Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Suplementasi Glukosamin pada Tatalaksana Osteoartritis
View through CrossRef
Osteoartritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang paling umum ditemukan yang mengakibatkan disabilitas, terutama pada lansia. Angka kejadian osteoartritis setiap tahunnya semakin bertambah dikarenakan pertambahan kejadian obesitas serta usia tua sebagai faktor risiko osteoartritis. Penatalaksanaan osteoartritis secara farmakologis hingga saat ini hanya berupa terapi simtomatik yaitu dengan pemberian antinyeri seperti analgesik dan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID), namun penggunaan obat-obat tersebut dalam jangka panjang akan menimbulkan efek samping, dari yangringan hingga berat. Karena itulah diperlukan terapi alternatif yang efektif untuk tatalaksana osteoartritis. Glukosamin merupakan komponen glikosaminoglikan pada kartilago dan berfungsi untuk mempertahankan fleksibilitas, elastisitas serta pemeliharaan sendi. Hal ini membuat banyak orang yang yakin bahwa glukosamin dapat memberi manfaat sebagai terapi komplementer dalam penatalaksanaan osteoartritis. Metode yang digunakan menggunakan kumpulan sumber pustaka sejumlah 28 artikel dari tahun 2008 hingga 2019, dimana proses pencarian menggunakan Pubmed, Google Scholar, Medline dan Science Direct. Hasil yang didapatkan dari telaah kepustakaan menunjukkan bahwa pemberian suplementasi glukosamin maupun dengan penambahan beberapa senyawa mungkin efektif untuk digunakan dalam penatalaksanaan osteoartritis.
Kata kunci: glukosamin, osteoartritis, tatalaksana
EFFECTIVITY OF GLUCOSAMINE SUPLEMENT IN OSTEOARTHRITIS MANAGEMENT
ABSTRACT
Osteoarthritis is the most common degenerative joint disease which can lead to disability, especially in elderly. The number of people affected is increasing every year due to obesity and aging of the population, as the risk factors. To this day, pharmacological management of osteoarthritis has only been symptomatic therapy, including administration of painkillers such as analgesics and Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs. However, the use of these drugs in long term will cause various adverse effects. Thus, alternative therapy with high efficacy and low toxicity are needed. Glucosamine is a component of glycosaminoglycans in cartilages that serves to maintain strength and elasticity of the joints. This makes many people believe that glucosamine could provide benefits as an additional therapy in managing osteoarthritis. The method uses a collection of research articles as many as 28 articles from 2008 to 2019, where the search process uses the Pubmed, Google Scholar, Medline and Science Direct. The results obtained from the literature study indicate that the administration of glucosamine supplementation and the addition of several compounds might be effective in managing osteoarthritis.
Keywords: glucosamine, osteoarthritis, management
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Title: Efektivitas Suplementasi Glukosamin pada Tatalaksana Osteoartritis
Description:
Osteoartritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang paling umum ditemukan yang mengakibatkan disabilitas, terutama pada lansia.
Angka kejadian osteoartritis setiap tahunnya semakin bertambah dikarenakan pertambahan kejadian obesitas serta usia tua sebagai faktor risiko osteoartritis.
Penatalaksanaan osteoartritis secara farmakologis hingga saat ini hanya berupa terapi simtomatik yaitu dengan pemberian antinyeri seperti analgesik dan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID), namun penggunaan obat-obat tersebut dalam jangka panjang akan menimbulkan efek samping, dari yangringan hingga berat.
Karena itulah diperlukan terapi alternatif yang efektif untuk tatalaksana osteoartritis.
Glukosamin merupakan komponen glikosaminoglikan pada kartilago dan berfungsi untuk mempertahankan fleksibilitas, elastisitas serta pemeliharaan sendi.
Hal ini membuat banyak orang yang yakin bahwa glukosamin dapat memberi manfaat sebagai terapi komplementer dalam penatalaksanaan osteoartritis.
Metode yang digunakan menggunakan kumpulan sumber pustaka sejumlah 28 artikel dari tahun 2008 hingga 2019, dimana proses pencarian menggunakan Pubmed, Google Scholar, Medline dan Science Direct.
Hasil yang didapatkan dari telaah kepustakaan menunjukkan bahwa pemberian suplementasi glukosamin maupun dengan penambahan beberapa senyawa mungkin efektif untuk digunakan dalam penatalaksanaan osteoartritis.
Kata kunci: glukosamin, osteoartritis, tatalaksana
EFFECTIVITY OF GLUCOSAMINE SUPLEMENT IN OSTEOARTHRITIS MANAGEMENT
ABSTRACT
Osteoarthritis is the most common degenerative joint disease which can lead to disability, especially in elderly.
