Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SOSIALISASI EKONOMI SIRKULAR BAGI MASYARAKAT DESA CICADAS BOGOR

View through CrossRef
The challenges society faces in the 21st century are increasing, especially with the decreasing resources for human survival. So far, economic life has followed a linear economic model: take, make, and waste. A linear economy causes an increase in garbage and decreased resources used continuously without control. The circular economy model is a new economic model that tries to improve the previous concept. The concept of a circular economy needs to be socialized to the public to raise awareness of protecting the environment so that the sustainability of the ecosystem can be maintained. Problems that arise in society due to a lack of concern for environmental sustainability include the increasing amount of plastic waste. Through the community service program (PKM), Trilogi University has conducted socialization of the circular economy concept for the community in Cicadas Village, Bogor. This activity aims to raise public awareness of the importance of implementing the circular economy concept in everyday life to reduce plastic waste in society and other social issues. The PKM method is carried out through several activities: exploring cooperation, preparing work plans (planning) and creating socialization materials, implementing activities (socialization and education), evaluation, and reflection. Most participants needed to learn about the circular economy and gain awareness of protecting the environment and managing plastic waste. Through this outreach activity, participants are starting to understand the circular economy concept and its application in everyday life. It can be seen from the participants' enthusiasm in answering every question given and by providing real-life examples. Apart from that, several questions asked by participants after participating in the socialization showed that the material provided was still remembered and understood by the participants. Overall, the objectives of the socialization activities can be achieved, and the activities run according to the expected plans and targets, namely providing education and raising public awareness to implement a circular economy in life to reduce plastic waste in society. Keywords: Circular Economy, Environment, Community, Sustainability Abstrak Tantangan yang dihadapi oleh masyarakat di abad ke-21 semakin meningkat, terutama dengan semakin berkurangnya sumber daya bagi kelangsungan hidup manusia. Selama ini kehidupan ekonomi berjalan mengikuti model ekonomi linear, yaitu take, make dan waste. Ekonomi linear menyebabkan semakin bertambahnya sampah dan berkurangnya sumber daya yang digunakan secara terus menerus tanpa kendali. Model ekonomi sirkular menjadi model ekonomi baru yang mencoba untuk memperbaiki konsep sebelumnya. Konsep ekonomi sirkular perlu disosialisasikan kepada masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan agar keberlangsungan ekosistem dapat terjaga. Persoalan yang muncul di masyarakat akibat kurang peduli terhadap keberlangsungan lingkungan diantaranya adalah sampah plastik yang semakin banyak. Melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Trilogi telah mengadakan sosialisasi konsep ekonomi sirkular bagi masyarakat di Desa Cicadas, Bogor. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menerapkan konsep ekonomi sirkular dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu upaya mengurangi masalah sampah plastik di masyarakat dan permasalahan sosial lainnya. Metode PKM dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu penjajakan kerjasama, menyusun rencana kerja (perencanaan) dan pembuatan materi sosialisasi; pelaksanaan kegiatan (sosialisasi dan edukasi); evaluasi dan refleksi. Sebagian besar peserta belum mengetahui tentang ekonomi sirkular, dan masih kurang tingkat kesadaran untuk menjaga lingkungan dan mengelola sampah plastik. Melalui kegiatan sosialisasi ini terlihat peserta mulai mengetahui konsep ekonomi sirkular dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme peserta dalam menjawab setiap pertanyaan yang diberikan dan dengan memberikan contoh-contoh nyata yang ada dalam kehidupan. Selain itu, dari beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta setelah mengikuti sosialisasi menunjukkan bahwa materi yang diberikan masih diingat dan dipahami oleh peserta. Secara keseluruhan tujuan dari kegiatan sosialisasi dapat tercapai dan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang diharapkan, yaitu memberikan edukasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan ekonomi sirkular dalam kehidupan sebagai upaya mengurangi sampah plastik di masyarakat. Kata Kunci: Ekonomi Sirkular, Lingkungan, Masyarakat, Sustainability
Title: SOSIALISASI EKONOMI SIRKULAR BAGI MASYARAKAT DESA CICADAS BOGOR
Description:
The challenges society faces in the 21st century are increasing, especially with the decreasing resources for human survival.
So far, economic life has followed a linear economic model: take, make, and waste.
A linear economy causes an increase in garbage and decreased resources used continuously without control.
