Javascript must be enabled to continue!
Studi Stabilitas Baku Pembanding Glukosamin Hidroklorida: Penerapan ISO 17034:2016 dalam Memastikan Kualitas dan Validitas Pengujian Farmasi
View through CrossRef
Baku pembanding sangat penting dalam pengawasan obat dan makanan untuk menjamin kualitas dan validitas hasil pengujian. Sesuai dengan ISO 17034:2016, PPPOMN sebagai produsen bahan acuan harus mengevaluasi dan memonitor stabilitas baku pembanding sekunder yang diproduksi. Uji stabilitas merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa kualitas produk tetap terjaga selama penyimpanan dan penggunaan. Namun, baku pembanding yang dikembangkan oleh PPPOMN belum dilakukan uji stabilitas untuk menentukan masa simpan baku pembanding tersebut. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan studi stabilitas baku pembanding glukosamin hidroklorida untuk memastikan kestabilannya selama proses transportasi, distribusi, dan penyimpanan. Studi stabilitas jangka panjang dilakukan pada suhu penyimpanan 4-8°C pada 0 bulan sebagai kontrol dan selama 72 dan 144 bulan, studi stabilitas jangka pendek dilakukan pada suhu 25°C dan 60°C pada 0 jam dan selama 72, 120, 168, dan 240 jam. Metode analisis stabilitas dengan KCKT yang tervalidasi. Stabilitas analit dianalisis dengan uji t. Hasil analisis menunjukkan baku pembanding glukosamin hidroklorida stabil pada suhu penyimpanan yang direkomendasikan selama 144 bulan stabil selama distribusi dengan maksimal suhu 60°C selama 240 jam (t hitung = 0,976). Studi membuktikan bahwa baku pembanding Glukosamin hidroklorida stabil pada kondisi penyimpanan tersebut. Dengan demikian, kualitas dan validitas hasil pengujian sediaan farmasi yang menggunakan baku pembanding tersebut dapat terjamin. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa baku pembanding Glukosamin hidroklorida memiliki kualitas yang terjamin dan dapat digunakan sepanjang disimpan pada kondisi penyimpanan dan umur simpan yang direkomendasikan. Informasi terkait kondisi penyimpanan dan umur simpan dapat dicantumkan pada label baku pembanding tersebut.
Badan Pengawas Obat dan Makanan
Title: Studi Stabilitas Baku Pembanding Glukosamin Hidroklorida: Penerapan ISO 17034:2016 dalam Memastikan Kualitas dan Validitas Pengujian Farmasi
Description:
Baku pembanding sangat penting dalam pengawasan obat dan makanan untuk menjamin kualitas dan validitas hasil pengujian.
Sesuai dengan ISO 17034:2016, PPPOMN sebagai produsen bahan acuan harus mengevaluasi dan memonitor stabilitas baku pembanding sekunder yang diproduksi.
Uji stabilitas merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa kualitas produk tetap terjaga selama penyimpanan dan penggunaan.
Namun, baku pembanding yang dikembangkan oleh PPPOMN belum dilakukan uji stabilitas untuk menentukan masa simpan baku pembanding tersebut.
Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan studi stabilitas baku pembanding glukosamin hidroklorida untuk memastikan kestabilannya selama proses transportasi, distribusi, dan penyimpanan.
Studi stabilitas jangka panjang dilakukan pada suhu penyimpanan 4-8°C pada 0 bulan sebagai kontrol dan selama 72 dan 144 bulan, studi stabilitas jangka pendek dilakukan pada suhu 25°C dan 60°C pada 0 jam dan selama 72, 120, 168, dan 240 jam.
Metode analisis stabilitas dengan KCKT yang tervalidasi.
Stabilitas analit dianalisis dengan uji t.
Hasil analisis menunjukkan baku pembanding glukosamin hidroklorida stabil pada suhu penyimpanan yang direkomendasikan selama 144 bulan stabil selama distribusi dengan maksimal suhu 60°C selama 240 jam (t hitung = 0,976).
Studi membuktikan bahwa baku pembanding Glukosamin hidroklorida stabil pada kondisi penyimpanan tersebut.
Dengan demikian, kualitas dan validitas hasil pengujian sediaan farmasi yang menggunakan baku pembanding tersebut dapat terjamin.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa baku pembanding Glukosamin hidroklorida memiliki kualitas yang terjamin dan dapat digunakan sepanjang disimpan pada kondisi penyimpanan dan umur simpan yang direkomendasikan.
Informasi terkait kondisi penyimpanan dan umur simpan dapat dicantumkan pada label baku pembanding tersebut.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Penyimpanan persediaan farmasi harus mengikuti regulasi yang berlaku untuk menjaga kualitas dan mencegah kerusakan. Tujuannya menjaga kualitas, mencegah penyalahgunaan, dan mengelo...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
Efektivitas Suplementasi Glukosamin pada Tatalaksana Osteoartritis
Efektivitas Suplementasi Glukosamin pada Tatalaksana Osteoartritis
Osteoartritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang paling umum ditemukan yang mengakibatkan disabilitas, terutama pada lansia. Angka kejadian osteoartritis setiap tahunnya sem...
Analisis Service Level Salah Satu Apotek Di Kota Bandung
Analisis Service Level Salah Satu Apotek Di Kota Bandung
Apotek merupakan fasilitas kesehatan yang memiliki tugas klinik dan non klinik. Tugas klinik dari apotek yaitu memberikan pelayanan penyerahan obat serta Bahan Habis Pakai (BHP) ke...
ANALISA SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI BINTANG PRIMA ACEH BESAR
ANALISA SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI BINTANG PRIMA ACEH BESAR
Perencanaan persediaan bahan baku merupakan salah satu peranan yang sangat penting dalam dunia industri untuk meningkatkan permintaan pasar. Sebuah perencanaan produksi akan berjal...

