Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Struktur Negasi Bahasa Rejang Musi di Kabupaten Rejang Lebong

View through CrossRef
Abstrak: Bahasa Rejang Musi merupakan salah satu dialek bahasa Rejang yang termasuk dalam rumpun Austronesia yang memiliki sistem negasi yang relatif kompleks dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, posisi, dan cakupan negasi dalam bahasa Rejang Musi di Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kerangka linguistik struktural. Data dikumpulkan melalui teknik Simak Libat Cakap (SLC), teknik Sadap, Simak Libat Bebas Cakap (SLBC), dan teknik Catat dari empat informan penutur asli di Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan bentuk negasi, terdiri atas enam negasi tunggal (coa, iso, ati, buye, jibeak, cigei) dan tiga negasi kompleks (coa bakea, coa nyut, coa kulo). Analisis sintaksis menunjukkan bahwa konstituen negatif cenderung menempati posisi sebelum unsur yang dinegasikan. Variasi posisi ini memungkinkan perbedaan cakupan negasi terhadap predikat, proposisi, maupun keterangan sehingga memengaruhi fokus semantik kalimat. Hasil penelitian ini memperkaya kajian tipologi bahasa daerah serta memberikan kontribusi terhadap dokumentasi linguistik bahasa Rejang. Kata Kunci:  Bahasa Rejang Musi, Cakupan Negasi, Posisi Negasi, Sintaksis, Wujud Negasi. Abstract: The Rejang Musi language is one of the dialects of the Rejang language belonging to the Austronesian language family, which possesses a relatively complex negation system compared to Indonesian. This study aims to describe the forms, positions, and scope of negation in the Rejang Musi language in Rejang Lebong Regency. This research employs a qualitative descriptive method within a structural linguistic framework. The data were collected using the Simak Libat Cakap (SLC) technique, the Sadap technique, Simak Libat Bebas Cakap (SLBC), and the Note-taking technique from four native speaker informants in Tabarenah Village, Curup Utara District. The results show that there are nine forms of negation, consisting of six single negations (coa, iso, ati, buye, jibeak, cigei) and three complex negations (coa bakea, coa nyut, coa kulo). The syntactic analysis indicates that negative constituents tend to occupy a position before the element being negated. This positional variation allows differences in the scope of negation toward predicates, propositions, and adverbial elements, thereby influencing the semantic focus of the sentence. The findings of this study enrich the typological studies of regional languages and contribute to the linguistic documentation of the Rejang language. Keywords: Negation Form, Negation Position, Negation Scope, Rejang Musi Language, Syntax
Title: Struktur Negasi Bahasa Rejang Musi di Kabupaten Rejang Lebong
Description:
Abstrak: Bahasa Rejang Musi merupakan salah satu dialek bahasa Rejang yang termasuk dalam rumpun Austronesia yang memiliki sistem negasi yang relatif kompleks dibandingkan dengan bahasa Indonesia.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, posisi, dan cakupan negasi dalam bahasa Rejang Musi di Kabupaten Rejang Lebong.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kerangka linguistik struktural.
Data dikumpulkan melalui teknik Simak Libat Cakap (SLC), teknik Sadap, Simak Libat Bebas Cakap (SLBC), dan teknik Catat dari empat informan penutur asli di Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan bentuk negasi, terdiri atas enam negasi tunggal (coa, iso, ati, buye, jibeak, cigei) dan tiga negasi kompleks (coa bakea, coa nyut, coa kulo).
Analisis sintaksis menunjukkan bahwa konstituen negatif cenderung menempati posisi sebelum unsur yang dinegasikan.
Variasi posisi ini memungkinkan perbedaan cakupan negasi terhadap predikat, proposisi, maupun keterangan sehingga memengaruhi fokus semantik kalimat.
Hasil penelitian ini memperkaya kajian tipologi bahasa daerah serta memberikan kontribusi terhadap dokumentasi linguistik bahasa Rejang.
Kata Kunci:  Bahasa Rejang Musi, Cakupan Negasi, Posisi Negasi, Sintaksis, Wujud Negasi.
Abstract: The Rejang Musi language is one of the dialects of the Rejang language belonging to the Austronesian language family, which possesses a relatively complex negation system compared to Indonesian.
This study aims to describe the forms, positions, and scope of negation in the Rejang Musi language in Rejang Lebong Regency.
This research employs a qualitative descriptive method within a structural linguistic framework.
The data were collected using the Simak Libat Cakap (SLC) technique, the Sadap technique, Simak Libat Bebas Cakap (SLBC), and the Note-taking technique from four native speaker informants in Tabarenah Village, Curup Utara District.
The results show that there are nine forms of negation, consisting of six single negations (coa, iso, ati, buye, jibeak, cigei) and three complex negations (coa bakea, coa nyut, coa kulo).
The syntactic analysis indicates that negative constituents tend to occupy a position before the element being negated.
This positional variation allows differences in the scope of negation toward predicates, propositions, and adverbial elements, thereby influencing the semantic focus of the sentence.
The findings of this study enrich the typological studies of regional languages and contribute to the linguistic documentation of the Rejang language.
Keywords: Negation Form, Negation Position, Negation Scope, Rejang Musi Language, Syntax.

