Javascript must be enabled to continue!
SIKAP IBU DALAM PENANGANAN DIARE PADA ANAK BALITA
View through CrossRef
Diare menjadi urutan kedelapan penyebab kematian terbesar bagi balita di dunia juga di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan seriusnya dampak akibat diare yang terjadi, seperti adanya dehidrasi, malnutrisi, bahkan kematian, sehingga penanganan diare harus menjadi penentu keberhasilan pencegahan pertumbuhan kasus, penting bagi ibu dalam memberikan tanggung jawab dan perhatian terhadap balita dalam sikap penanganan diare. Tujuan ini penelitian ini mengetahui gambaran sikap ibu dalam penanganan diare pada anak balita di Puskesmas Harapan Raya. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskriptif, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling terhadap 85 responden, dari jumlah populasi sebanyak 107 orang. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner skala likert dengan analisa univariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan mayoritas responden memiliki sikap positif dalam penanganan diare sebanyak 46 orang (54,1%), namun dilihat dari karakteristik responden berdasarkan sikap mayoritas ibu dengan usia dewasa awal (21- 35 tahun) sebanyak 23 orang (27,1%) memiliki sikap negatif, mayoritas ibu berpendidikan tinggi Diploma hingga Sarjana sebanyak 37 orang (43,5%) memiliki sikap negatif, sedangkan pekerjaan IRT sebanyak 23 orang (27,1%) ibu bersikap positif dan negatif sama banyak. Alasan ibu memiliki sikap positif dikarenakan, Ibu sangat setuju penanganan diare pada balita untuk membawa ke pelayanan kesehatan seperti, Puskesmas dan Rumah Sakit, sedangkan ibu bersikap negatif dikarenakan, ibu sangat tidak setuju menghentikan pemberian makanan pada balita dan lebih banyak memberikan asupan air saja. Berdasarkan sikap yang digambarkan menandakan bahwasanya ibu harus lebih aktif untuk mencari informasi dalam memilih penanganan diare secara baik pada balita, dan pihak Puskesmas Harapan Raya dapat melakukan promosi kesehatan terkait penanganan diare pada balita.
Title: SIKAP IBU DALAM PENANGANAN DIARE PADA ANAK BALITA
Description:
Diare menjadi urutan kedelapan penyebab kematian terbesar bagi balita di dunia juga di Indonesia.
Hal tersebut dikarenakan seriusnya dampak akibat diare yang terjadi, seperti adanya dehidrasi, malnutrisi, bahkan kematian, sehingga penanganan diare harus menjadi penentu keberhasilan pencegahan pertumbuhan kasus, penting bagi ibu dalam memberikan tanggung jawab dan perhatian terhadap balita dalam sikap penanganan diare.
Tujuan ini penelitian ini mengetahui gambaran sikap ibu dalam penanganan diare pada anak balita di Puskesmas Harapan Raya.
Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskriptif, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling terhadap 85 responden, dari jumlah populasi sebanyak 107 orang.
Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner skala likert dengan analisa univariat.
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan mayoritas responden memiliki sikap positif dalam penanganan diare sebanyak 46 orang (54,1%), namun dilihat dari karakteristik responden berdasarkan sikap mayoritas ibu dengan usia dewasa awal (21- 35 tahun) sebanyak 23 orang (27,1%) memiliki sikap negatif, mayoritas ibu berpendidikan tinggi Diploma hingga Sarjana sebanyak 37 orang (43,5%) memiliki sikap negatif, sedangkan pekerjaan IRT sebanyak 23 orang (27,1%) ibu bersikap positif dan negatif sama banyak.
Alasan ibu memiliki sikap positif dikarenakan, Ibu sangat setuju penanganan diare pada balita untuk membawa ke pelayanan kesehatan seperti, Puskesmas dan Rumah Sakit, sedangkan ibu bersikap negatif dikarenakan, ibu sangat tidak setuju menghentikan pemberian makanan pada balita dan lebih banyak memberikan asupan air saja.
