Javascript must be enabled to continue!
DINAMIKA MODERNISASI PERTANIAN PADI DI KECAMATAN REJOSO, KABUPATEN NGANJUK
View through CrossRef
Rejoso as a rice producing region needs to modernize rice farming. This modernization is expected to increase the efficiency of planting on land so that production costs can be reduced. The development of the use of rice transplanter planting machines has not met expectations because farmers are more interested in non-rice transplanter planting services. With this gap, the dynamics of modernization of rice farming, especially the use of rice transplanters in Rejoso District, is very interesting to research. Basically, modernization of rice farming includes seeding, land processing, planting and harvesting. This research focuses on modernizing rice farming using rice transplanter planting machines. This research is a descriptive qualitative research type of case study. The data sources used are primary and secondary data sources. The data taken are verbal words. The data collection techniques for this research are observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses the interactive model from Miles and Huberman. The results of the research are: 1) The use of rice transplanter planting machines in Rejoso District is less effective; 2) Rice transplanter planting machines are not always suitable for all rice farming land; 3) Based on indicators of failure, modernization of rice planting using rice transplanter planting machines in Rejoso District, Nganjuk failed; 4) This failure of modernization is a failure of the government, rice translator planting service providers, and farmers; 5) Rational choice theory is used by actors (farmer) by considering advantages and disadvantages so that they can use resources efficiently; 6) Failure is influenced by external factors, namely the failure to achieve the goals of managers and farmers, competition, lack of progress or stagnation, as well as farmers' low interest in rice transplanters; 7) The results of this research can have implications for education, namely providing variety and enrichment of material about economic behavior in agricultural sector.
Rejoso sebagai wilayah produsen padi perlu modernisasi pertanian padi. Modernisasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penanaman di lahan sehingga biaya produksi dapat ditekan. Dalam perkembangan penggunaan mesin tanam rice transplanter tidak sesuai harapan karena petani lebih berminat pada jasa tanam nonrice transplanter. Dengan kesenjangan itu, dinamika modernisasi pertanian padi khususnya penggunaan alat tanam rice transplanter di Kecamatan Rejoso ini sangat menarik untuk diteliti. Pada dasarnya modernisasi pertanian padi mencakup pembibitan, pengolahan lahan, penanaman, dan pemanenan. Penelitian ini fokus pada moderenisasi pertanian padi dengan menggunakan mesin tanam rice transplanter. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif jenis studi kasus. Sumber data yang digunakan sumber data primer dan sekunder. Data yang diambil adalah kata-kata verbal. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian, yaitu: 1) Penggunaan mesin tanam rice transplanter di Kecamatan Rejoso kurang efektif; 2) Mesin tanam rice transplanter tidak selalu cocok untuk semua lahan pertanian padi; 3) Berdasarkan indikator kegagalan modernisasi modernisasi penanaman padi dengan menggunakan mesin tanam rice transplanter di Kecamatan Rejoso, Nganjuk gagal; 4) Kegagalan modernisasi ini merupakan kegagalan pemerintah, penyedia jasa tanam rice transplater, dan petani; 5) Teori pilihan rasional digunakan aktor (petani) dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan sehingga dapat menggunakan sumberdaya secara efisiensi; 6) Kegagalan dipengaruhi oleh faktor eksternal, yaitu ketidaktercapaian tujuan pengelola dan petani, persaingan, ketiadaan kemajuan atau kemandegan, serta minat petani terhadap rice transplanter yang rendah; 7) Hasil penelitian ini, dapat berimplikasi bagi pendidikan yaitu memberikan variasi dan pengayaan materi tentang perilaku ekonomi dalam bidang pertanian.
State University of Malang (UM)
Title: DINAMIKA MODERNISASI PERTANIAN PADI DI KECAMATAN REJOSO, KABUPATEN NGANJUK
Description:
Rejoso as a rice producing region needs to modernize rice farming.
This modernization is expected to increase the efficiency of planting on land so that production costs can be reduced.
The development of the use of rice transplanter planting machines has not met expectations because farmers are more interested in non-rice transplanter planting services.
With this gap, the dynamics of modernization of rice farming, especially the use of rice transplanters in Rejoso District, is very interesting to research.
Basically, modernization of rice farming includes seeding, land processing, planting and harvesting.
This research focuses on modernizing rice farming using rice transplanter planting machines.
This research is a descriptive qualitative research type of case study.
The data sources used are primary and secondary data sources.
