Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengelolaan Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien dengan Stroke Non Hemoragik di Desa Sokokulon

View through CrossRef
Stroke is a cerebrovascular disease that occurs when the brain undergoes tissue death. Stroke is a non-communicable disease, the risk factor that often causes stroke is hypertension.This paper aims to provide a description or description of the management of stroke in patients with impaired physical mobility in Sokokulon Village.This type of descriptive research with nursing care approach in the form of assessment, data analysis, formulating nursing diagnoses, planning, implementation, and evaluation in the treatment of non-hemorrhagic stroke with impaired physical mobility. The management of physical mobility disorders was carried out for 3 days on Ny. T. with data collection techniques using interviews and observations. Then a nursing plan is carried out, namely ambulation support and joint strengthening exercise techniques. The final result was that the patient had impaired physical mobility due to hemiparase on the right side of the body. Based on the nursing actions taken, it can be concluded that the physical mobility disorder in the patient has not been resolved. It is hoped that the case studies that have been carried out by the authors can optimize and improve the quality of education for educational institutions. ABSTRAK Stroke adalah penyakit serebrovaskular yang terjadi karena otak mengalami kematian jaringan. Stroke merupakan penyakit yang tidak menular, faktor risiko yang sering mengakibatkan stroke adalah hipertensi. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan deskripsi atau gambaran tentang pengelolaan stroke pada pasien dengan gangguan mobilitas fisik di Desa Sokokulon. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan berupa pengkajian, analisis data, merumuskan diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam penanganan stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik. Pengelolaan gangguan mobilitas fisik dilakukan selama 3 hari pada Ny. T. dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Kemudian dilakukan rencana keperawatan yaitu dukungan ambulasi dan teknik latihan penguatan sendi. Didapatkan hasil akhir pasien mengalami gangguan mobilitas fisik dikarenakan mengalami hemiparase pada tubuh bagian kanan. Berdasarkan tindakan keperawatan yang dilakukan, maka dapat disimpulkan gangguan mobilitas fisik pada pasien belum teratasi. Diharapkan dari studi kasus yang telah dilakukan penulis dapat mengoptimalkan dan meningkatkan mutu pendidikan bagi instansi pendidikan.
Title: Pengelolaan Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien dengan Stroke Non Hemoragik di Desa Sokokulon
Description:
Stroke is a cerebrovascular disease that occurs when the brain undergoes tissue death.
Stroke is a non-communicable disease, the risk factor that often causes stroke is hypertension.
This paper aims to provide a description or description of the management of stroke in patients with impaired physical mobility in Sokokulon Village.
This type of descriptive research with nursing care approach in the form of assessment, data analysis, formulating nursing diagnoses, planning, implementation, and evaluation in the treatment of non-hemorrhagic stroke with impaired physical mobility.
The management of physical mobility disorders was carried out for 3 days on Ny.
T.
with data collection techniques using interviews and observations.
Then a nursing plan is carried out, namely ambulation support and joint strengthening exercise techniques.
The final result was that the patient had impaired physical mobility due to hemiparase on the right side of the body.
Based on the nursing actions taken, it can be concluded that the physical mobility disorder in the patient has not been resolved.
It is hoped that the case studies that have been carried out by the authors can optimize and improve the quality of education for educational institutions.
ABSTRAK Stroke adalah penyakit serebrovaskular yang terjadi karena otak mengalami kematian jaringan.
Stroke merupakan penyakit yang tidak menular, faktor risiko yang sering mengakibatkan stroke adalah hipertensi.
Penulisan ini bertujuan untuk memberikan deskripsi atau gambaran tentang pengelolaan stroke pada pasien dengan gangguan mobilitas fisik di Desa Sokokulon.
Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan berupa pengkajian, analisis data, merumuskan diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam penanganan stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik.
Pengelolaan gangguan mobilitas fisik dilakukan selama 3 hari pada Ny.
T.
dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi.
Kemudian dilakukan rencana keperawatan yaitu dukungan ambulasi dan teknik latihan penguatan sendi.
Didapatkan hasil akhir pasien mengalami gangguan mobilitas fisik dikarenakan mengalami hemiparase pada tubuh bagian kanan.
Berdasarkan tindakan keperawatan yang dilakukan, maka dapat disimpulkan gangguan mobilitas fisik pada pasien belum teratasi.
Diharapkan dari studi kasus yang telah dilakukan penulis dapat mengoptimalkan dan meningkatkan mutu pendidikan bagi instansi pendidikan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengelolaan Gangguan Mobilitas Fisik Pada Pasien Hemiparesis Dengan Stroke Non Hemoragik
Pengelolaan Gangguan Mobilitas Fisik Pada Pasien Hemiparesis Dengan Stroke Non Hemoragik
Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit serebrovaskuler yang terjadi akibat infark serebral atau kematian jaringan otak. Stroke dapat menyebabkan gangguan neurologis yang mem...
Karakteristik Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik
Karakteristik Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik
Stroke merupakan gambaran klinis dari disfungsi otak yang terlokalisir dan meluas, yang mengakibatkan kematian tanpa teridentifikasinya kondisi medis yang mendasari selain kelainan...
HIPERTENSI, USIA, JENIS KELAMIN DAN KEJADIAN STROKE DI RUANG RAWAT INAP STROKE RSUD dr. M. YUNUS BENGKULU
HIPERTENSI, USIA, JENIS KELAMIN DAN KEJADIAN STROKE DI RUANG RAWAT INAP STROKE RSUD dr. M. YUNUS BENGKULU
Hypertension, Age, Sex, and  Stroke  Incidence In Stroke Installation Room RSUD dr. M. Yunus BengkuluABSTRAKStroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatka...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Iranian stroke model-how to involve health policymakers
Iranian stroke model-how to involve health policymakers
Stroke in Iran, with more than 83 million population, is a leading cause of disability and mortality in adults. Stroke has higher incidence in Iran comparing the global situation a...

Back to Top