Berdasarkan sikap yang digambarkan menandakan bahwasanya ibu harus lebih aktif untuk mencari informasi dalam memilih penanganan diare secara baik pada balita, dan pihak Puskesmas Harapan Raya dapat melakukan promosi kesehatan terkait penanganan diare pada balita.
Related Results
Hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan Sikap dan Tindakan Penanganan Diare dalam Mencegah Dehidrasi pada Anak Balita di RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali
Hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan Sikap dan Tindakan Penanganan Diare dalam Mencegah Dehidrasi pada Anak Balita di RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali
Diare adalah salah satu permasalahan sekaligus penyebab kematian utama pada anak, khususnya di negara berkembang. Diare pada balita dapat menyebabkan dehidrasi hingga kematian. Ibu...
Karakteristik Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Biru Kabupaten Bone
Karakteristik Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Biru Kabupaten Bone
Kesehatan merupakan salah satu aspek dari kehidupan masyarakat mutu hidup, produktifitas tenaga kerja, angka kesakitan dan kematian yang tinggi pada bayi dan anak-anak. Penelitian ...
PENGUATAN PERAN KADER DALAM PENGENALAN TANDA BAHAYA DIARE PADA BALITA MELALUI PENDEKATAN MTBS DI POSYANDU KAMBOJA, PUSKESMAS SIKUMANA, KOTA KUPANG
PENGUATAN PERAN KADER DALAM PENGENALAN TANDA BAHAYA DIARE PADA BALITA MELALUI PENDEKATAN MTBS DI POSYANDU KAMBOJA, PUSKESMAS SIKUMANA, KOTA KUPANG
: Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan pada balita di Indonesia, termasuk di Kota Kupang. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang tanda bahaya diare serta kuran...
Hubungan Faktor Sosiodemografi Terhadap Pencegahan Diare Pada Balita Di Puskesmas Padang Selasa Palembang
Hubungan Faktor Sosiodemografi Terhadap Pencegahan Diare Pada Balita Di Puskesmas Padang Selasa Palembang
Diare merupakan penyebab kematian nomor satu pada bayi 31.4 persen, balita 25.2 persen, dan ke empat pada semua golongan 13.2 persen. Di Sumatera Selatan pada tahun 2020 angka keja...
Gambaran Perilaku Masyarakat terhadap terjadinya Diare pada Balita di Wilayah Lingkungan I,II,III,IV, Daerah Aliran Sungai , Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan
Gambaran Perilaku Masyarakat terhadap terjadinya Diare pada Balita di Wilayah Lingkungan I,II,III,IV, Daerah Aliran Sungai , Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan
Abstrak
Latar Belakang : Diare adalah penyebab umum pada tingkat kematian yang terjadi di negara berkembang, tingkat penyebab pertama kematian balita (di bawah lima tahun) di...
Hubungan Pemberian Suplemen Zinc Dengan Frekuensi Diare Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Tahun 2025
Hubungan Pemberian Suplemen Zinc Dengan Frekuensi Diare Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Tahun 2025
Berdasarkan data dinas kesehatan kota Batam Puskesmas Baloi Permai memiliki jumlah anak diare tertinggi pada tahun 2023 sebanyak 389 kasus diare pada anak. WHO merekomendasikan pen...
Faktor-Faktor Perilaku Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita
Faktor-Faktor Perilaku Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita
Diare merupakan penyebab kematian terbesar ke dua pada Balita di Dunia setelah penyakit Pneumonia. Diare adalah suau keadaan peradangan pada mukosa lambung dan usus halus yang meng...
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN DIARE DENGAN DERAJAT DEHIDRASI BALITA DI RSUD ABDUL RIVAI BERAU
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN DIARE DENGAN DERAJAT DEHIDRASI BALITA DI RSUD ABDUL RIVAI BERAU
Latar Belakang :Balita yang mengalami diare dapat menyebabkan dehidrasi dan kondisi yang mengancam nyawa.pengetahuan ibu menjadi dasar utama tindakan cepat guna memberikan pertolon...

