Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Lampiran 4B Paper Kajian Strategi Pengendalian Pencemaran Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Dendeng Kota Kupang

View through CrossRef
Keberadaan Kali Dendeng menjadi sangat vital bagi warga kota Kupang karena air yang berasal dari sungai digunakan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan baik domestik, pertanian, peternakan dan industri kecil. Penetapan status badan air Kali Dendeng memerlukan upaya pengendalian kualitas air karena kualitas air yang menurun dapat menjadi permasalahan tersendiri terhadap nilai ekonomi air sebagai sumber air bersih, kesehatan masyarakat, dan kehidupan ekologis biota air. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menentukan kondisi eksisting fisik dan kimia perairan Kali Dendeng dan menganalisis kualitas perairan Kali Dendeng serta menentukan beban pencemaran menurut beberapa paramenter kualitas air berdasarkan parameter kualitas air; (2) mengidentifikasi sumber dan jenis pencemar di dalam air limbah dan air sungai; (3) mengidentifikasi perilaku masyarakat di sekitar Kali Dendeng dalam membuang air limbah serta memanfaatkan sumberdaya air di Kali Dendeng; (4) mengidentifikasi peran berbagai stakeholder baik pemerintah maupun masyarakat di sekitar Kali Dendeng dalam mewujudkan keberlajutan pemanfaatan, pengelolaan dan perlindungan terhadap sumberdaya air di Kali Dendeng. Penelitian dilaksanakan dengan mengukur langsung beberapa parameter kualitas air seperti kekeruhan, konduktivitas, pH, DO, COD, BOD, TSS, N-Nitrit, P-PO4 3-, minyak dan lemak, detergen serta bakteri coliform dan mendistribusikan kuisioner kepada warga yang tinggal di sempadan sungai di Sub DAS Kali Dendeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar BOD, minyak dan lemak, dan coliform di sub DAS Kali Dendeng telah melebihi ambang batas yang ditetapkan sesuai dengan PP No. 82 Tahun 2001. Selain itu, status kualitas air dengan mengunakan STORET analisis menunjukkan bahwa sub DAS Kali Dendeng dikategorikan tercemar sedang dengan beban BOD = 29,448 kg/hari dan beban COD = 56, 540 kg/hari. Sumber pencemar umumnya berasal dari sampah, limbah cair buangan baik dari septik maupun greywater, buangan limbah industri tahu, dan limbah peternakan babi.
Center for Open Science
Title: Lampiran 4B Paper Kajian Strategi Pengendalian Pencemaran Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Dendeng Kota Kupang
Description:
Keberadaan Kali Dendeng menjadi sangat vital bagi warga kota Kupang karena air yang berasal dari sungai digunakan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan baik domestik, pertanian, peternakan dan industri kecil.
Penetapan status badan air Kali Dendeng memerlukan upaya pengendalian kualitas air karena kualitas air yang menurun dapat menjadi permasalahan tersendiri terhadap nilai ekonomi air sebagai sumber air bersih, kesehatan masyarakat, dan kehidupan ekologis biota air.
Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menentukan kondisi eksisting fisik dan kimia perairan Kali Dendeng dan menganalisis kualitas perairan Kali Dendeng serta menentukan beban pencemaran menurut beberapa paramenter kualitas air berdasarkan parameter kualitas air; (2) mengidentifikasi sumber dan jenis pencemar di dalam air limbah dan air sungai; (3) mengidentifikasi perilaku masyarakat di sekitar Kali Dendeng dalam membuang air limbah serta memanfaatkan sumberdaya air di Kali Dendeng; (4) mengidentifikasi peran berbagai stakeholder baik pemerintah maupun masyarakat di sekitar Kali Dendeng dalam mewujudkan keberlajutan pemanfaatan, pengelolaan dan perlindungan terhadap sumberdaya air di Kali Dendeng.
Penelitian dilaksanakan dengan mengukur langsung beberapa parameter kualitas air seperti kekeruhan, konduktivitas, pH, DO, COD, BOD, TSS, N-Nitrit, P-PO4 3-, minyak dan lemak, detergen serta bakteri coliform dan mendistribusikan kuisioner kepada warga yang tinggal di sempadan sungai di Sub DAS Kali Dendeng.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar BOD, minyak dan lemak, dan coliform di sub DAS Kali Dendeng telah melebihi ambang batas yang ditetapkan sesuai dengan PP No.
82 Tahun 2001.
Selain itu, status kualitas air dengan mengunakan STORET analisis menunjukkan bahwa sub DAS Kali Dendeng dikategorikan tercemar sedang dengan beban BOD = 29,448 kg/hari dan beban COD = 56, 540 kg/hari.
Sumber pencemar umumnya berasal dari sampah, limbah cair buangan baik dari septik maupun greywater, buangan limbah industri tahu, dan limbah peternakan babi.

Related Results

pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
Kualitas Kimia dan Organoleptik Dendeng Sapi dengan Kemasan Ukuran Rongga Udara yang Berbeda
Kualitas Kimia dan Organoleptik Dendeng Sapi dengan Kemasan Ukuran Rongga Udara yang Berbeda
Pengawetan dan pengolahan daging menjadi dendeng dapat memperpanjang daya simpan, namun masih ditentukan lagi oleh metode pengemasannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peng...
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
<p>Bencana kekeringan merupakan bencana yang terjadi ketika ketersediaan air tanah tidak dapat mencukupi kebutuhan air bersih penduduk. Selama beberapa bulan terakhir di tahu...
KUALITAS ORGANOLEPTIK DENDENG SAPI YANG DIBERI GULA MERAH DENGAN LEVEL BERBEDA
KUALITAS ORGANOLEPTIK DENDENG SAPI YANG DIBERI GULA MERAH DENGAN LEVEL BERBEDA
Dendeng giling merupakan salah satu produk olahan daging secara tradisional dibuat dari daging giling yang ditambah gula aren dan bumbu-bumbu lainya. Dendeng sudah memasyarakat dan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ELEMEN-ELEMEN PEMBENTUK SISTEM KOTA-LAMA KUPANG
ELEMEN-ELEMEN PEMBENTUK SISTEM KOTA-LAMA KUPANG
Abstract: This research focuses on the old city-area of Kupang as a historical area formed based on the typology and morphology of the city of Kupang in the past. In the study of t...
EVALUASI KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI KOTA KUPANG
EVALUASI KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI KOTA KUPANG
Kota Kupang merupakan ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan luas wilayah sebesar 180,27 km². Letak Kota Kupang yang strategis, sebagai Ibukota Propinsi NTT menjadi daya...
Strategi Pengendalian Pencemaran Industri untuk Pengelolaan Mutu Air Sungai dan Tanah di DAS Diwak, Jawa Tengah
Strategi Pengendalian Pencemaran Industri untuk Pengelolaan Mutu Air Sungai dan Tanah di DAS Diwak, Jawa Tengah
Pencemaran Sungai Diwak akibat aktivitas industri berdampak terhadap penurunan kualitas air sungai dan tanah, dibuktikan dengan adanya temuan tanaman pertanian abnormal. Penelitian...

Back to Top