Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Biaya Produksi dan Penerimaan

View through CrossRef
PenerimaanPenerimaan (revenue) adalah penerimaan produsen dari hasil penjualanproduksinya. Ada beberapa konsep penerimaan yang penting dalam melakukan analisis perilaku produsen yaitu;a. Penerimaan Total (Total Revenue / TR)Total penerimaan perusahaan dari hasil penjualan produksinya (output) atau hasil perkalian antara jumlah produksi yang terjual dengan harga jual produk.TR = Pq x QPenerimaan Rata-rata (Average Revenue / AR) Penerimaan perusahaan per unit produk yang mampu dijual oleh perusahaan atau harga jual produk per unit.b. Penerimaan Marginal (Marginal Revenue / MR)c. Kenaikan dari penerimaan total (TR) yang disebabkan pertambahan penjualan 1 unit produk (output) Hubungan antara TR, AR dan MR dapat digambarkan dalam dua model yaitu;1) Kurva Permintaan MenurunAsumsikan bahwa kurva permintaan yang dihadapi oleh produsenadalah menurun, yang berarti bahwa ia bisa menjual lebih banyak output hanya dengan menurunkan harga jual. Sifat hubungan dari ketiga konsep penerimaan tersebut: TR menaik selama elastisitas harga Eh dari kurva permintaanD (yang tidak lain adalah kurva AR) adalah lebih besar dari satu. TR mencapai maksimum persis pada pertengahan dari kurva permintaan yaitu dimana elastisitas harga sama dengan satu. TR menurun pada daerah dimana kurva permintaan mempunyai elastisitas harga yang lebih kecil dari satu. TR menaik selama MR positif,mencapai maksimum bila MR = 0 dan menurun bila MR negatif.2) Kurva Permintaan Horizontal.Keadaan dimana produsen menghadapi kurva permintaan yanghorizontal (dimana terjadi pada suatu perusahaan dalam pasar persaingan sempurna), yang berarti bahwa harga jual per unit yang diterimaprodusen tetap, berapa pun volume output yang dijual. Dalam model ini TR berupa garis lurus yang menaik, tanpa ada posisi maksimum MR ternyata sama dengan (AR=P) dan tidak pernah bernilai negatif
Center for Open Science
Title: Biaya Produksi dan Penerimaan
Description:
PenerimaanPenerimaan (revenue) adalah penerimaan produsen dari hasil penjualanproduksinya.
Ada beberapa konsep penerimaan yang penting dalam melakukan analisis perilaku produsen yaitu;a.
Penerimaan Total (Total Revenue / TR)Total penerimaan perusahaan dari hasil penjualan produksinya (output) atau hasil perkalian antara jumlah produksi yang terjual dengan harga jual produk.
TR = Pq x QPenerimaan Rata-rata (Average Revenue / AR) Penerimaan perusahaan per unit produk yang mampu dijual oleh perusahaan atau harga jual produk per unit.
b.
Penerimaan Marginal (Marginal Revenue / MR)c.
Kenaikan dari penerimaan total (TR) yang disebabkan pertambahan penjualan 1 unit produk (output) Hubungan antara TR, AR dan MR dapat digambarkan dalam dua model yaitu;1) Kurva Permintaan MenurunAsumsikan bahwa kurva permintaan yang dihadapi oleh produsenadalah menurun, yang berarti bahwa ia bisa menjual lebih banyak output hanya dengan menurunkan harga jual.
Sifat hubungan dari ketiga konsep penerimaan tersebut: TR menaik selama elastisitas harga Eh dari kurva permintaanD (yang tidak lain adalah kurva AR) adalah lebih besar dari satu.
TR mencapai maksimum persis pada pertengahan dari kurva permintaan yaitu dimana elastisitas harga sama dengan satu.
TR menurun pada daerah dimana kurva permintaan mempunyai elastisitas harga yang lebih kecil dari satu.
TR menaik selama MR positif,mencapai maksimum bila MR = 0 dan menurun bila MR negatif.
2) Kurva Permintaan Horizontal.
Keadaan dimana produsen menghadapi kurva permintaan yanghorizontal (dimana terjadi pada suatu perusahaan dalam pasar persaingan sempurna), yang berarti bahwa harga jual per unit yang diterimaprodusen tetap, berapa pun volume output yang dijual.
Dalam model ini TR berupa garis lurus yang menaik, tanpa ada posisi maksimum MR ternyata sama dengan (AR=P) dan tidak pernah bernilai negatif.

Related Results

PENERAPAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI CHEMICAL PADA PT “X” DI SURABAYA
PENERAPAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI CHEMICAL PADA PT “X” DI SURABAYA
PT X adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi bahan kimia (Chemical) yang digunakan sebagai bahan pelumas untuk mesin dan peralatan pabrik. Selama ini, PT X dalam menghitung h...
ANALISIS PERHITUNGAN HPP (HARGA POKOK PRODUKSI) MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DI CV. EKA JAYA TABALONG
ANALISIS PERHITUNGAN HPP (HARGA POKOK PRODUKSI) MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DI CV. EKA JAYA TABALONG
Harga pokok produksi merupakan komponen krusial dalam menentukan profitabilitas suatu perusahaan,.Secara umum, biaya produksi dibagi menjadi tiga unsur utama yaitu biaya bahan baku...
Evaluasi Biaya Produksi pada Penerapan Sistem Pengendalian Manajemen pada Perusahaan Manufaktur
Evaluasi Biaya Produksi pada Penerapan Sistem Pengendalian Manajemen pada Perusahaan Manufaktur
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biaya produksi dengan menerapkan sistem pengendalian manajemen pada industri manufaktur menggunakan biaya standar dan analisis varians s...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Analisis Perhitungan Biaya Harga Pokok Produksi pada UMKM Neira Bakery Bojonegoro
Analisis Perhitungan Biaya Harga Pokok Produksi pada UMKM Neira Bakery Bojonegoro
Harga pokok produksi adalah seluruh biaya yang berkaitan dengan suatu produk berupa biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead produksi. Harga pokok produksi...
Peningkatan Pemahaman dan Perhitungan Produksi pada UMKM di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor
Peningkatan Pemahaman dan Perhitungan Produksi pada UMKM di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor
Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan perhitungan produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi di industri ...
ANALISIS USAHA INDUSTRI TEMPE KEDELAI DI DESA KACANGAN KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG
ANALISIS USAHA INDUSTRI TEMPE KEDELAI DI DESA KACANGAN KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG
Tempe merupakan sumber protein dan serat yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Meskipun tergolong sebagai bahan pangan tradisional, tempe masih banyak digemari oleh masyarakat ki...
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...

Back to Top