Javascript must be enabled to continue!
Gereja dengan Dinding Baru: Sebuah Tawaran Identitas Eklesiologi Relasional Berdasarkan Pemikiran Robert J. Banks dan Wayne A. Meeks
View through CrossRef
Abstract. Generally, churches in Indonesia are still vulnerable to social challenges. On the one hand, churches are open to external values, but on the other hand, they are closed because they are considered to be detrimental to their teachings. The purpose of this study is to explain how the construction of a social theology of the church can respond to the problems related to open and closed churches. This paper will offer the concept of a new wall ecclesiology built on the thoughts of Wayne A. Meeks and Robert J. Banks on church relations. By placing relational ecclesiological freedom within the new wall, specifically bound freedom as a response to the social freedom of the church, this paper emphasizes the need for churches to open themselves and go out, but without losing their ecclesiological identity.Abstrak. Secara umum, gereja-gereja di Indonesia masih rentan terhadap tantangan sosial. Di satu sisi, gereja terbuka pada nilai-nilai luar, namun di sisi lain tertutup karena dianggap dapat merusak ajarannya. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana konstruksi teologi sosial gereja dapat merespons permasalahan terkait gereja yang bersifat terbuka dan gereja yang tertutup. Tulisan ini akan menawarkan konsep eklesiologi dinding baru yang dibangun berdasarkan pemikiran Wayne A. Meeks dan Robert J. Banks mengenai relasi gereja. Dengan menempatkan kebebasan eklesiologi relasional di dinding baru, khususnya kebebasan terikat sebagai respons terhadap kebebasan sosial gereja, tulisan ini menekankan bahwa gereja-gereja perlu membuka diri dan keluar, tetapi tidak kehilangan identitas eklesiologinya.
Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta
Title: Gereja dengan Dinding Baru: Sebuah Tawaran Identitas Eklesiologi Relasional Berdasarkan Pemikiran Robert J. Banks dan Wayne A. Meeks
Description:
Abstract.
Generally, churches in Indonesia are still vulnerable to social challenges.
On the one hand, churches are open to external values, but on the other hand, they are closed because they are considered to be detrimental to their teachings.
The purpose of this study is to explain how the construction of a social theology of the church can respond to the problems related to open and closed churches.
This paper will offer the concept of a new wall ecclesiology built on the thoughts of Wayne A.
Meeks and Robert J.
Banks on church relations.
By placing relational ecclesiological freedom within the new wall, specifically bound freedom as a response to the social freedom of the church, this paper emphasizes the need for churches to open themselves and go out, but without losing their ecclesiological identity.
Abstrak.
Secara umum, gereja-gereja di Indonesia masih rentan terhadap tantangan sosial.
Di satu sisi, gereja terbuka pada nilai-nilai luar, namun di sisi lain tertutup karena dianggap dapat merusak ajarannya.
Tujuan dari kajian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana konstruksi teologi sosial gereja dapat merespons permasalahan terkait gereja yang bersifat terbuka dan gereja yang tertutup.
Tulisan ini akan menawarkan konsep eklesiologi dinding baru yang dibangun berdasarkan pemikiran Wayne A.
Meeks dan Robert J.
Banks mengenai relasi gereja.
Dengan menempatkan kebebasan eklesiologi relasional di dinding baru, khususnya kebebasan terikat sebagai respons terhadap kebebasan sosial gereja, tulisan ini menekankan bahwa gereja-gereja perlu membuka diri dan keluar, tetapi tidak kehilangan identitas eklesiologinya.
Related Results
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Penggunaan Dinding Façade Beton Precast Pada Gedung 4 Lantai
Analisis Penggunaan Dinding Façade Beton Precast Pada Gedung 4 Lantai
Pekerjaan dinding façade adalah pekerjaan dengan utilitas yang kompleks dan merupakan sumber aktifitas kerja yang dapat menimbulkan bahaya (Hazard) kece...
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
A visionary church is the dream of every pastor and church congregation, but in the current reality the church is not doing what it wants and expected so that the visionary church...
Dampak Tingkat Pendidikan Teologi Pelayanan di GKII Daerah Kayan
Dampak Tingkat Pendidikan Teologi Pelayanan di GKII Daerah Kayan
Tujuan penelitian yang terkait dengan tingkat pendidikan tergambarnya paradigma umum tentang tugas dan fungsi Pekerja Gereja dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penatalayan ...
Kajian Teologis Tentang Sejarah Gereja Dalam Alkitab
Kajian Teologis Tentang Sejarah Gereja Dalam Alkitab
Latar belakang masalah Krisis identitas gereja dirasakan oleh semua orang, kurang pengetahuan kepada sejarah gereja. Seseorang yang kehilangan atau tidak lagi tahu akan masa laluny...
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang menjalankan tugas utamanya terhadap penginjilan. Tugas penginjilan adalah tugas semua orang percaya tanpa terkecuali. Dipertajamkan langsun...

