Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Orangtua tentang Diare pada Balita di RSCM Kiara
View through CrossRef
Latar belakang. Diare masih merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita di Indonesia. Tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku orangtua tentang diare dapat berpengaruh terhadap angka kejadian diare pada balita. Tujuan. Mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang diare, serta hubungan antar variabel tersebut. Metode. Penelitian potong lintang ini dilakukan di RSCM Kiara pada September 2015. Data diperoleh dari wawancara dengan orangtua berdasarkan kuesioner. Analisis statistik dilakukan dengan Chi-square atau uji Fischer. Hasil. Di antara 102 subyek, terdapat 101 (99%) subjek memiliki tingkat pengetahuan baik, 55 (54%) subjek memiliki sikap positif, dan 55 (54%) memiliki perilaku baik tentang diare. Tidak ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan perilaku (p=0,353) dan antara sikap dengan perilaku orangtua tentang diare (p=0,290). Kesimpulan. Hampir seluruh orangtua memiliki tingkat pengetahuan yang baik, dan mayoritas subyek mempunyai sikap dan perilaku yang baik tentang diare. Pengetahuan dan sikap orangtua tidak berhubungan dengan perilaku tentang diare pada anak.
Paediatrica Indonesiana - Indonesian Pediatric Society
Title: Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Orangtua tentang Diare pada Balita di RSCM Kiara
Description:
Latar belakang.
Diare masih merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita di Indonesia.
Tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku orangtua tentang diare dapat berpengaruh terhadap angka kejadian diare pada balita.
Tujuan.
Mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang diare, serta hubungan antar variabel tersebut.
Metode.
Penelitian potong lintang ini dilakukan di RSCM Kiara pada September 2015.
Data diperoleh dari wawancara dengan orangtua berdasarkan kuesioner.
Analisis statistik dilakukan dengan Chi-square atau uji Fischer.
Hasil.
Di antara 102 subyek, terdapat 101 (99%) subjek memiliki tingkat pengetahuan baik, 55 (54%) subjek memiliki sikap positif, dan 55 (54%) memiliki perilaku baik tentang diare.
Tidak ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan perilaku (p=0,353) dan antara sikap dengan perilaku orangtua tentang diare (p=0,290).
Kesimpulan.
Hampir seluruh orangtua memiliki tingkat pengetahuan yang baik, dan mayoritas subyek mempunyai sikap dan perilaku yang baik tentang diare.
Pengetahuan dan sikap orangtua tidak berhubungan dengan perilaku tentang diare pada anak.
Related Results
Gambaran Perilaku Masyarakat terhadap terjadinya Diare pada Balita di Wilayah Lingkungan I,II,III,IV, Daerah Aliran Sungai , Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan
Gambaran Perilaku Masyarakat terhadap terjadinya Diare pada Balita di Wilayah Lingkungan I,II,III,IV, Daerah Aliran Sungai , Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan
Abstrak
Latar Belakang : Diare adalah penyebab umum pada tingkat kematian yang terjadi di negara berkembang, tingkat penyebab pertama kematian balita (di bawah lima tahun) di...
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUMPANG
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUMPANG
Diare adalah keadadan frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali bagi anak, konsistensi feses encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lendir dan dara...
Faktor-Faktor Perilaku Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita
Faktor-Faktor Perilaku Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita
Diare merupakan penyebab kematian terbesar ke dua pada Balita di Dunia setelah penyakit Pneumonia. Diare adalah suau keadaan peradangan pada mukosa lambung dan usus halus yang meng...
PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP INSIDEN DIARE PADA BALITA
PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP INSIDEN DIARE PADA BALITA
Penyakit diare tetap menjadi masalah kesehatan global, terutama di negara-negara berkembang. Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan sering kali berpotensi menjadi Kejadi...
Gambaran Kejadian Diare pada Balita di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar
Gambaran Kejadian Diare pada Balita di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar
Abstrak
Diare merupakan suatu penyakit buang air besar dengan frekuensi 3 kali atau lebih per hari yang berbentuk lunak dan cair serta dapat disertai darah, lendir, dan lemak. Dia...
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
Abstrak : Tuberkulosis (TB) dan stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan stunting dengan kejadian TB pada anak usia 1-59 ...
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...
Dampak sanitasi dan perilaku higiene terhadap kejadian diare pada balita
Dampak sanitasi dan perilaku higiene terhadap kejadian diare pada balita
Salah satu penyebab utama sakit anak kecil adalah diare. Penyakit ini berhubungan dengan kebersihan lingkungan. Balita menjadi kelompok rentan karena sistem kekebalan tubuh yang be...