Related Results

Tingkat Keterampilan Bermain Bolabasket Pada Klub Tunas Rejang Lebong
Tingkat Keterampilan Bermain Bolabasket Pada Klub Tunas Rejang Lebong
Masalah dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya secara pasti kemampuan teknik dasar atlet bolabasket klub Tunas Rejang lebong. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampu...
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGRI 10 REJANG LEBONG
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGRI 10 REJANG LEBONG
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter cinta tanah air pada siswa di SMA 10 Kabupaten Rejang Lebong, mendeskripsikan upaya pembentukan karakter cinta tana...
Legalisasi Aset Dalam Reforma Agraria (Studi Kasus: Di Kabupaten Rejang Lebong)
Legalisasi Aset Dalam Reforma Agraria (Studi Kasus: Di Kabupaten Rejang Lebong)
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang: 1. Legalisasi asset dalam Reforma Agraria di Kabupaten Rejang Lebong; 2.  Petani peserta legalisasi asset dalam Reforma Agraria...
Analisis Kebutuhan Guru Dan Siswa terhadap Pengajaran Bahasa Rejang sebagai Muatan Lokal di Sekolah Dasar
Analisis Kebutuhan Guru Dan Siswa terhadap Pengajaran Bahasa Rejang sebagai Muatan Lokal di Sekolah Dasar
Salah satu alasan bahasa Rejang menjadi bahasa daerah yang diajarkan di sekolah-sekolahProvinsi Bengkulu adalah bahasa ibu tersebut tidak lagi secara aktif menjadi bahasa komunikas...
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus Ostreatus) DI KELURAHAN AIR RAMBAI KECAMATAN CURUP KABUPATEN REJANG LEBONG
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus Ostreatus) DI KELURAHAN AIR RAMBAI KECAMATAN CURUP KABUPATEN REJANG LEBONG
Penelitian analisis efisiensi pemasaran jamur tiram putih (Pleurotus Ostreatus) di Kelurahan Air Rambai Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong bertujuan untuk mengetahui saluran p...
STRATEGI PENGEMBANGAN SUB TERMINAL AGRIBISNIS REJANG LEBONG
STRATEGI PENGEMBANGAN SUB TERMINAL AGRIBISNIS REJANG LEBONG
Research on Strategy Development of Rejang Lebong Agribusiness Sub Terminal, aims to analyze internal and external factors of Agribusiness Sub Terminal in Rejang Lebong Regency in ...
Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Drum Band di SMA Negeri 1 Lebong
Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Drum Band di SMA Negeri 1 Lebong
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler drum band di SMAN 1 Lebong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode d...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

Back to Top