Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ELEMEN VEGETASI DALAM PENATAAN RUANG KOTA PADA KORIDOR JALAN JAMIN GINTING BERASTAGI

View through CrossRef
ABSTRAK Representasi suatu ruang kota dapat diidentifikasi melalui aspek estetika lingkungan. Salah satu unsur utama lingkungan adalah vegetasi. Vegetasi berperan sebagai elemen elastis yang mampu menetralisir kakunya bangunan fisik ruko pada koridor. Keberadaan vegetasi ini perlu ditata dan dikembangkan sehingga mendapatkan estetika visual serta sebagai peneduh atau penetralisir suhu panas pada koridor. Kurang tertatanya vegetasi pada koridor baik dari segi letak maupun dimensi memberi kesan visual negatif dan gersang pada koridor, yang bertolak belakang dengan lokasi koridor yang berada dipegunungan. Penataan vegetasi pada koridor ini meliputi tata letak dan jarak vegetasi, jenis vegetasi, bentuk , ketinggian serta warna dari vegetasi tersebut. Hal ini untuk menciptakan suatu ruang kota yang nyaman, melindungi hak publik dan memiliki konsep. Oleh karena itu tujuan penelitian merumuskan konsep penataan vegetasi sehingga tercipta estetika, karakter, orientasi visual serta menciptakan lingkungan yang asri dan teduh pada koridor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil pengamatan dianalisis untuk mendapatkan konsep penataan vegetasi pada koridor Jalan Jamin Ginting Berastagi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan vegetasi pada ruang terbuka koridor kota mampu menciptakan karakteristik, estetika serta kesan ruang pada jalan. Jenis vegetasi tanaman keras yang disusun disepanjang trotoar memberikan rasa nyaman dan aman dari kendaraan bermotor bagi para pejalan kaki.
Title: ELEMEN VEGETASI DALAM PENATAAN RUANG KOTA PADA KORIDOR JALAN JAMIN GINTING BERASTAGI
Description:
ABSTRAK Representasi suatu ruang kota dapat diidentifikasi melalui aspek estetika lingkungan.
Salah satu unsur utama lingkungan adalah vegetasi.
Vegetasi berperan sebagai elemen elastis yang mampu menetralisir kakunya bangunan fisik ruko pada koridor.
Keberadaan vegetasi ini perlu ditata dan dikembangkan sehingga mendapatkan estetika visual serta sebagai peneduh atau penetralisir suhu panas pada koridor.
Kurang tertatanya vegetasi pada koridor baik dari segi letak maupun dimensi memberi kesan visual negatif dan gersang pada koridor, yang bertolak belakang dengan lokasi koridor yang berada dipegunungan.
Penataan vegetasi pada koridor ini meliputi tata letak dan jarak vegetasi, jenis vegetasi, bentuk , ketinggian serta warna dari vegetasi tersebut.
Hal ini untuk menciptakan suatu ruang kota yang nyaman, melindungi hak publik dan memiliki konsep.
Oleh karena itu tujuan penelitian merumuskan konsep penataan vegetasi sehingga tercipta estetika, karakter, orientasi visual serta menciptakan lingkungan yang asri dan teduh pada koridor.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif.
Hasil pengamatan dianalisis untuk mendapatkan konsep penataan vegetasi pada koridor Jalan Jamin Ginting Berastagi.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan vegetasi pada ruang terbuka koridor kota mampu menciptakan karakteristik, estetika serta kesan ruang pada jalan.
Jenis vegetasi tanaman keras yang disusun disepanjang trotoar memberikan rasa nyaman dan aman dari kendaraan bermotor bagi para pejalan kaki.

Related Results

PENATAAN SISTEM VEGETASI DI KORIDOR JALAN JAMIN GINTING PANCUR BATU
PENATAAN SISTEM VEGETASI DI KORIDOR JALAN JAMIN GINTING PANCUR BATU
Perencanaan sistem vegetasi yang terarah untuk suatu koridor menjadi hal penting untuk dikaji, apalagi kalau koridor tersebut merupakan ruang linear yang penting dalam suatu kota. ...
PENATAAN VEGETASI SEBAGAI IDENTITAS KARAKTER RUANG KOTA
PENATAAN VEGETASI SEBAGAI IDENTITAS KARAKTER RUANG KOTA
Keindahan visual ruang kota melalui penataan vegetasi dalam suatu koridor kota sering dianggap bukan sesuatu hal yang penting. Seperti halnya di koridor Sei Rampah, penciptaan ruan...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
ELEMEN SIRKULASI DAN PARKIR PADA PENATAAN KORIDOR JAMIN GINTING-BRASTAGI
ELEMEN SIRKULASI DAN PARKIR PADA PENATAAN KORIDOR JAMIN GINTING-BRASTAGI
Elemen Sirkulasi dan parkir merupakan bagian penting dalam membentuk identitas sebuah kota, kota Berastagi memiliki potensi-potensi ekonomi dan pariwisata yang dapat dimanfaatkan u...
Koridor Karangwangi Sebagai ‘Main Street’ Kota Cirebon
Koridor Karangwangi Sebagai ‘Main Street’ Kota Cirebon
AbstrakKoridor Karangwangi adalah salah satu Jalan protokol di kota Cirebon,yang merupakan gabungan dari 2(dua) ruas Jalan , yaitu Jalan Karanggetas dan Jalan Siliwangi. Koridor Ka...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
ANALISA KINERJA LALU LINTAS RUAS JALAN JAMIN GINTING KOTA MEDAN SIMPANG RSU. SITI HAJAR – PANCUR BATU
ANALISA KINERJA LALU LINTAS RUAS JALAN JAMIN GINTING KOTA MEDAN SIMPANG RSU. SITI HAJAR – PANCUR BATU
Perkembangan transportasi di Kota Medan berdampak pada meningkatnya pergerakan manusia, barang, dan jasa. Hal ini juga sangat menuntut meningkatnya sarana dan prasarana transportas...

Back to Top