Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Aktivitas Fisik Harian dengan Fungsi Kognitif pada Remaja
View through CrossRef
Pendahuluan: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan kemajuan signifikan pada kalangan remaja. Kemudahan akses terhadap gadget menunjukkan bahwa mayoritas remaja saat ini memiliki tingkat aktivitas fisik rendah. Fungsi kognitif yang baik sangat berpengaruh pada prestasi akademik dan kemampuan belajar siswa. Namun, rendahnya tingkat aktivitas fisik pada remaja dapat berdampak negatif terhadap fungsi kognitif, seperti penurunan konsentrasi dan memori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik harian dengan fungsi kognitif pada remaja di SMAN 3 Sumedang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dengan desain korelasional. Sampel ditentukan dengan cluster random sampling berdasarkan tabel Issac dan Michael, dengan jumlah 307 responden dari 3 kelas dalam masing-masing satu angkatan. Instrumen yang digunakan yaitu Physical Activity Questionnaire for Adolescent (PAQ-A) untuk mengukur aktivitas fisik dan Montreal Cognitive Assessment Versi Indonesia (MoCA-INA) untuk mengukur fungsi kognitif. Analisis data meliputi uji deskriptif dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki aktivitas fisik pada kategori rendah dan fungsi kognitif pada kategori menurun. Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara aktivitas fisik harian dan fungsi kognitif dengan nilai koefisien korelasi r= 0,755 dengan tingkat signifikasi p <0,001. Artinya, semakin rendah tingkat aktivitas fisik, maka semakin menurun fungsi kognitifnya. sebaliknya, semakin tinggi tingkat aktivitas fisik, semakin baik pula fungsi kognitif yang dimilikinya. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara aktivitas fisik harian dengan fungsi kognitif pada remaja di SMAN 3 Sumedang.
Akademi Keperawatan Bunda Delima
Title: Hubungan Aktivitas Fisik Harian dengan Fungsi Kognitif pada Remaja
Description:
Pendahuluan: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan kemajuan signifikan pada kalangan remaja.
Kemudahan akses terhadap gadget menunjukkan bahwa mayoritas remaja saat ini memiliki tingkat aktivitas fisik rendah.
Fungsi kognitif yang baik sangat berpengaruh pada prestasi akademik dan kemampuan belajar siswa.
Namun, rendahnya tingkat aktivitas fisik pada remaja dapat berdampak negatif terhadap fungsi kognitif, seperti penurunan konsentrasi dan memori.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik harian dengan fungsi kognitif pada remaja di SMAN 3 Sumedang.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dengan desain korelasional.
Sampel ditentukan dengan cluster random sampling berdasarkan tabel Issac dan Michael, dengan jumlah 307 responden dari 3 kelas dalam masing-masing satu angkatan.
Instrumen yang digunakan yaitu Physical Activity Questionnaire for Adolescent (PAQ-A) untuk mengukur aktivitas fisik dan Montreal Cognitive Assessment Versi Indonesia (MoCA-INA) untuk mengukur fungsi kognitif.
Analisis data meliputi uji deskriptif dan uji korelasi Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki aktivitas fisik pada kategori rendah dan fungsi kognitif pada kategori menurun.
Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara aktivitas fisik harian dan fungsi kognitif dengan nilai koefisien korelasi r= 0,755 dengan tingkat signifikasi p <0,001.
Artinya, semakin rendah tingkat aktivitas fisik, maka semakin menurun fungsi kognitifnya.
sebaliknya, semakin tinggi tingkat aktivitas fisik, semakin baik pula fungsi kognitif yang dimilikinya.
Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara aktivitas fisik harian dengan fungsi kognitif pada remaja di SMAN 3 Sumedang.
Related Results
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Aktivitas Fisik dapat Memelihara Fungsi Kognitif Lansia
Aktivitas Fisik dapat Memelihara Fungsi Kognitif Lansia
Lanjut usia merupakan seseorang yang usianya lebih dari enam puluh tahun. Salah satu gangguan kesehatan pada lansia adalah penurunan fungsi kognitif. Gangguan fungsi kognitif menja...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
Obesitas merupakan suatu kondisi di mana jumlah asupan energi melebihi kebutuhan sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan energi dengan energi yang digunakan. Masa remaja m...
Hubungan Karakteristik Individu, Kecemasan, dan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Di PSTW BM 2
Hubungan Karakteristik Individu, Kecemasan, dan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Di PSTW BM 2
Penuaan merupakan proses terakhir dari siklus kehidupan manusia, seiring bertambahnya usia dapat mengakibatkan berbagai perubahan pada otak sehingga menyebabkan kemunduran fungsi n...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
PEMERIKSAAN FUNGSI PENGHIDU SEBAGAI SALAH SATU UPAYA
DETEKSI DINI GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA
PEMERIKSAAN FUNGSI PENGHIDU SEBAGAI SALAH SATU UPAYA
DETEKSI DINI GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA
Penurunan kognitif akibat usia berdampak besar bagi kehidupan sehari-hari lansia dan peningkatan risiko kematiannya, serta menimbulkan beban yang besar bagi masyarakat. Domain kogn...

