Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Ekofeminisme

View through CrossRef
Abstract: The purpose of this article is to describe analytically-critically the feminist theology (of women) and nature (ecology) that produces the conceptual movement of ecofeminism. Women and nature both suffer from injustice and oppression, and therefore the ecofeminism movement makes a theologically constructive contribution. A qualitative method is used in this article with a content analysis approach in discussing and then analyzing phenomena related to ecology and feminism. The results of this study show that ecofeminism fights for the life of creation from the Creator, especially nature and women who experience subordination through existing hierarchical structures. Ecofeminism also emphasizes the importance of humans to maintain and preserve nature as well as possible. Ecofeminism offers an attitude to be transformative, cooperative, and participatory in building a harmonious world equally between nature and humans, both women and men.Abstrak: Tujuan dari artikel ini adalah menjabarkan secara analitis-kritis tentang teologi feminis (perempuan) dan alam (ekologi) yang menghasilkan gerakan konseptual ekofeminisme. Perempuan dan alam sama-sama mendapatkan ketidakadilan dan penindasan, dan oleh karenanya gerakan ekofeminisme ini memberikan kontribusi yang konstruktif secara teologis. Metode kualitatif digunakan dalam artikel ini dengan pendekatan analisis konten dalam mendiskusikan kemudian menganalisa fenomena terkait ekologi dan feminisme. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekofeminisme memerjuangkan kehidupan ciptaan dari Sang Pencipta khususnya alam dan perempuan yang mengalami subordinasi lewat struktur hierarkis yang ada. Ekofeminisme juga menekankan bahwa pentingnya manusia untuk memelihara dan melestarikan alam sebaik mungkin. Ekofeminisme menawarkan sikap untuk menjadi transformatif, kooperatif, dan partisipatif dalam membangun dunia yang harmonis secara setara antara alam dan manusia baik perempuan maupun laki-laki.
Title: Kajian Ekofeminisme
Description:
Abstract: The purpose of this article is to describe analytically-critically the feminist theology (of women) and nature (ecology) that produces the conceptual movement of ecofeminism.
Women and nature both suffer from injustice and oppression, and therefore the ecofeminism movement makes a theologically constructive contribution.
A qualitative method is used in this article with a content analysis approach in discussing and then analyzing phenomena related to ecology and feminism.
The results of this study show that ecofeminism fights for the life of creation from the Creator, especially nature and women who experience subordination through existing hierarchical structures.
Ecofeminism also emphasizes the importance of humans to maintain and preserve nature as well as possible.
Ecofeminism offers an attitude to be transformative, cooperative, and participatory in building a harmonious world equally between nature and humans, both women and men.
Abstrak: Tujuan dari artikel ini adalah menjabarkan secara analitis-kritis tentang teologi feminis (perempuan) dan alam (ekologi) yang menghasilkan gerakan konseptual ekofeminisme.
Perempuan dan alam sama-sama mendapatkan ketidakadilan dan penindasan, dan oleh karenanya gerakan ekofeminisme ini memberikan kontribusi yang konstruktif secara teologis.
Metode kualitatif digunakan dalam artikel ini dengan pendekatan analisis konten dalam mendiskusikan kemudian menganalisa fenomena terkait ekologi dan feminisme.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekofeminisme memerjuangkan kehidupan ciptaan dari Sang Pencipta khususnya alam dan perempuan yang mengalami subordinasi lewat struktur hierarkis yang ada.
Ekofeminisme juga menekankan bahwa pentingnya manusia untuk memelihara dan melestarikan alam sebaik mungkin.
Ekofeminisme menawarkan sikap untuk menjadi transformatif, kooperatif, dan partisipatif dalam membangun dunia yang harmonis secara setara antara alam dan manusia baik perempuan maupun laki-laki.

Related Results

Representasi Alam dan Spiritual dalam Novel Bilangan Fu Karya Ayu Utami (Kajian Ekofeminisme)
Representasi Alam dan Spiritual dalam Novel Bilangan Fu Karya Ayu Utami (Kajian Ekofeminisme)
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dikaji melalui ekofeminisme yang bertujuan: (1) mengklasifikasi dan mengeksplanasi representasi alam melalui ekofemin...
ANALISIS EKOFEMINISME GERAKAN CHIPKO DI INDIA
ANALISIS EKOFEMINISME GERAKAN CHIPKO DI INDIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Ekofeminisme Gerakan Chipko di India ntuk mengetahui kontribusi ekofeminisme terhadap gerakan Chipko di India serta mengetahui pengaruh ...
Quining Ecofeminism: Saintifikasi Keadilan Iklim dan Gender
Quining Ecofeminism: Saintifikasi Keadilan Iklim dan Gender
Ekofeminisme sebagai teori jauh dari kata utuh untuk memecah masalah-masalah ketidakadilan iklim, gender dan bahkan masalah lain yang mungkin di bawah payung ekofeminisme. Artikel ...
Ekofeminisme Sebagai Etika Perilaku Tokoh Dalam Novel Sepasang Yang Melawan 1 Karya Jazuli Imam
Ekofeminisme Sebagai Etika Perilaku Tokoh Dalam Novel Sepasang Yang Melawan 1 Karya Jazuli Imam
Ekofeminisme sebagai pendekatan sastra ekologis memandang bahwa perempuan dan alam memiliki hubungan esensial yang khas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif d...
Wiwitan Sebagai Pergelaran Budaya Dalam Tinjauan Ekofeminisme
Wiwitan Sebagai Pergelaran Budaya Dalam Tinjauan Ekofeminisme
Penelitian ini melakukan analisis wiwitan di Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sebagai pergelaran budaya. Tradisi Wiwitan secara umum merupakan sebuah b...
PEREMPUAN SAMIN PASCA-REFORMASI: PERSPEKTIF EKOFEMINISME
PEREMPUAN SAMIN PASCA-REFORMASI: PERSPEKTIF EKOFEMINISME
Tulisan ini berangkat dari minimnya kajian sejarah yang membahas isu ekofeminisme di Indonesia. Tujuan penulisan artikel ini untuk  mendiskripsikan konsep ekofeminisme, historisita...
PENERAPAN PRINSIP EKOFEMINISME DALAM MENJAGA LINGKUNGAN PADA PEREMPUAN PEKERJA
PENERAPAN PRINSIP EKOFEMINISME DALAM MENJAGA LINGKUNGAN PADA PEREMPUAN PEKERJA
Abstract This study aims to determine the application of the principle to women workers in koperasi pemulung berdaya. The research method used is qualitative method. Researc...
PELAKSANAAN ISTIBDĀL BAGI TANAH-TANAH WAKAF DI MALAYSIA: KAJIAN PERBANDINGAN ANTARA HUKUM SYARAK DENGAN PERUNDANGAN SIVIL
PELAKSANAAN ISTIBDĀL BAGI TANAH-TANAH WAKAF DI MALAYSIA: KAJIAN PERBANDINGAN ANTARA HUKUM SYARAK DENGAN PERUNDANGAN SIVIL
Istibdāl mempunyai peranan penting terhadap tanah-tanah wakaf yang tidak produktif. Walau bagaimanapun, pelaksanaan istibdāl turut menjadi perhatian dari beberapa aspek. Kajian seb...

Back to Top