Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONTRIBUSI PENDIDIKAN MORAL SEBAGAI MEDIA ANTI KORUPSI PADA MAHASISWA

View through CrossRef
Pendidikan moral merupakan salah satu strategi utama dalam membentuk sikap antikorupsi di kalangan mahasiswa, yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan moral dalam membentuk sikap antikorupsi mahasiswa melalui pendekatan literature review. Berdasarkan analisis terhadap berbagai literatur, ditemukan bahwa pendidikan moral efektif dalam menanamkan nilai-nilai dasar seperti kejujuran, tanggung jawab, dan integritas yang sangat penting untuk mencegah perilaku koruptif. Pendekatan pendidikan moral yang interaktif dan partisipatif, seperti diskusi dan studi kasus, terbukti mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang dampak korupsi dan mengasah kemampuan kritis mereka dalam mengenali serta menghindari perilaku tidak etis. Artikel ini juga menemukan bahwa penerapan nilai-nilai budaya lokal, seperti nilai-nilai Pancasila, menjadi faktor penting yang memperkuat keberhasilan pendidikan moral dalam membangun karakter antikorupsi pada mahasiswa. Dukungan yang kuat dari lingkungan akademik dan keterlibatan berbagai pihak di perguruan tinggi berperan dalam menciptakan kondisi yang kondusif untuk pembelajaran moral, yang pada akhirnya membantu mahasiswa menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi secara lebih mendalam. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendidikan moral yang didukung oleh lingkungan pendidikan yang baik mampu menciptakan generasi muda berintegritas tinggi, yang siap untuk memerangi korupsi di masa depan.
Title: KONTRIBUSI PENDIDIKAN MORAL SEBAGAI MEDIA ANTI KORUPSI PADA MAHASISWA
Description:
Pendidikan moral merupakan salah satu strategi utama dalam membentuk sikap antikorupsi di kalangan mahasiswa, yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat.
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan moral dalam membentuk sikap antikorupsi mahasiswa melalui pendekatan literature review.
Berdasarkan analisis terhadap berbagai literatur, ditemukan bahwa pendidikan moral efektif dalam menanamkan nilai-nilai dasar seperti kejujuran, tanggung jawab, dan integritas yang sangat penting untuk mencegah perilaku koruptif.
Pendekatan pendidikan moral yang interaktif dan partisipatif, seperti diskusi dan studi kasus, terbukti mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang dampak korupsi dan mengasah kemampuan kritis mereka dalam mengenali serta menghindari perilaku tidak etis.
Artikel ini juga menemukan bahwa penerapan nilai-nilai budaya lokal, seperti nilai-nilai Pancasila, menjadi faktor penting yang memperkuat keberhasilan pendidikan moral dalam membangun karakter antikorupsi pada mahasiswa.
Dukungan yang kuat dari lingkungan akademik dan keterlibatan berbagai pihak di perguruan tinggi berperan dalam menciptakan kondisi yang kondusif untuk pembelajaran moral, yang pada akhirnya membantu mahasiswa menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi secara lebih mendalam.
Artikel ini menyimpulkan bahwa pendidikan moral yang didukung oleh lingkungan pendidikan yang baik mampu menciptakan generasi muda berintegritas tinggi, yang siap untuk memerangi korupsi di masa depan.

Related Results

Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
characterized by integrity, transparency, and a commitment to combating corruption. This research aims to explore the importance of anti-corruption education among students as an e...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI ANAK USIA DINI
PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI ANAK USIA DINI
Korupsi merupakan suatu Tindakan melawan hukum yang dilakukan dengan kondisi yang sadar akan konsekuensinya yaitu merugikan keuangan Negara. Oknum yang melakukan tindak korupsi sec...
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
Pasal 18  Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 menyebut...
PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA
PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA
Korupsi di Indonesia sudah menjadi permasalahan mendasar bahkan telah mengakar sederikian dalam sehingga sulit untuk diberantas. Hal ini terlihat semakin lama tindak pidana korupsi...
Pendidikan Anti Korupsi Di Perguruan Tinggi Sebagai Upaya Preventif Pencegahan Korupsi
Pendidikan Anti Korupsi Di Perguruan Tinggi Sebagai Upaya Preventif Pencegahan Korupsi
Upaya pemberantasan korupsi tidak dapat mengandalkan semata-mata pada upaya penindakan yang menjadi kewenangan institusi penegak hukum. Upaya pencegahan korupsi dengan ikut serta m...
Membangun Generasi yang Jujur dan Berintegritas Melalui Sosialisasi Anti Korupsi
Membangun Generasi yang Jujur dan Berintegritas Melalui Sosialisasi Anti Korupsi
Pendidikan Anti Korupsi merupakan strategi penting dalam pembentukan karakter anak yang berintegritas dan tidak terlibat dalam perbuatan korupsi. Kejujuran adalah salah satu nilai ...
Pengembangan Media Ajar PETISI atau Pendidikan Anti-Korupsi
Pengembangan Media Ajar PETISI atau Pendidikan Anti-Korupsi
ABSTRAKSI: Pengembangan media ajar mata kuliah PETISI, atau Pendidikan Anti-Korupsi, berbasis visual komik diharapkan dapat membantu mahasiswa dan generasi muda untuk menjadi agen ...

Back to Top