Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keterlambatan Proses Bongkar Muat Gandum Pada Kapal MV SE Cardi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap

View through CrossRef
Abstrak: Proses bongkar muat gandum di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mengalami inefisiensi yang signifikan. Faktor-faktor penyebab inefisiensi ini antara lain kondisi alam, kinerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang tidak optimal, serta peralatan bongkar muat yang tidak terawat dengan baik. Akibatnya, waktu tunggu kapal meningkat dan biaya operasional menjadi lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses bongkar muat gandum pada kapal MV Se Cardi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi operasional, serta mengevaluasi dampak dan upaya penanganannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengandalkan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi faktor-faktor, dampak, dan upaya penanganan inefisiensi dalam proses bongkar muat gandum pada kapal MV Se Cardi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi meliputi kondisi alam, faktor manusia, dan kondisi teknis peralatan. Kurangnya efisiensi dalam proses ini dapat menyebabkan keterlambatan bongkar muat, kerugian operasional kapal, biaya tambatan yang tinggi, dan peningkatan biaya operasional. Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki proses bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Intan termasuk estimasi waktu yang akurat, pelatihan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemeliharaan dan peningkatan teknologi peralatan bongkar muat.   Abstract: The wheat loading and unloading process at Tanjung Intan Cilacap Port has experienced significant inefficiencies. The factors causing these inefficiencies include natural conditions, suboptimal performance of the Loading and Unloading Workforce (TKBM), and poorly maintained loading and unloading equipment. Consequently, ship waiting times have increased, and operational costs have risen. This research aims to analyze the wheat loading and unloading process on the MV Se Cardi vessel at Tanjung Intan Cilacap Port, identify the factors affecting operational inefficiencies, and evaluate the impacts and measures taken to address them. The research employs a qualitative method, relying on both primary and secondary data. Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and literature review. The collected data are qualitatively analyzed to identify the factors, impacts, and measures to handle inefficiencies in the wheat loading and unloading process on the MV Se Cardi vessel. The research results indicate that the factors affecting inefficiency include natural conditions, human factors, and technical conditions of the equipment. The lack of efficiency in this process can lead to loading and unloading delays, operational losses for the vessel, high mooring costs, and increased operational expenses. Efforts to improve the loading and unloading process at Tanjung Intan Port include accurate time estimation, training and enhancement of human resource quality, and maintenance and upgrading of loading and unloading equipment technology.
Title: Keterlambatan Proses Bongkar Muat Gandum Pada Kapal MV SE Cardi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
Description:
Abstrak: Proses bongkar muat gandum di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mengalami inefisiensi yang signifikan.
Faktor-faktor penyebab inefisiensi ini antara lain kondisi alam, kinerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang tidak optimal, serta peralatan bongkar muat yang tidak terawat dengan baik.
Akibatnya, waktu tunggu kapal meningkat dan biaya operasional menjadi lebih tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses bongkar muat gandum pada kapal MV Se Cardi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi operasional, serta mengevaluasi dampak dan upaya penanganannya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengandalkan data primer dan sekunder.
Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka.
Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi faktor-faktor, dampak, dan upaya penanganan inefisiensi dalam proses bongkar muat gandum pada kapal MV Se Cardi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi meliputi kondisi alam, faktor manusia, dan kondisi teknis peralatan.
Kurangnya efisiensi dalam proses ini dapat menyebabkan keterlambatan bongkar muat, kerugian operasional kapal, biaya tambatan yang tinggi, dan peningkatan biaya operasional.
Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki proses bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Intan termasuk estimasi waktu yang akurat, pelatihan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemeliharaan dan peningkatan teknologi peralatan bongkar muat.
  Abstract: The wheat loading and unloading process at Tanjung Intan Cilacap Port has experienced significant inefficiencies.
The factors causing these inefficiencies include natural conditions, suboptimal performance of the Loading and Unloading Workforce (TKBM), and poorly maintained loading and unloading equipment.
Consequently, ship waiting times have increased, and operational costs have risen.
This research aims to analyze the wheat loading and unloading process on the MV Se Cardi vessel at Tanjung Intan Cilacap Port, identify the factors affecting operational inefficiencies, and evaluate the impacts and measures taken to address them.
The research employs a qualitative method, relying on both primary and secondary data.
Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and literature review.
The collected data are qualitatively analyzed to identify the factors, impacts, and measures to handle inefficiencies in the wheat loading and unloading process on the MV Se Cardi vessel.
The research results indicate that the factors affecting inefficiency include natural conditions, human factors, and technical conditions of the equipment.
The lack of efficiency in this process can lead to loading and unloading delays, operational losses for the vessel, high mooring costs, and increased operational expenses.
Efforts to improve the loading and unloading process at Tanjung Intan Port include accurate time estimation, training and enhancement of human resource quality, and maintenance and upgrading of loading and unloading equipment technology.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA FUNGSI SHIP CRANE TERHADAP PROSES BONGKAR MUAT MV. MADISON
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA FUNGSI SHIP CRANE TERHADAP PROSES BONGKAR MUAT MV. MADISON
Dalam proses bongkar muat di sebuah kapal container sebuah alat bongkar muat sangatlah dibutuhkan dan juga kondis yang baik juga diperlukan dalam proses bongkar muatnya. Berdasarka...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
PENILAIAN RISIKO PADA PEKERJAAN BONGKAR MUAT BARANG DI PT. PRIMA ARYA PRATAMA BALIKPAPAN
PENILAIAN RISIKO PADA PEKERJAAN BONGKAR MUAT BARANG DI PT. PRIMA ARYA PRATAMA BALIKPAPAN
Bongkar Muat adalah salah satu kegiatan yang dilakukan dalam proses forwarding (pengiriman) barang. Yang dimaksud dengan kegiatan muat adalah proses memindahkan barang dari gudang,...
ANALISIS BONGKAR MUAT PADA KERETA PETIKEMAS 2514 DI STASIUN SUNGAI LAGOA PT KERETA API INDONESIA DAOP 1 JAKARTA
ANALISIS BONGKAR MUAT PADA KERETA PETIKEMAS 2514 DI STASIUN SUNGAI LAGOA PT KERETA API INDONESIA DAOP 1 JAKARTA
Stasiun Sungai Lagoa PT. Kereta Api Indonesia DAOP 1 Jakarta adalah stasiun kereta kelas kecil yang terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Stasiun ini melayani bongkar muat peti...
PRODUKTIVITAS GANDUM (Triticum aestivum L.) DAN CAISIM (Brassica rapa L.) PADA SISTEM TUMPANGSARI
PRODUKTIVITAS GANDUM (Triticum aestivum L.) DAN CAISIM (Brassica rapa L.) PADA SISTEM TUMPANGSARI
<p>Penelitian tumpangsari  gandum/caisim bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam gandum (<em>Triticum aestivum L</em>.) dan waktu penanaman caisim (<em...
STUDI PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SADENG, GIRISUBO, GUNUNG KIDUL
STUDI PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SADENG, GIRISUBO, GUNUNG KIDUL
Pelabuhan Sadeng merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dimanfaatkan untuk aktivitas bongkar muat dan pelelangan ikan. Aktifitas b...
Re-Design Ruang Muat Kapal Alih Fungsi Barge Menjadi Oil Barge 5000 DWT
Re-Design Ruang Muat Kapal Alih Fungsi Barge Menjadi Oil Barge 5000 DWT
Tongkang atau Barge 5000 DWT merupakan sarana atau alat angkutan laut yang memuat batubara. PT Maritim Transportindo tersebut bergerak dibidang industri transportasi perkapalan, ya...

Back to Top