangan.
Penelitian ini merekomendasikan revisi regulasi contempt of court agar tidak membatasi kebebasan advokat serta mendorong pedoman yang menyeimbangkan kewenangan yudisial dan independensi profesi hukum, demi mencegah distorsi supremasi hukum dan delegitimasi institusional.

Related Results

The Role of the Judiciary in Constitutional Interpretation in Pakistan
The Role of the Judiciary in Constitutional Interpretation in Pakistan
This study examines the evolving role of the judiciary in Pakistan in interpreting the Constitution, exploring how the courts have come to terms with their position as the primary ...
Envisioning Originalism Applied to Bioethics Cases
Envisioning Originalism Applied to Bioethics Cases
Photo ID 123697425 © Alexandersikov | Dreamstime.com Abstract Originalism is an increasingly prevalent method for interpreting provisions of the US Constitution. It requires strict...
CONTEMPT POWER: A CRITIQUE OF THE SUPREME COURT’S APPROACH IN BANGLADESH
CONTEMPT POWER: A CRITIQUE OF THE SUPREME COURT’S APPROACH IN BANGLADESH
So that the Court may perform its judicial function effectively, it is endowed with, inter alia, the power to punish for contempt of itself. This paper examines the Bangladesh Supr...
Construction of Contempt of Court Regulation in Indonesia
Construction of Contempt of Court Regulation in Indonesia
This study aims to analyze the Reconstruction of Contempt of Court Regulations  in Indonesia. Contempt of court is defined as an act of contempt against the judiciary. In Indonesia...
Kur’ân Dilinde Yemin Üslûbu
Kur’ân Dilinde Yemin Üslûbu
The Style of Oath in the Qur’ānic Language. In this study, in particular, the subject of what qasams mean in the integrity of the Qur’ān is discussed in the context of the Surah. I...
Judicial Independence in China: Common Myths and Unfounded Assumptions
Judicial Independence in China: Common Myths and Unfounded Assumptions
The Chinese judiciary is regularly criticized for the lack of independence. The lack of "genuine progress" in establishing an independent judiciary is then cited as evidence that ...
Genezis of the person of the public service, as a complex element of its legal status
Genezis of the person of the public service, as a complex element of its legal status
The article is devoted to the study of the main stages of the formation and development of the oath of a civil servant, as part of his legal status. The normative legal acts regula...
Autonomy on Trial
Autonomy on Trial
Photo by CHUTTERSNAP on Unsplash Abstract This paper critically examines how US bioethics and health law conceptualize patient autonomy, contrasting the rights-based, individualist...

Back to Top