Javascript must be enabled to continue!
Kajian Petrologi Dalam Konservasi Warisan Geologi di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Kabupaten Sarolangun, Jambi
View through CrossRef
Hadirnya Sekis Formasi Terantam yang berumur Karbon di Perbukitan Duabelas dalam Kawasan TNBD, Kabupaten Sarolangun, merupakan fenomena yang langka ditemukan di Pulau Sumatra. Keberadaannya membentuk morfologi punggungan dari perbukitan terisolir terhadap Pegunungan Barisan dengan orientasi tenggara-baratlaut. Dengan fakta geologi tersebut, kehadiran Intrusi Granit di antara perbukitan merupakan hal yang menarik untuk dilakukan penelitian. Sehingga untuk memahami informasinya, maka diperlukan kajian petrologi agar dapat mengetahui detail-detail geologi, sehingga keunikan geologi tersebut dapat terkonservasi. Dalam penelitian ini diawali dengan studi penginderaan jauh melalui pengolahan data model elevasi digital dan analisis geologi untuk menginterpretasi kelurusan tektonik dari orientasi Lembah dan interpretasi struktur sesar, serta batas-batas satuan batuan yang dikontrol oleh bentuk geomorfik. Observasi lapangan dilakukan untuk mengetahui ciri petrologi dari singkapan batuan yang ada, meliputi tekstur, komposisi mineral, dan struktur batuan. Selain itu, pilar penting lainnya adalah pengamatan geomorfologi, pengukuran struktur geologi, dan stratigrafi. Secara petrologi Kawasan TNBD disusun oleh sekis, metabatulempung dan metabatulanau yang terkersikkan, serta sisipan kuarsit pada unit stratigrafi Sekis Formasi Terantam berumur Karbon. Kompleks batuan ini diterobos oleh Intrusi Granit berumur Jura yang berkarakteristik Granit Tipe-S peraluminius. Hal ini dicirikan oleh kehadiran mineral biotit dan muskovit. Kedua ciri petrologi unit batuan ini membentuk bentang alam geomorfik punggungan dengan perbukitan yang dikelilingi oleh batuan-batuan berumur Paleogen-Neogen seperti Satuan Batupasir Airbenakat dan Satuan Batulempung Tufan Kasai. Melalui kajian petrologi dengan mempertimbangkan geomorfologi, struktur geologi, dan stratigrafi, maka dapat memberikan informasi dari keanekaragaman geologi di TNBD. Keanekaragaman ini bisa dimanfaatkan sebagai Laboratorium Alam Kebumian sebagai salah satu bentuk upaya konservasi warisan geologi.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Kajian Petrologi Dalam Konservasi Warisan Geologi di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Kabupaten Sarolangun, Jambi
Description:
Hadirnya Sekis Formasi Terantam yang berumur Karbon di Perbukitan Duabelas dalam Kawasan TNBD, Kabupaten Sarolangun, merupakan fenomena yang langka ditemukan di Pulau Sumatra.
Keberadaannya membentuk morfologi punggungan dari perbukitan terisolir terhadap Pegunungan Barisan dengan orientasi tenggara-baratlaut.
Dengan fakta geologi tersebut, kehadiran Intrusi Granit di antara perbukitan merupakan hal yang menarik untuk dilakukan penelitian.
Sehingga untuk memahami informasinya, maka diperlukan kajian petrologi agar dapat mengetahui detail-detail geologi, sehingga keunikan geologi tersebut dapat terkonservasi.
Dalam penelitian ini diawali dengan studi penginderaan jauh melalui pengolahan data model elevasi digital dan analisis geologi untuk menginterpretasi kelurusan tektonik dari orientasi Lembah dan interpretasi struktur sesar, serta batas-batas satuan batuan yang dikontrol oleh bentuk geomorfik.
Observasi lapangan dilakukan untuk mengetahui ciri petrologi dari singkapan batuan yang ada, meliputi tekstur, komposisi mineral, dan struktur batuan.
Selain itu, pilar penting lainnya adalah pengamatan geomorfologi, pengukuran struktur geologi, dan stratigrafi.
Secara petrologi Kawasan TNBD disusun oleh sekis, metabatulempung dan metabatulanau yang terkersikkan, serta sisipan kuarsit pada unit stratigrafi Sekis Formasi Terantam berumur Karbon.
Kompleks batuan ini diterobos oleh Intrusi Granit berumur Jura yang berkarakteristik Granit Tipe-S peraluminius.
Hal ini dicirikan oleh kehadiran mineral biotit dan muskovit.
Kedua ciri petrologi unit batuan ini membentuk bentang alam geomorfik punggungan dengan perbukitan yang dikelilingi oleh batuan-batuan berumur Paleogen-Neogen seperti Satuan Batupasir Airbenakat dan Satuan Batulempung Tufan Kasai.
Melalui kajian petrologi dengan mempertimbangkan geomorfologi, struktur geologi, dan stratigrafi, maka dapat memberikan informasi dari keanekaragaman geologi di TNBD.
Keanekaragaman ini bisa dimanfaatkan sebagai Laboratorium Alam Kebumian sebagai salah satu bentuk upaya konservasi warisan geologi.
Related Results
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA SISWA SMA 2 SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA SISWA SMA 2 SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA SISWA SMA 2 SAROLANGUN
KABUPATEN SAROLANGUN JAMBI
Erwinsyah
Email : erwiensyah555@gmail.com
Jurusan Keperawatan, S...
IMPLIKASI SELOKO RIMBO SEBAGAI KONVENSI ORANG RIMBA DALAM UPAYA PELESTARIAN HUTAN TAMAN NASIONAL BUKIT DUABELAS JAMBI
IMPLIKASI SELOKO RIMBO SEBAGAI KONVENSI ORANG RIMBA DALAM UPAYA PELESTARIAN HUTAN TAMAN NASIONAL BUKIT DUABELAS JAMBI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan kawasan Hutan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi yang boleh ditempati oleh manusia. Pada penelitian ini menggunakan Teori Biod...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Strategi Pengembangan Hutan Kota Gunung Kembang Sarolangun Di Kabupaten Sarolangun
Analisis Strategi Pengembangan Hutan Kota Gunung Kembang Sarolangun Di Kabupaten Sarolangun
ABSTRACT
The Gunung Kembang Sarolangun City Forest is located in the Sarolangun Regency Government Office Complex. The urban forest was originally a biodiversity park and is includ...
Tinjauan Kontribusi Fosil dalam Penetapan Warisan Geologi
Tinjauan Kontribusi Fosil dalam Penetapan Warisan Geologi
Dokumen usulan penetapan situs warisan geologi dari Pemerintah Daerah Kota, Kabupaten dan Provinsi di Indonesia makin meningkat sejak beberapa tahun terakhir ini.Situs Warisan Geol...
Fungsi Pelaku dan Lingkungan Tindakan dalam Cerita Rakyat Sarolangun
Fungsi Pelaku dan Lingkungan Tindakan dalam Cerita Rakyat Sarolangun
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menguraikan kondisi dan keadaan dari identifikasi aspek-aspek fungsi pelaku, dan lingkungan tindakan yang terdapat pada...
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Pelestarian lingkungan kawasan wisata alam oleh Kesatuan Pelestarian Hutan Konservasi Taman Nasional Bali Barat saat ini telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak (mitra), s...
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
Tulisan ini bertujuan menjelaskan sejumlah data arkeologi, tradisi dan lingkungan okupasi manusia di Kabupaten Luwu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei dan ekskavasi. ...

