Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPTIMALISASI PRODUK UNGGULAN KOPI BIJI OKRA DALAM UPAYA PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN BAGI WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB BANJARBARU

View through CrossRef
Latar Belakang : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru merupakan salah satu unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang bertugas untuk melakukan pembinaan terhadap warga binaan, termasuk narapidana dan anak didik pemasyarakatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program pembinaan kemandirian, yang memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan agar mereka memiliki bekal untuk hidup mandiri setelah bebas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produk unggulan kopi biji Okra dalam rangka pengembangan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjarbaru. Metode : Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan budidaya dan pengolahan kopi biji Okra dapat memberikan keterampilan praktis bagi warga binaan, serta meningkatkan nilai jual produk. Selain itu, pemasaran produk melalui kerjasama dengan pihak luar membuka peluang bagi warga binaan untuk berwirausaha setelah kembali ke masyarakat. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri dan harapan bagi warga binaan untuk memulai kehidupan baru. Kesimpulan : Optimalisasi produk kopi biji Okra menjadi langkah strategis dalam mendukung reintegrasi sosial warga binaan.
Title: OPTIMALISASI PRODUK UNGGULAN KOPI BIJI OKRA DALAM UPAYA PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN BAGI WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB BANJARBARU
Description:
Latar Belakang : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru merupakan salah satu unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang bertugas untuk melakukan pembinaan terhadap warga binaan, termasuk narapidana dan anak didik pemasyarakatan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program pembinaan kemandirian, yang memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan agar mereka memiliki bekal untuk hidup mandiri setelah bebas.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produk unggulan kopi biji Okra dalam rangka pengembangan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjarbaru.
Metode : Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung.
Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan budidaya dan pengolahan kopi biji Okra dapat memberikan keterampilan praktis bagi warga binaan, serta meningkatkan nilai jual produk.
Selain itu, pemasaran produk melalui kerjasama dengan pihak luar membuka peluang bagi warga binaan untuk berwirausaha setelah kembali ke masyarakat.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri dan harapan bagi warga binaan untuk memulai kehidupan baru.
Kesimpulan : Optimalisasi produk kopi biji Okra menjadi langkah strategis dalam mendukung reintegrasi sosial warga binaan.

Related Results

Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...
Dampak Over Kapasitas Terhadap Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Bogor
Dampak Over Kapasitas Terhadap Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Bogor
Lapas perlu melindungi warga binaan selayaknya manusia atau warga negara pada umumnya, tidak boleh ada asumsi bahwa lapas adalah tempat bagi narapidana yang merupakan tempat untuk ...
Efektivitas Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Bengkulu
Efektivitas Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Bengkulu
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana Efektivitas Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakata (WBP) Di Lembaga Pemasyarakata Perempuan (LPP) Kelas IIB Bengkulu. Dengan perm...
PELAKSANAAN PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB LUBUK BASUNG
PELAKSANAAN PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB LUBUK BASUNG
Lapas sebagai tempat berproses dan memperbaiki para pelanggar hukum yang disebut sebagai “penjahat”, pelaksanaan pembinaan pada narapidana dalam upaya mengembalikan narapidana menj...
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Kopi merupakan salah satu tanaman yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat umumnya. Kopi merupakan tanaman yang memiliki kandungan kafein dengan salah satu manfaatnya untuk mening...
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NARAPIDANA DILEMBAGA PEMASYARAKATAN
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NARAPIDANA DILEMBAGA PEMASYARAKATAN
Sistem pembinaan bagi narapidana telah berubah dari sistem kepenjaraan menjadi sistem pemasyarakatan, perusahaan dari rumah penjara menjadi Lembaga Pemasyarakatan, bukan semata-mat...

Back to Top