The number of people affected is increasing every year due to obesity and aging of the population, as the risk factors.
To this day, pharmacological management of osteoarthritis has only been symptomatic therapy, including administration of painkillers such as analgesics and Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs.
However, the use of these drugs in long term will cause various adverse effects.
Thus, alternative therapy with high efficacy and low toxicity are needed.
Glucosamine is a component of glycosaminoglycans in cartilages that serves to maintain strength and elasticity of the joints.
This makes many people believe that glucosamine could provide benefits as an additional therapy in managing osteoarthritis.
The method uses a collection of research articles as many as 28 articles from 2008 to 2019, where the search process uses the Pubmed, Google Scholar, Medline and Science Direct.
The results obtained from the literature study indicate that the administration of glucosamine supplementation and the addition of several compounds might be effective in managing osteoarthritis.
Keywords: glucosamine, osteoarthritis, management.
Related Results
Studi Stabilitas Baku Pembanding Glukosamin Hidroklorida: Penerapan ISO 17034:2016 dalam Memastikan Kualitas dan Validitas Pengujian Farmasi
Studi Stabilitas Baku Pembanding Glukosamin Hidroklorida: Penerapan ISO 17034:2016 dalam Memastikan Kualitas dan Validitas Pengujian Farmasi
Baku pembanding sangat penting dalam pengawasan obat dan makanan untuk menjamin kualitas dan validitas hasil pengujian. Sesuai dengan ISO 17034:2016, PPPOMN sebagai produsen bahan ...
PROFIL PENDERITA OSTEOARTRITIS LUTUT DENGAN OBESITAS DI INSTALASI REHABILITASI MEDIK BLU RSUP PROF. DR. R. D KANDOU MANADO
PROFIL PENDERITA OSTEOARTRITIS LUTUT DENGAN OBESITAS DI INSTALASI REHABILITASI MEDIK BLU RSUP PROF. DR. R. D KANDOU MANADO
Abstract: osteoarthritis is derived from greek meaning bone, arthro meaning joint and itis meaning inflammation. Osteoarthritis is a degenerative joint disease that is chronic,prog...
EFEKTIFITAS BERBAGAI METODE SUPLEMENTASI PIRIDOKSIN MENGOPTIMALISASI PRODUKSI IMMUNOGLOBULIN Y (IgY) KUNING TELUR AYAM
EFEKTIFITAS BERBAGAI METODE SUPLEMENTASI PIRIDOKSIN MENGOPTIMALISASI PRODUKSI IMMUNOGLOBULIN Y (IgY) KUNING TELUR AYAM
Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengoptimalkan produksi immunoglobulin Y (IgY) kuning telur dengan metode suplementasi piridoksin. Digunakan 12 ekor ayam betina de...
SUPLEMENTASI ZAT BESI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN DEPRESI POSTPARTUM
SUPLEMENTASI ZAT BESI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN DEPRESI POSTPARTUM
Latar Belakang: Depresi postpartum (PPD) merupakan gangguan suasana hati yang dapat muncul setelah melahirkan dan berdampak negatif terhadap kesehatan ibu serta tumbuh kembang anak...
Tatalaksana fiksasi terbuka dengan Plat vs Arm Sling pada fraktur midshaft klavikula: tinjauan pustaka sistematis
Tatalaksana fiksasi terbuka dengan Plat vs Arm Sling pada fraktur midshaft klavikula: tinjauan pustaka sistematis
Background: Clavicle fracture is one of the most common fractures according to the Allman and Robinson classification. In Indonesia, clavicle fractures account for 2.6-4% of all fr...
Karakteristik Tatalaksana Pasien Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Benign di RS Sayang Rakyat Makassar
Karakteristik Tatalaksana Pasien Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Benign di RS Sayang Rakyat Makassar
Otitis Media Supuratif Kronik adalah penyakit yang sering ditemukan baik pada orang dewasa maupun anak-anak, terutama tipe benign. Beberapa kasus dapat menyebabkan abses cerebri da...
1035325 Suplementasi Vitamin B1 dan B6 Sebagai Tatalaksanan Hiperemesis Gravidarum
1035325 Suplementasi Vitamin B1 dan B6 Sebagai Tatalaksanan Hiperemesis Gravidarum
Abstrak
Hiperemesis gravidarum adalah penyakit mual muntah yang berat disertai dengan anoreksia dan berhubungan dengan masa awal masa kehamilan. Hiperemesis gravidarum sering...
Pengaruh Pemberian Madu pada Diare Akut
Pengaruh Pemberian Madu pada Diare Akut
Latar belakang. Diare masih merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, tahun 2003 angka kesakitandiare meningkat menjadi 374 per 1.000 penduduk dan episode pada balita 1,08 ka...