The circular economy model is a new economic model that tries to improve the previous concept.
The concept of a circular economy needs to be socialized to the public to raise awareness of protecting the environment so that the sustainability of the ecosystem can be maintained.
Problems that arise in society due to a lack of concern for environmental sustainability include the increasing amount of plastic waste.
Through the community service program (PKM), Trilogi University has conducted socialization of the circular economy concept for the community in Cicadas Village, Bogor.
This activity aims to raise public awareness of the importance of implementing the circular economy concept in everyday life to reduce plastic waste in society and other social issues.
The PKM method is carried out through several activities: exploring cooperation, preparing work plans (planning) and creating socialization materials, implementing activities (socialization and education), evaluation, and reflection.
Most participants needed to learn about the circular economy and gain awareness of protecting the environment and managing plastic waste.
Through this outreach activity, participants are starting to understand the circular economy concept and its application in everyday life.
It can be seen from the participants' enthusiasm in answering every question given and by providing real-life examples.
Apart from that, several questions asked by participants after participating in the socialization showed that the material provided was still remembered and understood by the participants.
Overall, the objectives of the socialization activities can be achieved, and the activities run according to the expected plans and targets, namely providing education and raising public awareness to implement a circular economy in life to reduce plastic waste in society.
Keywords: Circular Economy, Environment, Community, Sustainability Abstrak Tantangan yang dihadapi oleh masyarakat di abad ke-21 semakin meningkat, terutama dengan semakin berkurangnya sumber daya bagi kelangsungan hidup manusia.
Selama ini kehidupan ekonomi berjalan mengikuti model ekonomi linear, yaitu take, make dan waste.
Ekonomi linear menyebabkan semakin bertambahnya sampah dan berkurangnya sumber daya yang digunakan secara terus menerus tanpa kendali.
Model ekonomi sirkular menjadi model ekonomi baru yang mencoba untuk memperbaiki konsep sebelumnya.
Konsep ekonomi sirkular perlu disosialisasikan kepada masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan agar keberlangsungan ekosistem dapat terjaga.
Persoalan yang muncul di masyarakat akibat kurang peduli terhadap keberlangsungan lingkungan diantaranya adalah sampah plastik yang semakin banyak.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Trilogi telah mengadakan sosialisasi konsep ekonomi sirkular bagi masyarakat di Desa Cicadas, Bogor.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menerapkan konsep ekonomi sirkular dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu upaya mengurangi masalah sampah plastik di masyarakat dan permasalahan sosial lainnya.
Metode PKM dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu penjajakan kerjasama, menyusun rencana kerja (perencanaan) dan pembuatan materi sosialisasi; pelaksanaan kegiatan (sosialisasi dan edukasi); evaluasi dan refleksi.
Sebagian besar peserta belum mengetahui tentang ekonomi sirkular, dan masih kurang tingkat kesadaran untuk menjaga lingkungan dan mengelola sampah plastik.
Melalui kegiatan sosialisasi ini terlihat peserta mulai mengetahui konsep ekonomi sirkular dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini dapat dilihat dari antusiasme peserta dalam menjawab setiap pertanyaan yang diberikan dan dengan memberikan contoh-contoh nyata yang ada dalam kehidupan.
Selain itu, dari beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta setelah mengikuti sosialisasi menunjukkan bahwa materi yang diberikan masih diingat dan dipahami oleh peserta.
Secara keseluruhan tujuan dari kegiatan sosialisasi dapat tercapai dan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang diharapkan, yaitu memberikan edukasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan ekonomi sirkular dalam kehidupan sebagai upaya mengurangi sampah plastik di masyarakat.
Kata Kunci: Ekonomi Sirkular, Lingkungan, Masyarakat, Sustainability.

Related Results

UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
Faktor-Faktor Dominan Penentu Kepatuhan Pajak Pelaku UMKM Studi Kasus KPP Bandung Cicadas
Faktor-Faktor Dominan Penentu Kepatuhan Pajak Pelaku UMKM Studi Kasus KPP Bandung Cicadas
Abstract. Indonesia is a country with an open economic system that consists of four sectors: the government sector, household sector, corporate sector, and foreign sector. Each sec...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Emergence of 13‐Yr Periodical Cicadas (Cicadidae: Magicicada): Phenology, Mortality, and Predators Satiation
Emergence of 13‐Yr Periodical Cicadas (Cicadidae: Magicicada): Phenology, Mortality, and Predators Satiation
We examined emergence of male and female 13—yr periodical cicadas (Brood XIX) and mortality, due to avain predation, fungal infection (Massospora cicadina), environmental factors, ...

Back to Top