Javascript must be enabled to continue!
OPERASIONAL PERSIAPAN BONGKAR MUAT PADA MT. KIRANA NAWA
View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan sistem dan peralatan dalam proses bongkar muat pada kapal tanker guna menjamin efisiensi operasional dan keselamatan kerja. Berdasarkan pengalaman praktik laut di MT. Kirana Nawa, ditemukan kendala saat bongkar muatan vacuum residu, yakni penurunan tekanan pompa kargo yang mengakibatkan menurunnya pumping rate serta keterlambatan proses bongkar muat sekitar empat jam dari waktu normal. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan dalam operasional bongkar muat, terutama pada sistem pompa kargo, tekanan gas inert, serta kesiapan awak kapal dalam melaksanakan prosedur operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung selama praktik laut, wawancara mendalam dengan Chief Officer serta seluruh awak kapal, dan dokumentasi menggunakan checklist operasional serta logbook. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan bongkar muat di MT. Kirana Nawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bongkar muat belum berjalan optimal akibat menurunnya tekanan pompa kargo, yang berdampak pada penurunan pumping rate serta keterlambatan waktu penyelesaian. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya perawatan berkala pompa kargo, kurangnya koordinasi antar kru, serta belum maksimalnya penerapan SOP sebelum kegiatan bongkar muat. Diperlukan peningkatan perawatan pompa kargo secara rutin, pemeriksaan tekanan gas inert sebelum operasi, pelaksanaan toolbox meeting, pelatihan awak kapal, serta penguatan koordinasi agar proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman, dan sesuai jadwal.
Kata Kunci: bongkar muat, efisiensi operasional, gas inert, pompa kargo
LPPM Universitas Malikussaleh
Title: OPERASIONAL PERSIAPAN BONGKAR MUAT PADA MT. KIRANA NAWA
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan sistem dan peralatan dalam proses bongkar muat pada kapal tanker guna menjamin efisiensi operasional dan keselamatan kerja.
Berdasarkan pengalaman praktik laut di MT.
Kirana Nawa, ditemukan kendala saat bongkar muatan vacuum residu, yakni penurunan tekanan pompa kargo yang mengakibatkan menurunnya pumping rate serta keterlambatan proses bongkar muat sekitar empat jam dari waktu normal.
Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan dalam operasional bongkar muat, terutama pada sistem pompa kargo, tekanan gas inert, serta kesiapan awak kapal dalam melaksanakan prosedur operasional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus.
Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung selama praktik laut, wawancara mendalam dengan Chief Officer serta seluruh awak kapal, dan dokumentasi menggunakan checklist operasional serta logbook.
Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan bongkar muat di MT.
Kirana Nawa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bongkar muat belum berjalan optimal akibat menurunnya tekanan pompa kargo, yang berdampak pada penurunan pumping rate serta keterlambatan waktu penyelesaian.
Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya perawatan berkala pompa kargo, kurangnya koordinasi antar kru, serta belum maksimalnya penerapan SOP sebelum kegiatan bongkar muat.
Diperlukan peningkatan perawatan pompa kargo secara rutin, pemeriksaan tekanan gas inert sebelum operasi, pelaksanaan toolbox meeting, pelatihan awak kapal, serta penguatan koordinasi agar proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman, dan sesuai jadwal.
Kata Kunci: bongkar muat, efisiensi operasional, gas inert, pompa kargo.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA FUNGSI SHIP CRANE TERHADAP PROSES BONGKAR MUAT MV. MADISON
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA FUNGSI SHIP CRANE TERHADAP PROSES BONGKAR MUAT MV. MADISON
Dalam proses bongkar muat di sebuah kapal container sebuah alat bongkar muat sangatlah dibutuhkan dan juga kondis yang baik juga diperlukan dalam proses bongkar muatnya. Berdasarka...
