Javascript must be enabled to continue!
Strategi Peningkatan Kelompok Nelayan Melalui Diversifikasi dan Pemasaran Produk Olahan Rumput Laut
View through CrossRef
Desa Tanailandu merupakan merupakan desa yang berada di Kabupaten Buton Tengah penghasil rumput laut. Rumput laut dikembangkan dengan memanfaatkan sepanjang Pantai desa oleh kelompok nelayan masyarakat setempat. Namun pengetahuan mitra tentang olahan rumput laut masih minim. Selama ini rumput laut hanya dipanen kemudian dikeringkan dengan cara dijemur setelah itu dijual dengan harga yang tergolong murah, Rp 5000/Kg. Padahal jika diolah nilai jual rumput laut akan menjadi lebih tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah berupa strategi peningkatan pendapatan kelompok nelayan rumput laut melalui diversifikasi produk dan pemasaran produk olahan berbahan dasar rumput laut. Kegiatan dilaksanakan mulai dari 20 Agustus sampai 14 September 2024, mitra sasaran sebanyak 20 orang yang merupakan salah satu kelompok nelayan di Desa Tanailandu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini antara lain: sosialisaasi, pelatihan bidang kemasyarakatan, pelatihan bidang produksi, evaluasi dan keberlanjutan program kegiatan. Hasil yang dicapai dari kegiatan pelatihan bidang sosial kemasyarakatan adalah meningkatnya pemahaman terkait diversifikasi produk bahan olahan rumput laut serta pelatihan cara pengemasan dan promosi hasil olahan rumput laut. Selain itu, hasil pelatihan bidang produksi berfokus pada penerapan teknologi dan inovasi pengemasan produk serta brending olahan rumput laut dan pendampingan kepada mitra dalam penerapan teknologi dan inovasi pemasaran penjualan online olahan rumput laut berupa hasil olahan antara lain : keripik rumput laut, stik rumput laut, bakso rumput laut, dodol rumput laut, kue bolu rumput laut, agar-agar dan mie rumput laut. Hasil olahan tersebut diolah menggunakan mesin. Adapun pemasaran online berupa website pemasaran yang dibuat oleh tim abdimas. Hasil evaluasi dari kuisioner menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mitra bidang sosial kemasyarakatan dan bidang produksi sebelumnya 100% mitra kurang paham menjadi paham mencapai 100%. Peningkatan pendapatan berupa harga jual olahan rumput laut paling rendah Rp20.000 (keripik rumput laut) dan paling tinggi Rp200.000 (bolu rumput laut) per kilogramnya
Title: Strategi Peningkatan Kelompok Nelayan Melalui Diversifikasi dan Pemasaran Produk Olahan Rumput Laut
Description:
Desa Tanailandu merupakan merupakan desa yang berada di Kabupaten Buton Tengah penghasil rumput laut.
Rumput laut dikembangkan dengan memanfaatkan sepanjang Pantai desa oleh kelompok nelayan masyarakat setempat.
Namun pengetahuan mitra tentang olahan rumput laut masih minim.
Selama ini rumput laut hanya dipanen kemudian dikeringkan dengan cara dijemur setelah itu dijual dengan harga yang tergolong murah, Rp 5000/Kg.
Padahal jika diolah nilai jual rumput laut akan menjadi lebih tinggi.
Tujuan pengabdian ini adalah berupa strategi peningkatan pendapatan kelompok nelayan rumput laut melalui diversifikasi produk dan pemasaran produk olahan berbahan dasar rumput laut.
Kegiatan dilaksanakan mulai dari 20 Agustus sampai 14 September 2024, mitra sasaran sebanyak 20 orang yang merupakan salah satu kelompok nelayan di Desa Tanailandu.
Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini antara lain: sosialisaasi, pelatihan bidang kemasyarakatan, pelatihan bidang produksi, evaluasi dan keberlanjutan program kegiatan.
Hasil yang dicapai dari kegiatan pelatihan bidang sosial kemasyarakatan adalah meningkatnya pemahaman terkait diversifikasi produk bahan olahan rumput laut serta pelatihan cara pengemasan dan promosi hasil olahan rumput laut.
