Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Mengurai Kisah Kain dan Habel dalam Pemaknaan Kaum Pentakostal

View through CrossRef
Abstract: The story of Cain and Abel in Genesis 4:1-16 is an interesting story to study and examine because this is the story of the brotherhood of the first family in the Bible. This story also contains the story of the heinous savagery committed by Cain who was so willing to kill his only brother at that time which the Bible describes as the story of the first murder. This research intends to unravel the story of Cain and Abel in the meaning of the Pentecostals. It is hoped that the selection of a descriptive qualitative method and literature review will provide an accurate description of the colors in Adam's family, the description of the story of Cain and Abel in the Genesis 4:1-16 passage, as well as the meaning of the Pentecostals for this story. It is concluded that for Pentecostals the story of Cain and Abel is an important warning for believers to continue to maintain a personal relationship with God, an exhortation to seek and maintain harmony in the family, there are consequences for every action, and this story also talks about the legacy left behind for the next generation.Abstrak: Kisah Kain dan Habel dalam Kejadian 4:1-16 adalah sebuah kisah yang menarik untuk dikaji dan dicermati karena ini merupakan kisah persaudaraan dari keluarga pertama yang ada di Alkitab. Kisah ini juga berisikan kisah kebiadaban keji yang dilakukan oleh Kain yang begitu tega menghabisi adiknya satu-satunya waktu itu yang diterangkan oleh Alkitab sebagai kisah pembunuhan pertama. Penelitian ini bermaksud mengurai kisah Kain dan Habel dalam pemaknaan kaum Pentakostal. Pemilihan metode kualitatif deskriptif dan kajian literatur diharapkan mampu memberikan gambaran yang cermat terkait warna-warni dalam keluarga Adam, uraian kisah Kain dan Habel dalam perikop Kejadian 4:1-16, serta pemaknaan dari kaum Pentakostal terhadap kisah ini. Disimpulkan bahwa bagi kaum Pentakostal kisah Kain dan Habel ini merupakan sebuah peringatan penting bagi orang percaya untuk terus menjaga hubungan pribadi dengan Tuhan, sebuah desakan untuk mengusahakan dan memelihara kerukunan di keluarga, ada akibat untuk setiap tindakan, serta kisah ini juga berbicara tentang legacy yang ditinggalkan untuk generasi selanjutnya.
Title: Mengurai Kisah Kain dan Habel dalam Pemaknaan Kaum Pentakostal
Description:
Abstract: The story of Cain and Abel in Genesis 4:1-16 is an interesting story to study and examine because this is the story of the brotherhood of the first family in the Bible.
This story also contains the story of the heinous savagery committed by Cain who was so willing to kill his only brother at that time which the Bible describes as the story of the first murder.
This research intends to unravel the story of Cain and Abel in the meaning of the Pentecostals.
It is hoped that the selection of a descriptive qualitative method and literature review will provide an accurate description of the colors in Adam's family, the description of the story of Cain and Abel in the Genesis 4:1-16 passage, as well as the meaning of the Pentecostals for this story.
It is concluded that for Pentecostals the story of Cain and Abel is an important warning for believers to continue to maintain a personal relationship with God, an exhortation to seek and maintain harmony in the family, there are consequences for every action, and this story also talks about the legacy left behind for the next generation.
Abstrak: Kisah Kain dan Habel dalam Kejadian 4:1-16 adalah sebuah kisah yang menarik untuk dikaji dan dicermati karena ini merupakan kisah persaudaraan dari keluarga pertama yang ada di Alkitab.
Kisah ini juga berisikan kisah kebiadaban keji yang dilakukan oleh Kain yang begitu tega menghabisi adiknya satu-satunya waktu itu yang diterangkan oleh Alkitab sebagai kisah pembunuhan pertama.
Penelitian ini bermaksud mengurai kisah Kain dan Habel dalam pemaknaan kaum Pentakostal.
Pemilihan metode kualitatif deskriptif dan kajian literatur diharapkan mampu memberikan gambaran yang cermat terkait warna-warni dalam keluarga Adam, uraian kisah Kain dan Habel dalam perikop Kejadian 4:1-16, serta pemaknaan dari kaum Pentakostal terhadap kisah ini.
Disimpulkan bahwa bagi kaum Pentakostal kisah Kain dan Habel ini merupakan sebuah peringatan penting bagi orang percaya untuk terus menjaga hubungan pribadi dengan Tuhan, sebuah desakan untuk mengusahakan dan memelihara kerukunan di keluarga, ada akibat untuk setiap tindakan, serta kisah ini juga berbicara tentang legacy yang ditinggalkan untuk generasi selanjutnya.

Related Results

Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Qashas Al-Qur’an (Studi Sintesis Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an)
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Qashas Al-Qur’an (Studi Sintesis Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an)
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan konsep kisah Al-Qur’an tentang pendidikan karakter dan relevansi kisah-kisah dalam Al-Qur’an dengan Pendidikan karakter. L...
Kisah Nabi Adam dan Hawa Prespektif Tafsir Al-Qurthubi
Kisah Nabi Adam dan Hawa Prespektif Tafsir Al-Qurthubi
Abstract: The story of the Qur'an is a medium for conveying moral messages in the context of forming a people who have noble character. The stories in the Al-Qur'an are a method fo...
INTERSEKSI HERMENEUTIK RICOEUR DENGAN HERMENEUTIK PENTAKOSTAL
INTERSEKSI HERMENEUTIK RICOEUR DENGAN HERMENEUTIK PENTAKOSTAL
Artikel ini mengeksplorasi hermeneutik Pentakostal sebagai pendekatan khas Pentakostal dalam menafsirkan Kitab Suci dan mengaktualisasikannya pada praktik kehidupan. Dalam kehidupa...
Mencermati Kisah Dipilihnya Matias Dari Spritualitas Kaum Pentakostal
Mencermati Kisah Dipilihnya Matias Dari Spritualitas Kaum Pentakostal
Both in organizations and in social life, the existence of a leader is absolutely necessary to ensure the maintenance of order and peace in life. The Bible gives various descriptio...
Implikasi Tikrar terhadap Pemahaman Kisah-Kisah dalam Al-Quran (Analisis Kisah Nabi Luth AS tentang Karakteristik Kaumnya)
Implikasi Tikrar terhadap Pemahaman Kisah-Kisah dalam Al-Quran (Analisis Kisah Nabi Luth AS tentang Karakteristik Kaumnya)
Tikrar rmerupakan salah satu seni dari beberapa seni ilmu Balagah yang berkembang dibawah naungan ilmu Al-Quran, Salah satu gaya bahasa Al-Quran adalah dengan mengulang-ulang (repi...
MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA
MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA
Ulos is a traditional Batak clothing that we can find in traditional events; birth, marriage, death and other Batak traditional ceremonies such as: Mandailing, Pakpak, Dairi, Sipir...
KAIN TENUN DI INDUSTRI MODE INDONESIA
KAIN TENUN DI INDUSTRI MODE INDONESIA
Indonesia, negeri yang diberkati dengan sejuta kekayaan. Mulai dari kekayaan alam hingga kekayaan budaya. Dalam dunia mode, sebenarnya terdapat banyak sekali kekayaan budaya Indone...
Penerapan Stilasi pada Motif Kain Tenun Blongsong Palembang
Penerapan Stilasi pada Motif Kain Tenun Blongsong Palembang
Blongsong merupakan salah satu kain tenun khas Palembang. Daerah yang terkenal menghasilkan kain tenun ini adalah Kelurahan Tuan Kentang. Merujuk pada sejarahnya, kain tenun blongs...

Back to Top