Javascript must be enabled to continue!
Penurunan Kata dengan Morfem Unik
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan karakteristik penurunan kata dengan morfem unik dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian khusus terhadap fenomena morfologis ini, sehingga diperlukan deskripsi yang komprehensif untuk memperkaya khazanah linguistik Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teori struktural sebagai landasan analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui metode pupuan lapangan, pengamatan, dan elisitasi di Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, sedangkan analisis data menggunakan metode distribusional dengan teknik substitusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses yang disebut "penurunan kata" pada hakikatnya adalah proses pemajemukan, di mana sebuah morfem unik digabungkan dengan sebuah morfem dasar untuk membentuk kata majemuk. Morfem unik berperan sebagai unsur yang digabungkan, sedangkan morfem dasar sebagai unsur yang digabungi. Penelitian ini mengidentifikasi sepuluh konstruksi, seperti kering kerontang dan gelap gulita, yang memperlihatkan sifat keunikan dan keterikatan sintaktis morfem pembentuknya. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap morfologi bahasa Indonesia dan implikasi praktis bagi pengajaran bahasa.
Title: Penurunan Kata dengan Morfem Unik
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan karakteristik penurunan kata dengan morfem unik dalam bahasa Indonesia.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian khusus terhadap fenomena morfologis ini, sehingga diperlukan deskripsi yang komprehensif untuk memperkaya khazanah linguistik Indonesia.
Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teori struktural sebagai landasan analisis.
Pengumpulan data dilakukan melalui metode pupuan lapangan, pengamatan, dan elisitasi di Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, sedangkan analisis data menggunakan metode distribusional dengan teknik substitusi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses yang disebut "penurunan kata" pada hakikatnya adalah proses pemajemukan, di mana sebuah morfem unik digabungkan dengan sebuah morfem dasar untuk membentuk kata majemuk.
Morfem unik berperan sebagai unsur yang digabungkan, sedangkan morfem dasar sebagai unsur yang digabungi.
Penelitian ini mengidentifikasi sepuluh konstruksi, seperti kering kerontang dan gelap gulita, yang memperlihatkan sifat keunikan dan keterikatan sintaktis morfem pembentuknya.
Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap morfologi bahasa Indonesia dan implikasi praktis bagi pengajaran bahasa.
Related Results
ANALISIS MORFEM PADA KATA ULANG “ROBOHNYA SURAU KAMI” KARYA ALI AKBAR NAVIS
ANALISIS MORFEM PADA KATA ULANG “ROBOHNYA SURAU KAMI” KARYA ALI AKBAR NAVIS
Morfologi merupakan salah satu bagian dari cabang linguistik atau ilmu bahasa. Secara etimologi kata morfologi berasal dari kata morf yang berarti ‘bentuk’ dan kata logi yang berar...
Variasi Pembentukan Kata Majemuk (Fukugougo) dari Morfem Kanji ‘手’ dalam Bahasa Jepang
Variasi Pembentukan Kata Majemuk (Fukugougo) dari Morfem Kanji ‘手’ dalam Bahasa Jepang
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti variasi fukugougo dalam pembentukan kata majemuk yang terbentuk dari morfem ‘手’ dengan kosa kata atau morfem lain dalam bahasa Jepang. Data ...
Benarkah morfologi bahasa Melayu sedia ada bersifat sekunder?
Benarkah morfologi bahasa Melayu sedia ada bersifat sekunder?
Morfologi adalah ilmu pembentukan kata, dan setiap kata dikatakan terbentuk daripada morfem iaitu unit bahasa terkecil yang mempunyai makna atau fungsi tatabahasa. Masalahnya ialah...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS MORFEM BEBAS PADA CERPEN ”ANTOLOGI CINTA” KARYA ANIS HIDAYATIE
ANALISIS MORFEM BEBAS PADA CERPEN ”ANTOLOGI CINTA” KARYA ANIS HIDAYATIE
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan pada karya sastra berupa cerpen yang berjudul “Antologi Cinta” karya Anis Hidayatie, dkk. fokus dalam penelitian ini adalah mo...
STRUKTUR BAHASA; Pembentukan Kata dan Morfem sebagai Proses Morfemis dan Morfofonemik dalam Bahasa Indonesia
STRUKTUR BAHASA; Pembentukan Kata dan Morfem sebagai Proses Morfemis dan Morfofonemik dalam Bahasa Indonesia
Pembentukan kata dan morfem dalam bahasa Indonesia merupakan fokus artikel ini. Bahasa merupakan sebuah sistem tanda dan bunyi, berarti bahwa bahasa itu sistemis sekaligus sistemat...
PELATIHAN USAHA PEMBUATAN JAM DINDING UNIK DI KECAMATAN LAKBOK
PELATIHAN USAHA PEMBUATAN JAM DINDING UNIK DI KECAMATAN LAKBOK
JAMIK (jam dinding unik) adalah satu bentuk inivasi baru dalam bidang industri penjualan produk jam dinding. Jam dinding merupakan suatu kebutuhan setiap individu untuk mengingat w...
AKRONIM DALAM MEDIA SOSIAL: SUATU KAJIAN MORFOLOGIS
AKRONIM DALAM MEDIA SOSIAL: SUATU KAJIAN MORFOLOGIS
Penelitian ini berjudul, “ Akronim dalam Media Sosial: Suatu Kajian Morfologis”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif dengan teknik pengum...

