Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PENERAPAN PSAK 16 TENTANG ASSET TETAP PADA PT PLN (Persero) UPDK MINAHASA

View through CrossRef
Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi aset tetap sesuai dengan PSAK 16 tentang aset tetap pada PLN UPDK Minahasa dalam pengakuan aset, pengukuran awal, pengukuran setelahnya, penyusutan, penghentian dan penyajian dalam laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menyajikan data secara deskriptif dengan melakukan pengumpulan data melalui wawancara dan mengumpulkan data berupa laporan keuangan juga data aset tetap. Hasil penelitian menjukkan perlakuan aset tetap PLN UPDK Minahasa sebagai berikut: (1) PLN UPDK Minahasa mengakui bahwa aset tersebut memberikan umur ekonomis lebih dari 1 tahun yang nilainya dapat diukur secara andal. (2) Biaya untuk pengukuran awal aset tetap seperti biaya sewa, biaya penanganan dan biaya instalasi dan perakitan aset (3) Pengukuran setelahnya dengan menggunakan model revaluasi (4) Penyusutan dengan menggunakan metode garis lurus dan double decline (5) aset tetap yang dihentikan adalah yang tidak dapat dioprasikan (6) mencatat untuk setiap aset tetap, penyusutan aset, akumulasi penyusutan dalam laporan keuangan.
Title: ANALISIS PENERAPAN PSAK 16 TENTANG ASSET TETAP PADA PT PLN (Persero) UPDK MINAHASA
Description:
Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi aset tetap sesuai dengan PSAK 16 tentang aset tetap pada PLN UPDK Minahasa dalam pengakuan aset, pengukuran awal, pengukuran setelahnya, penyusutan, penghentian dan penyajian dalam laporan keuangan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menyajikan data secara deskriptif dengan melakukan pengumpulan data melalui wawancara dan mengumpulkan data berupa laporan keuangan juga data aset tetap.
Hasil penelitian menjukkan perlakuan aset tetap PLN UPDK Minahasa sebagai berikut: (1) PLN UPDK Minahasa mengakui bahwa aset tersebut memberikan umur ekonomis lebih dari 1 tahun yang nilainya dapat diukur secara andal.
(2) Biaya untuk pengukuran awal aset tetap seperti biaya sewa, biaya penanganan dan biaya instalasi dan perakitan aset (3) Pengukuran setelahnya dengan menggunakan model revaluasi (4) Penyusutan dengan menggunakan metode garis lurus dan double decline (5) aset tetap yang dihentikan adalah yang tidak dapat dioprasikan (6) mencatat untuk setiap aset tetap, penyusutan aset, akumulasi penyusutan dalam laporan keuangan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analysis Of Operational Cost Budget As A Management Control Tool At Pt. Pln (Persero) Nusantara Power UPDK Bakaru Kota Parepare
Analysis Of Operational Cost Budget As A Management Control Tool At Pt. Pln (Persero) Nusantara Power UPDK Bakaru Kota Parepare
       This study aims to determine the process of preparing the operational cost budget at PT. PLN (Persero) Nusantara Power UPDK Bakaru Kota Parepare, to find out the management ...
Analisa PSAK 112 Tentang Pengakuan, Pengukuran, Penyajian, Serta Pengungkapan Aset Wakaf
Analisa PSAK 112 Tentang Pengakuan, Pengukuran, Penyajian, Serta Pengungkapan Aset Wakaf
The theory used in this research is PSAK 112. The problem in this research is that waqf asset management arrangements should be in accordance with PSAK 112 as effectively carried o...
Perlindungan Hukum Pekerja Kontrak Di PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara Di Kota Jayapura
Perlindungan Hukum Pekerja Kontrak Di PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara Di Kota Jayapura
Pekerjaan yang di outsource-kan oleh PT. PLN (Persero) kepada Pekerja Kontrak (PT. SONY RAYA) adalah pekerjaan pembacaan meter yang dimuat dalam perjanjian jasa kerja, yang didalam...
PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PLN (PERSERO) UPDK BAKARU
PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PLN (PERSERO) UPDK BAKARU
Peneltian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) UPDK Bakaru. Adapun Teknik pengumpulan ...
Pengaruh Perencanaan Penempatan Karyawan dan Pelatihan Pengembangan terhadap Audit Sumber Daya Manusia
Pengaruh Perencanaan Penempatan Karyawan dan Pelatihan Pengembangan terhadap Audit Sumber Daya Manusia
Abstract : The purpose of this study was to determine and analyze Employee Placement Planning (X1) and Development Training (X2) both together or simultaneously or partially toward...
Analisis Keandalan Jaringan Distribusi 20kV Pada ULP Toili Berdasarkan SAIDI dan SAIFI
Analisis Keandalan Jaringan Distribusi 20kV Pada ULP Toili Berdasarkan SAIDI dan SAIFI
PT. PLN (Persero) ULP Toili berperan sebagai pelayanan pelanggan dan pemeliharaan jaringan distribusi dalam ruang lingkup kawasan yang lebih kecil di bawah UP3 Luwuk. ULP Toili mel...
Analisis Pengaruh Biaya Operasional Terhadap Kinerja Keuangan Pada PT. PLN (Persero)
Analisis Pengaruh Biaya Operasional Terhadap Kinerja Keuangan Pada PT. PLN (Persero)
Listrik Negara (PLN) merupakan suatu perusahaan BUMN yang mempunyai tugas dan berwenang untuk mengurusi energi kelistrikan. Penelitian ini bertujuan Untuk melihati pengaruh biaya o...

Back to Top