Selain itu, hasil pelatihan bidang produksi berfokus pada penerapan teknologi dan inovasi pengemasan produk serta brending olahan rumput laut dan pendampingan kepada mitra dalam penerapan teknologi dan inovasi pemasaran penjualan online olahan rumput laut berupa hasil olahan antara lain : keripik rumput laut, stik rumput laut, bakso rumput laut, dodol rumput laut, kue bolu rumput laut, agar-agar dan mie rumput laut.
Hasil olahan tersebut diolah menggunakan mesin.
Adapun pemasaran online berupa website pemasaran yang dibuat oleh tim abdimas.
Hasil evaluasi dari kuisioner menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mitra bidang sosial kemasyarakatan dan bidang produksi sebelumnya 100% mitra kurang paham menjadi paham mencapai 100%.
Peningkatan pendapatan berupa harga jual olahan rumput laut paling rendah Rp20.
000 (keripik rumput laut) dan paling tinggi Rp200.
000 (bolu rumput laut) per kilogramnya.
Related Results
Diversifikasi Pangan Berbahan Dasar Rumput Laut Produksi Petani di Watang Suppa Kec Suppa Kab Pinrang Guna Menunjang Ketahanan Pangan Keluarga
Diversifikasi Pangan Berbahan Dasar Rumput Laut Produksi Petani di Watang Suppa Kec Suppa Kab Pinrang Guna Menunjang Ketahanan Pangan Keluarga
Rumput laut merupakan salah satu kebutuhan industri yang cukup tinggi baik untuk industri makanan, minuman, farmasi dan industri lainnya. Tujuan pelatihan ini menambah pengetahuan ...
PKM KELOMPOK NELAYAN “WIA” MELALUI PEMANFAATAN HASIL LAUT DI DESA MALAKOSA
PKM KELOMPOK NELAYAN “WIA” MELALUI PEMANFAATAN HASIL LAUT DI DESA MALAKOSA
PKM Kelompok nelayan WIA merupakan upaya untuk memberikan penguatan kepada kelompok nelayan WIA dengan melibatkan berbagai pihak yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, ke...
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
Pemotongan rumput merupakan suatu aktivitas yang penting dalam pemeliharaan rumput. Hal itu bertujuan agar hamparan rumput menjadi rapat dan merata. Oleh karena itulah ada baiknya ...
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
Diversifikasi produk rumput laut jenis Eucheuma cottoni menjadi minuman khas daerah berupadawet. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan dawet rumput laut Eucheuma cottoni sertamen...
PELATIHAN DIVERSIFIKASI PRODUK RUMPUT LAUT BAGI WANITA DI TANJUNG BELE, SUMBAWA
PELATIHAN DIVERSIFIKASI PRODUK RUMPUT LAUT BAGI WANITA DI TANJUNG BELE, SUMBAWA
Rumput laut merupakan salah satu sumber daya potensial Dusun Tanjung Bele, namun rumput laut belum mampu menopang perekonmian masyarakat. Hal tersebut disebabkan rumput laut hanya ...
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan lokal tradisi Syukur Laut merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar pesisir pantai Pamayangsari. Kegiatan ini memiliki nilai nilai tradisi yang bisa dikaji...
PEMBERDAYAAN WANITA NELAYAN MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK PERIKANAN DI KOTA TERNATE
PEMBERDAYAAN WANITA NELAYAN MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK PERIKANAN DI KOTA TERNATE
Latar Belakang: Pengembangan dan diversifikasi usaha dinilai dapat menjadi alternatif baru guna meningkatkan pendapatan nelayan melalui diversifikasi usaha ekonomi produktif melalu...
Rumput Laut, Makanan Sehat Abad 21
Rumput Laut, Makanan Sehat Abad 21
Pemanfaatan rumput laut sebagai bahan pangan telah dilakukan sejak jaman dahulu bahkan rumput laut disinyalir telah dikonsumsi sejak jaman manusia purba. Rumput laut umumnya bersif...