OPTIMALISASI PENGGUNAAN ALAT KESELAMATAN KERJA TERHADAP TENAGA KERJA BONGKAR MUAT GUNA MENUNJANG PROSES BONGKAR MUAT DI PELABUHAN SEMEN INDONESIA TUBAN
OPTIMALISASI PENGGUNAAN ALAT KESELAMATAN KERJA TERHADAP TENAGA KERJA BONGKAR MUAT GUNA MENUNJANG PROSES BONGKAR MUAT DI PELABUHAN SEMEN INDONESIA TUBAN
Bongkar muat adalah salah satu aktivitas penting di pelabuhan. Bahkan, ada banyakkegiatan pelabuhan seperti bongkar muat, cargodoring, penerimaan atau pengiriman.Pelabuhan Semen In...
PROSES PENANGANAN BONGKAR MUAT EQUIPMENT DENGAN DOUBLE CRANE PADA PT SAMUDRA INDAH SEJAHTERA DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG
PROSES PENANGANAN BONGKAR MUAT EQUIPMENT DENGAN DOUBLE CRANE PADA PT SAMUDRA INDAH SEJAHTERA DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG
Kelancaran bongkar muat harus sesuai dengan kebutuhan dan penggunaan alat yang sedang beroperasi serta memerlukan perawatan yang baik untuk mendukung agar kapal bongkar muat equipm...
Keterlambatan Proses Bongkar Muat Gandum Pada Kapal MV SE Cardi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
Keterlambatan Proses Bongkar Muat Gandum Pada Kapal MV SE Cardi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
Abstrak: Proses bongkar muat gandum di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mengalami inefisiensi yang signifikan. Faktor-faktor penyebab inefisiensi ini antara lain kondisi alam, kiner...
ANALISIS BONGKAR MUAT PADA KERETA PETIKEMAS 2514 DI STASIUN SUNGAI LAGOA PT KERETA API INDONESIA DAOP 1 JAKARTA
ANALISIS BONGKAR MUAT PADA KERETA PETIKEMAS 2514 DI STASIUN SUNGAI LAGOA PT KERETA API INDONESIA DAOP 1 JAKARTA
Stasiun Sungai Lagoa PT. Kereta Api Indonesia DAOP 1 Jakarta adalah stasiun kereta kelas kecil yang terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Stasiun ini melayani bongkar muat peti...
PENILAIAN RISIKO PADA PEKERJAAN BONGKAR MUAT BARANG DI PT. PRIMA ARYA PRATAMA BALIKPAPAN
PENILAIAN RISIKO PADA PEKERJAAN BONGKAR MUAT BARANG DI PT. PRIMA ARYA PRATAMA BALIKPAPAN
Bongkar Muat adalah salah satu kegiatan yang dilakukan dalam proses forwarding (pengiriman) barang. Yang dimaksud dengan kegiatan muat adalah proses memindahkan barang dari gudang,...
PROSEDUR BONGKAR MUAT CLINKER MV. ARLYN OLEH PT PELINDO MULTI TERMINAL DI PELABUHAN BELAWAN
PROSEDUR BONGKAR MUAT CLINKER MV. ARLYN OLEH PT PELINDO MULTI TERMINAL DI PELABUHAN BELAWAN
Penulisan makalah berikut menerapkan metode pengamatan lapangan (field study), metode wawancara (interview study) dan metode perpustakaan (library study) secara sederhana dengan me...
Pengaruh Idle Time dan Berth Output terhadap Berth Occupancy Ratio dalam Menunjang Kegiatan Operasional Kapal di PT Pelabuhan Indonesia I cabang Belawan
Pengaruh Idle Time dan Berth Output terhadap Berth Occupancy Ratio dalam Menunjang Kegiatan Operasional Kapal di PT Pelabuhan Indonesia I cabang Belawan
Setiap pelabuhan termasuk PT Pelabuhan Indonesia I atau lebih dikenal dengan PT Pelindo I merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Pelindo I dituntung untuk memberi...

