Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AKTA PERDAMAIAN PERKARA WANPRESTASI YANG BERKEKUATAN HUKUM

View through CrossRef
Salah satu persoalan yang sering timbul dalam suatu perjanjian adalah wanprestasi, yang  dapat mengakibatkan pihak kreditur mengalami kerugian akibat debitur  yang cidera janji.  . di sidang pertama biasanya hakim menawarkan akta perdamaian. Ketika disetujui para oihak maka diterbitkan Akta Perdamaian oleh pengadilan. Akta perdamaian putusan hakim mempunyai kekuatan yang mengikat bagi pihak yang berperkara dan ada kepastian hukum serta mempunyai kekuatan eksekutorial yaitu kekuatan untuk dilaksanakannya apa yang ditetapkan dalam putusan itu secara paksa oleh alat-alat negara. Demikian juga dengan putusan PN No 29/Pdt.G.S/2019/PN.Unr. Permasalahannya adalah apakah putusan nomor 29/Pdt.G.S/2019/PN.Unr dapat diajukan  banding   ataupun   kasasi, bagaimanakah penyelesaiannya jika   pihak   tergugat   dalam  akta perdamaian tidak menaati isi dari akta tersebut. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, yaitu dilakukan dengan cara mempelajari perundang-undangan, teori-teori dan konsep-konsep  yang  berhubungan dengan permasalahan  yang akan diteliti.   Dari hasil Analisa diperoleh simpulan bahwa kekuatan hukum  pada akta perdamaian diatur dalam Pasal 1858 KUHPerdata dan Pasal 130 ayat (2) dan  (3)   HIR.   Akta  Perdamaian   ini hakekatnya tidak dapat dibatalkan. Akta Perdamaian dapat   dimintakan  pembatalannya,   apabila   isinya bertentangan dengan undang-undang. Dasar hukumnya Putusan MA Nomor 454 K/Pdt/1991. Penggugat  maupun Pihak  Tergugat  harus tunduk  terhadap  isi dari  Akta Perdamaian  tersebut,  karena merupakan kesepakatan Bersama. Akta Perdamaian tidak  dapat diajukan banding ataupun kasasi. Dasar hukumnya Pasal 130 ayat (2) HIR. Apabila tergugat tidak mematuhi putusan Akta Perdamaian maka dapat di eksekusi dengan cara paksa melalui pengadilan. Dasarnya (Pasal 196 (HIR) dan Pasal 207 Rechtreglement voor de Buitengewesten (RBG).   Kata Kunci: Perdamaian, Kekuatan Hukum,  HIR dan RBG
Title: AKTA PERDAMAIAN PERKARA WANPRESTASI YANG BERKEKUATAN HUKUM
Description:
Salah satu persoalan yang sering timbul dalam suatu perjanjian adalah wanprestasi, yang  dapat mengakibatkan pihak kreditur mengalami kerugian akibat debitur  yang cidera janji.
 .
di sidang pertama biasanya hakim menawarkan akta perdamaian.
Ketika disetujui para oihak maka diterbitkan Akta Perdamaian oleh pengadilan.
Akta perdamaian putusan hakim mempunyai kekuatan yang mengikat bagi pihak yang berperkara dan ada kepastian hukum serta mempunyai kekuatan eksekutorial yaitu kekuatan untuk dilaksanakannya apa yang ditetapkan dalam putusan itu secara paksa oleh alat-alat negara.
Demikian juga dengan putusan PN No 29/Pdt.
G.
S/2019/PN.
Unr.
Permasalahannya adalah apakah putusan nomor 29/Pdt.
G.
S/2019/PN.
Unr dapat diajukan  banding   ataupun   kasasi, bagaimanakah penyelesaiannya jika   pihak   tergugat   dalam  akta perdamaian tidak menaati isi dari akta tersebut.
Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, yaitu dilakukan dengan cara mempelajari perundang-undangan, teori-teori dan konsep-konsep  yang  berhubungan dengan permasalahan  yang akan diteliti.
  Dari hasil Analisa diperoleh simpulan bahwa kekuatan hukum  pada akta perdamaian diatur dalam Pasal 1858 KUHPerdata dan Pasal 130 ayat (2) dan  (3)   HIR.
   Akta  Perdamaian   ini hakekatnya tidak dapat dibatalkan.
Akta Perdamaian dapat   dimintakan  pembatalannya,   apabila   isinya bertentangan dengan undang-undang.
Dasar hukumnya Putusan MA Nomor 454 K/Pdt/1991.
Penggugat  maupun Pihak  Tergugat  harus tunduk  terhadap  isi dari  Akta Perdamaian  tersebut,  karena merupakan kesepakatan Bersama.
Akta Perdamaian tidak  dapat diajukan banding ataupun kasasi.
Dasar hukumnya Pasal 130 ayat (2) HIR.
Apabila tergugat tidak mematuhi putusan Akta Perdamaian maka dapat di eksekusi dengan cara paksa melalui pengadilan.
Dasarnya (Pasal 196 (HIR) dan Pasal 207 Rechtreglement voor de Buitengewesten (RBG).
  Kata Kunci: Perdamaian, Kekuatan Hukum,  HIR dan RBG.