The data taken are verbal words.
The data collection techniques for this research are observation, interviews and documentation.
The data analysis technique uses the interactive model from Miles and Huberman.
The results of the research are: 1) The use of rice transplanter planting machines in Rejoso District is less effective; 2) Rice transplanter planting machines are not always suitable for all rice farming land; 3) Based on indicators of failure, modernization of rice planting using rice transplanter planting machines in Rejoso District, Nganjuk failed; 4) This failure of modernization is a failure of the government, rice translator planting service providers, and farmers; 5) Rational choice theory is used by actors (farmer) by considering advantages and disadvantages so that they can use resources efficiently; 6) Failure is influenced by external factors, namely the failure to achieve the goals of managers and farmers, competition, lack of progress or stagnation, as well as farmers' low interest in rice transplanters; 7) The results of this research can have implications for education, namely providing variety and enrichment of material about economic behavior in agricultural sector.
Rejoso sebagai wilayah produsen padi perlu modernisasi pertanian padi.
Modernisasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penanaman di lahan sehingga biaya produksi dapat ditekan.
Dalam perkembangan penggunaan mesin tanam rice transplanter tidak sesuai harapan karena petani lebih berminat pada jasa tanam nonrice transplanter.
Dengan kesenjangan itu, dinamika modernisasi pertanian padi khususnya penggunaan alat tanam rice transplanter di Kecamatan Rejoso ini sangat menarik untuk diteliti.
Pada dasarnya modernisasi pertanian padi mencakup pembibitan, pengolahan lahan, penanaman, dan pemanenan.
Penelitian ini fokus pada moderenisasi pertanian padi dengan menggunakan mesin tanam rice transplanter.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif jenis studi kasus.
Sumber data yang digunakan sumber data primer dan sekunder.
Data yang diambil adalah kata-kata verbal.
Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman.
Hasil penelitian, yaitu: 1) Penggunaan mesin tanam rice transplanter di Kecamatan Rejoso kurang efektif; 2) Mesin tanam rice transplanter tidak selalu cocok untuk semua lahan pertanian padi; 3) Berdasarkan indikator kegagalan modernisasi modernisasi penanaman padi dengan menggunakan mesin tanam rice transplanter di Kecamatan Rejoso, Nganjuk gagal; 4) Kegagalan modernisasi ini merupakan kegagalan pemerintah, penyedia jasa tanam rice transplater, dan petani; 5) Teori pilihan rasional digunakan aktor (petani) dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan sehingga dapat menggunakan sumberdaya secara efisiensi; 6) Kegagalan dipengaruhi oleh faktor eksternal, yaitu ketidaktercapaian tujuan pengelola dan petani, persaingan, ketiadaan kemajuan atau kemandegan, serta minat petani terhadap rice transplanter yang rendah; 7) Hasil penelitian ini, dapat berimplikasi bagi pendidikan yaitu memberikan variasi dan pengayaan materi tentang perilaku ekonomi dalam bidang pertanian.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kajian Bahaya Kebakaran Hutan di Kabupaten Nganjuk
Kajian Bahaya Kebakaran Hutan di Kabupaten Nganjuk
ABSTRACTThe Nganjuk District is mostly planted by forests, both protection forests and production forests with a total area of 20 333.00 ha. Forest and land fires often occur in Ng...
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
ABSTRAKDedak padi merupakan limbah pengolahan padi menjadi beras dan kualitasnya bermacam-macam tergantung dari varietas padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas dedak pad...
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nganjuk Tahun 2014 – 2018
Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nganjuk Tahun 2014 – 2018
This study aims to analyze: 1) Contributions and Growth of Tourism Object Levies on Nganjuk Regency Original Revenue in 2014-2018. 2) Contributions and Growth of Hotel and Restaura...
STUDI EKOLOGI WERENG (HOMOPTERA) PADA TANAMAN PADI SAWAH DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
STUDI EKOLOGI WERENG (HOMOPTERA) PADA TANAMAN PADI SAWAH DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks kelimpahan,indeks dominansi, dan waktu reproduksi wereng betina di tiga kecamata...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
ANALISIS LAHAN YANG BERPOTENSI UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN DAN TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN TANGERANG
ANALISIS LAHAN YANG BERPOTENSI UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN DAN TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN TANGERANG
Kabupaten Tangerang memiliki tujuan untuk mengembangkan daerah pertanian yang dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan ekonomi daerah pedesaan di Kabupaten Tangerang. Pen...

