Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT MELALUI SECARA INTEGRATIF SEBAGAI PENINGKATAN INCOME MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN PANGKEP
View through CrossRef
Rumput laut memiliki potensi yang begitu besar untuk terus dikembangkan. Pengembangan usaha budidaya rumput laut secara terintegrasi mulai dari hulu (upstream) sampai hilir (downstream) harus menjadi pilar-pilar dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi di bidang perikanan. tujuan penelitian adalah untuk menganalisis struktur bisnis rumput laut (Kappaphycus alvarezii) melalui ekonomi sosial dan kelembagaan di Kabupaten Pangkep, menganalisis potensi nilai tambah dan daya saing bisnis rumput laut yang dapat dikembangkan dan menganalisis kelayakan usaha berdasarkan besarnya nilai tambah, distribusi serta mengetahui pelaku usaha dan peranannya di sepanjang rantai nilai bisnis rumput laut. analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif terkait dengan added value dan daya saing usaha rumput laut didekati dengan analisis keunggulan komparatif dan kompetitif dengan perhitungan nilai DRCR (Domestic Resources Cost Ratio) dan PCR (Private Cost Ratio). Hasil penelitian menunjukkan dampak positif bagi perekonomian rumah tangga pembudidaya di Kecamatan Segeri dan Labakkang dengan keuntungan bersih masing-masing sebesar Rp 1.882.050/unit dan Rp 3.837.333/unit serta nilai DRCR lebih kecil dari 1 yang berarti bahwa untuk menghasilkan satu satuan nilai tambah diperlukan kurang dari satu satuan biaya faktor domestik yang kesemuanya dinilai dengan harga-harga bayangan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa rumput laut di Kecamatan Segeri memiliki keunggulan komparatif dan daya saing dibandingkan usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Labakkang. Dilihat dari rasio biaya dan penerimaan (R/C ratio), usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Segeri dan kecamatan Labakkang masih menguntungkan bagi pembudidaya dan layak untuk dikembangkan.Kata Kunci: daya saing, rumput laut, pendapatan, Kabupaten Pangkep
Faculty of Marine Science and Fisheries, Hasanuddin University
Title: PENGEMBANGAN DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT MELALUI SECARA INTEGRATIF SEBAGAI PENINGKATAN INCOME MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN PANGKEP
Description:
Rumput laut memiliki potensi yang begitu besar untuk terus dikembangkan.
Pengembangan usaha budidaya rumput laut secara terintegrasi mulai dari hulu (upstream) sampai hilir (downstream) harus menjadi pilar-pilar dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi di bidang perikanan.
tujuan penelitian adalah untuk menganalisis struktur bisnis rumput laut (Kappaphycus alvarezii) melalui ekonomi sosial dan kelembagaan di Kabupaten Pangkep, menganalisis potensi nilai tambah dan daya saing bisnis rumput laut yang dapat dikembangkan dan menganalisis kelayakan usaha berdasarkan besarnya nilai tambah, distribusi serta mengetahui pelaku usaha dan peranannya di sepanjang rantai nilai bisnis rumput laut.
analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif.
Analisis kuantitatif terkait dengan added value dan daya saing usaha rumput laut didekati dengan analisis keunggulan komparatif dan kompetitif dengan perhitungan nilai DRCR (Domestic Resources Cost Ratio) dan PCR (Private Cost Ratio).
Hasil penelitian menunjukkan dampak positif bagi perekonomian rumah tangga pembudidaya di Kecamatan Segeri dan Labakkang dengan keuntungan bersih masing-masing sebesar Rp 1.
882.
050/unit dan Rp 3.
837.
333/unit serta nilai DRCR lebih kecil dari 1 yang berarti bahwa untuk menghasilkan satu satuan nilai tambah diperlukan kurang dari satu satuan biaya faktor domestik yang kesemuanya dinilai dengan harga-harga bayangan.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa rumput laut di Kecamatan Segeri memiliki keunggulan komparatif dan daya saing dibandingkan usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Labakkang.
Dilihat dari rasio biaya dan penerimaan (R/C ratio), usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Segeri dan kecamatan Labakkang masih menguntungkan bagi pembudidaya dan layak untuk dikembangkan.
Kata Kunci: daya saing, rumput laut, pendapatan, Kabupaten Pangkep.
Related Results
Strategi Peningkatan Kelompok Nelayan Melalui Diversifikasi dan Pemasaran Produk Olahan Rumput Laut
Strategi Peningkatan Kelompok Nelayan Melalui Diversifikasi dan Pemasaran Produk Olahan Rumput Laut
Desa Tanailandu merupakan merupakan desa yang berada di Kabupaten Buton Tengah penghasil rumput laut. Rumput laut dikembangkan dengan memanfaatkan sepanjang Pantai desa oleh kelomp...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Diversifikasi Pangan Berbahan Dasar Rumput Laut Produksi Petani di Watang Suppa Kec Suppa Kab Pinrang Guna Menunjang Ketahanan Pangan Keluarga
Diversifikasi Pangan Berbahan Dasar Rumput Laut Produksi Petani di Watang Suppa Kec Suppa Kab Pinrang Guna Menunjang Ketahanan Pangan Keluarga
Rumput laut merupakan salah satu kebutuhan industri yang cukup tinggi baik untuk industri makanan, minuman, farmasi dan industri lainnya. Tujuan pelatihan ini menambah pengetahuan ...
POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DUSUN WAEL SERAM BAGIAN BARAT
POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DUSUN WAEL SERAM BAGIAN BARAT
Kegiatan budidaya di Indonesia sudah menjadi suatu usaha masyarakat karena dapat membantu dalam peningkatan sumber pendapatan. Rumput laut adalah salah satu biota yang dapat dibud...
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
Pemotongan rumput merupakan suatu aktivitas yang penting dalam pemeliharaan rumput. Hal itu bertujuan agar hamparan rumput menjadi rapat dan merata. Oleh karena itulah ada baiknya ...
DINAMIKA DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT
DINAMIKA DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT
Program revitalisasi pada sektor perikanan telah berjalan sejak 8 tahun yang lalu dan telah berdampak pada usaha budidaya dan daya saing rumput laut di Indonesia. Penelitian ini be...
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
Diversifikasi produk rumput laut jenis Eucheuma cottoni menjadi minuman khas daerah berupadawet. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan dawet rumput laut Eucheuma cottoni sertamen...
Rumput Laut, Makanan Sehat Abad 21
Rumput Laut, Makanan Sehat Abad 21
Pemanfaatan rumput laut sebagai bahan pangan telah dilakukan sejak jaman dahulu bahkan rumput laut disinyalir telah dikonsumsi sejak jaman manusia purba. Rumput laut umumnya bersif...