Related Results

Kedudukan Hukum Notaris, Akta Notaris Dan Saksi Akta Sebagai Alat Bukti Perkara Perdata
Kedudukan Hukum Notaris, Akta Notaris Dan Saksi Akta Sebagai Alat Bukti Perkara Perdata
Abstract Civil law cases of tort lawsuits for an agreement set forth in the form of a notarial deed still dominate the amount recorded in the clerkship of the district court....
PERTANGGUNGJAWABAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH TERHADAP AKTA YANG DIBUATNYA YANG MENIMBULKAN PERKARA PIDANA
PERTANGGUNGJAWABAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH TERHADAP AKTA YANG DIBUATNYA YANG MENIMBULKAN PERKARA PIDANA
Pejabat Pembuat Akta Tanah PPAT mempunyai wewenang membuat akta otentik, PPAT dalam menjalakan tugas dan jabatannya berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2016 Tentang...
KEDUDUKAN HUKUM SALINAN AKTA NOTARIS DALAM HAL TERJADI MUSNAHNYA MINUTA AKTA
KEDUDUKAN HUKUM SALINAN AKTA NOTARIS DALAM HAL TERJADI MUSNAHNYA MINUTA AKTA
Kewajiban Notaris menyimpan minuta akta dinyatakan dalam 16 ayat (1)huruf b Undang-Undang Jabatan Notaris karena Protokol Notaris merupakan Arsip Negara. Ketentuan mengenai pengelu...
TANGGUNG JAWAB NOTARIS ATAS PELANGGARAN TERHADAP PENANDATANGANAN AKTA YANG TIDAK DILAKUKAN DIHADAPAN NOTARIS
TANGGUNG JAWAB NOTARIS ATAS PELANGGARAN TERHADAP PENANDATANGANAN AKTA YANG TIDAK DILAKUKAN DIHADAPAN NOTARIS
Abstract            The deed made by or before a Notary is an authentic deed, the party who denies the truth of an authentic deed must be able to prove otherwise. It is necessary t...
REVIEW OF ISLAMIC LAW ON DEFAULTS IN WORKING AGREEMENTS FOR PERMANENT LECTURERS AT WEST JAVA PRIVATE RELIGIOUS UNIVERSITIES (PTKS)
REVIEW OF ISLAMIC LAW ON DEFAULTS IN WORKING AGREEMENTS FOR PERMANENT LECTURERS AT WEST JAVA PRIVATE RELIGIOUS UNIVERSITIES (PTKS)
Introduction/Main Objectives: This study aims to determine the concept of default carried out by lecturers and private religious colleges (PTKS) in terms of Islamic law perspective...
Akta-Akta Perjanjian Yang Dibuat Secara Billingual Dengan Menggunakan Digital Signature
Akta-Akta Perjanjian Yang Dibuat Secara Billingual Dengan Menggunakan Digital Signature
Aktivitas bisnis transaksi kontrak merupakan salah satu penunjang Aktivitas bisnis transaksi kontrak merupakan salah satu penunjang perkembangan ekonomi. Tidaklah mengherankan kont...
Mediasi Penal Sebagai Bentuk Penanganan Perkara Anak
Mediasi Penal Sebagai Bentuk Penanganan Perkara Anak
Penelitian ini ditujukan untuk menyelesaikan perkara pidana anak melalui mediasi penal sebagai bentuk diversi (pengalihan) dalam penyelesaian perkara pidana anak di Indonesia, dapa...

Back to Top