Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Bongkar Muat di Pelabuhan Pantoloan
View through CrossRef
Semakin rendah frekuensi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) maka semakin besar kesempatan terjadinya kecelakaan kerja. Pengetahuan dan sikap pekerja sangat berpengaruh terhadap penggunaan APD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan APD pada pekerja bongkar muat di Pelabuhan Pantoloan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi 110 pekerja, sampel 52 pekerja, menggunakan metode accidental sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan 61,5% pekerja memiliki pengetahuan baik tentang penggunaan APD, 76,9% pekerja bersikap positif tentang penggunaan APD, dan sebagian besar pekerja tidak menggunakan APD saat bekerja (88,5%). Hasil uji Fisher Exact menunjukkan pengetahuan responden yang baik tentang alat pelindung diri berhubungan dengan perilaku penggunaan APD saat bekerja (p=0,045), dan sikap responden yang positif tentang alat pelindung diri tidak berhubungan dengan perilaku penggunaan APD saat bekerja (p=0,189). Kesimpulan: a) Pengetahuan yang baik tentang alat pelindung diri berhubungan dengan perilaku penggunaan APD saat bekerja; b) Sikap positif tentang alat pelindung diri tidak berhubungan dengan perilaku penggunaan APD saat bekerja. Disarankan melakukan penelitian kualitatif untuk membantu memahami sikap dan pemikiran pekerja tentang penggunaan APD, selain itu kepada pihak terkait, agar berupaya maksimal meningkatkan kesadaran pekerja tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) khususnya penggunaan APD.
Title: Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Bongkar Muat di Pelabuhan Pantoloan
Description:
Semakin rendah frekuensi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) maka semakin besar kesempatan terjadinya kecelakaan kerja.
Pengetahuan dan sikap pekerja sangat berpengaruh terhadap penggunaan APD.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan APD pada pekerja bongkar muat di Pelabuhan Pantoloan.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi 110 pekerja, sampel 52 pekerja, menggunakan metode accidental sampling.
Hasil analisis univariat menunjukkan 61,5% pekerja memiliki pengetahuan baik tentang penggunaan APD, 76,9% pekerja bersikap positif tentang penggunaan APD, dan sebagian besar pekerja tidak menggunakan APD saat bekerja (88,5%).
Hasil uji Fisher Exact menunjukkan pengetahuan responden yang baik tentang alat pelindung diri berhubungan dengan perilaku penggunaan APD saat bekerja (p=0,045), dan sikap responden yang positif tentang alat pelindung diri tidak berhubungan dengan perilaku penggunaan APD saat bekerja (p=0,189).
Kesimpulan: a) Pengetahuan yang baik tentang alat pelindung diri berhubungan dengan perilaku penggunaan APD saat bekerja; b) Sikap positif tentang alat pelindung diri tidak berhubungan dengan perilaku penggunaan APD saat bekerja.
Disarankan melakukan penelitian kualitatif untuk membantu memahami sikap dan pemikiran pekerja tentang penggunaan APD, selain itu kepada pihak terkait, agar berupaya maksimal meningkatkan kesadaran pekerja tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) khususnya penggunaan APD.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA FUNGSI SHIP CRANE TERHADAP PROSES BONGKAR MUAT MV. MADISON
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA FUNGSI SHIP CRANE TERHADAP PROSES BONGKAR MUAT MV. MADISON
Dalam proses bongkar muat di sebuah kapal container sebuah alat bongkar muat sangatlah dibutuhkan dan juga kondis yang baik juga diperlukan dalam proses bongkar muatnya. Berdasarka...
OPTIMALISASI PENGGUNAAN ALAT KESELAMATAN KERJA TERHADAP TENAGA KERJA BONGKAR MUAT GUNA MENUNJANG PROSES BONGKAR MUAT DI PELABUHAN SEMEN INDONESIA TUBAN
OPTIMALISASI PENGGUNAAN ALAT KESELAMATAN KERJA TERHADAP TENAGA KERJA BONGKAR MUAT GUNA MENUNJANG PROSES BONGKAR MUAT DI PELABUHAN SEMEN INDONESIA TUBAN
Bongkar muat adalah salah satu aktivitas penting di pelabuhan. Bahkan, ada banyakkegiatan pelabuhan seperti bongkar muat, cargodoring, penerimaan atau pengiriman.Pelabuhan Semen In...
PROSES PENANGANAN BONGKAR MUAT EQUIPMENT DENGAN DOUBLE CRANE PADA PT SAMUDRA INDAH SEJAHTERA DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG
PROSES PENANGANAN BONGKAR MUAT EQUIPMENT DENGAN DOUBLE CRANE PADA PT SAMUDRA INDAH SEJAHTERA DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG
Kelancaran bongkar muat harus sesuai dengan kebutuhan dan penggunaan alat yang sedang beroperasi serta memerlukan perawatan yang baik untuk mendukung agar kapal bongkar muat equipm...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Keterlambatan Proses Bongkar Muat Gandum Pada Kapal MV SE Cardi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
Keterlambatan Proses Bongkar Muat Gandum Pada Kapal MV SE Cardi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
Abstrak: Proses bongkar muat gandum di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mengalami inefisiensi yang signifikan. Faktor-faktor penyebab inefisiensi ini antara lain kondisi alam, kiner...
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Di Terminal Peti Kemas Kendari
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Di Terminal Peti Kemas Kendari
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting untuk mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya ditempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakt...
OPERASIONAL PERSIAPAN BONGKAR MUAT PADA MT. KIRANA NAWA
OPERASIONAL PERSIAPAN BONGKAR MUAT PADA MT. KIRANA NAWA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan sistem dan peralatan dalam proses bongkar muat pada kapal tanker guna menjamin efisiensi operasional dan keselamatan kerja....

