Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Persepsi Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pekerja Konstruksi dan Faktor yang Mempengaruhinya

View through CrossRef
Background: The construction sector was one of the highest contributors to work accidents, it took up until 30% of 130,923 cases in Indonesia. PT X one of the companies engaged in the construction and noted there were 18 cases of occupational accidents in 2019. Different perceptions are one of the factors that could cause many occupational accidents. Purpose: To determine the factors associated with perceptions of occupational safety and health risks in construction workers at PT X in 2020. Methods: The total samples obtained were 85 PT X construction workers in 2020. The study was conducted from April 2020 - June 2020. Quantitative study with cross-sectional study design. Data collected was processed by univariate and bivariate analysis with a chi-square test (p0.05). The primary data collection used questionnaires and secondary data in the form of reports on the number of workers alongside the company work accident data. Results: There was a relationship between knowledge, experience, attitudes, and environmental conditions with the perception of occupational safety and health risks. Conclusions: The company can actively contribute to improving the knowledge and attitudes of construction workers through safety talks, training, installation of occupational safety and health instructions at project sites to help increase the perception of risk among construction workers.Abstrak. Latar Belakang: Sektor konstruksi menjadi salah satu penyumbang angka kecelakaan kerja tertinggi sebanyak 30% dari 130.923 kasus di Indonesia. PT X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan mencatat telah terjadi 18 kasus kecelakaan kerja di tahun 2019. Persepsi yang berbeda-beda merupakan salah satu faktor dasar penyebab kecelakaan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja konstruksi di PT X tahun 2020. Metode: Total sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 85 pekerja konstruksi PT X pada 2020. Penelitian dilakukan pada bulan April 2020 - Juni 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Pengolahan data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square (p 0.05). Pengumpulan data menggunakan alat bantu kuesioner dan data sekunder berupa laporan jumlah pekerja serta data kecelakaan kerja perusahaan. Hasil: Terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,016), pengalaman (p=0,001), sikap (p=0,001) dan kondisi lingkungan (p=0,001) terhadap persepsi risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja konstruksi PT X tahun 2020. Simpulan: Perusahaan dapat berkontribusi aktif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap para pekerja konstruksi melalui  safety talk,  pelatihan, pemasangan    instruksi keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi proyek untuk dapat membantu meningkatkan persepsi risiko pada pekerja konstruksi. 
Title: Persepsi Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pekerja Konstruksi dan Faktor yang Mempengaruhinya
Description:
Background: The construction sector was one of the highest contributors to work accidents, it took up until 30% of 130,923 cases in Indonesia.
PT X one of the companies engaged in the construction and noted there were 18 cases of occupational accidents in 2019.
Different perceptions are one of the factors that could cause many occupational accidents.
Purpose: To determine the factors associated with perceptions of occupational safety and health risks in construction workers at PT X in 2020.
Methods: The total samples obtained were 85 PT X construction workers in 2020.
The study was conducted from April 2020 - June 2020.
Quantitative study with cross-sectional study design.
Data collected was processed by univariate and bivariate analysis with a chi-square test (p0.
05).
The primary data collection used questionnaires and secondary data in the form of reports on the number of workers alongside the company work accident data.
Results: There was a relationship between knowledge, experience, attitudes, and environmental conditions with the perception of occupational safety and health risks.
Conclusions: The company can actively contribute to improving the knowledge and attitudes of construction workers through safety talks, training, installation of occupational safety and health instructions at project sites to help increase the perception of risk among construction workers.
Abstrak.
Latar Belakang: Sektor konstruksi menjadi salah satu penyumbang angka kecelakaan kerja tertinggi sebanyak 30% dari 130.
923 kasus di Indonesia.
PT X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan mencatat telah terjadi 18 kasus kecelakaan kerja di tahun 2019.
Persepsi yang berbeda-beda merupakan salah satu faktor dasar penyebab kecelakaan kerja.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja konstruksi di PT X tahun 2020.
Metode: Total sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 85 pekerja konstruksi PT X pada 2020.
Penelitian dilakukan pada bulan April 2020 - Juni 2020.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional.
Pengolahan data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square (p 0.
05).
Pengumpulan data menggunakan alat bantu kuesioner dan data sekunder berupa laporan jumlah pekerja serta data kecelakaan kerja perusahaan.
Hasil: Terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,016), pengalaman (p=0,001), sikap (p=0,001) dan kondisi lingkungan (p=0,001) terhadap persepsi risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja konstruksi PT X tahun 2020.
Simpulan: Perusahaan dapat berkontribusi aktif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap para pekerja konstruksi melalui  safety talk,  pelatihan, pemasangan    instruksi keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi proyek untuk dapat membantu meningkatkan persepsi risiko pada pekerja konstruksi.
 .

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Dampak Negative Pekerjaan Perawat Terhadap Kesehatan Tubuh Pribadi Perawat
Dampak Negative Pekerjaan Perawat Terhadap Kesehatan Tubuh Pribadi Perawat
Kegiatan di Rumah Sakit mempunyai risiko berasal dari faktor fisik, kimia, biologi, ergonomi dan psikososial, variasi, ukuran, tipe dan kelengkapan Rumah Sakit menentukan tingkat r...
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN RSUD CAMPURDARAT
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN RSUD CAMPURDARAT
Abstract                Occupational safety and health (K3) factors are very influential on the performance of a project, so they must be considered seriously. Ignoring these fact...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Tindakan Perawatan Dalam Mempertahankan Ergonomik Dan Menegah Hazard Psikososial
Tindakan Perawatan Dalam Mempertahankan Ergonomik Dan Menegah Hazard Psikososial
Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit (K3RS) yaitu segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan bagi sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pe...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...

Back to Top