Javascript must be enabled to continue!
Pengukuran Kinerja SDM Layanan Publik
View through CrossRef
Pengukuran kinerja pelayanan publik sering dikaitkan dengan pengukuran kinerja pemerintah, karena pelayanan publik merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah, sehingga ukuran kinerja pemerintah dapat dilihat dari kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan publik. Dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan dan pelayanan publik yang baik, efisien, efektif dan berkualitas, pegawai ASN harus profesional, bertanggung jawab, adil, jujur dan kompeten di bidangnya, sehingga pengukuran kinerja SDM layanan public juga menjadi penting. Dalam hal ini, penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis konten, dimana pengukuran dilakukan dengan membandingkan aspek pada Laporan Kinerja Pemerintah (LKIP) dengan aspek pengukuran SDM pada penilaian unit pelayanan publik Kementerian PAN dan RB. Dengan membandingkan aspek pengukuran SDM dalam pelayanan publik antara Peraturan Menteri PAN dan RB No. 38 Tahun 2012 dengan Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat, ditemukan adanya perbedaan pengukuran SDM. Meskipun Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat menerima penghargaan Sinovik dengan menggunakan aspek pengukuran SDM yang sama, namun dalam hal operasional fungsi SDM, kedua Provinsi memiliki pengukuran yang berbeda. Rekomendasi berdasarkan hasil penelitian standardisasi dapat diimplementasikan di tingkat nasional dengan memasukkan aspek pengukuran SDM dari penilaian kinerja unit publik Peraturan Menteri PAN RB No. 38 Tahun 2012 ke dalam Key Performance Indicator/ Indikator Kinerja Utama (IKU) seluruh instansi pemerintah, baik pusat dan daerah, sedangkan indikator selain Peraturan Menteri PAN dan RB No. 38 Tahun 2012 yang digunakan oleh instansi pusat dan daerah digunakan sebagai Indikator Kinerja Tambahan (IKT).Kata Kunci: Pengukuran Kinerja, Kinerja SDM, Layanan Publik
Title: Pengukuran Kinerja SDM Layanan Publik
Description:
Pengukuran kinerja pelayanan publik sering dikaitkan dengan pengukuran kinerja pemerintah, karena pelayanan publik merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah, sehingga ukuran kinerja pemerintah dapat dilihat dari kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan publik.
Dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan dan pelayanan publik yang baik, efisien, efektif dan berkualitas, pegawai ASN harus profesional, bertanggung jawab, adil, jujur dan kompeten di bidangnya, sehingga pengukuran kinerja SDM layanan public juga menjadi penting.
Dalam hal ini, penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis konten, dimana pengukuran dilakukan dengan membandingkan aspek pada Laporan Kinerja Pemerintah (LKIP) dengan aspek pengukuran SDM pada penilaian unit pelayanan publik Kementerian PAN dan RB.
Dengan membandingkan aspek pengukuran SDM dalam pelayanan publik antara Peraturan Menteri PAN dan RB No.
38 Tahun 2012 dengan Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat, ditemukan adanya perbedaan pengukuran SDM.
Meskipun Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat menerima penghargaan Sinovik dengan menggunakan aspek pengukuran SDM yang sama, namun dalam hal operasional fungsi SDM, kedua Provinsi memiliki pengukuran yang berbeda.
Rekomendasi berdasarkan hasil penelitian standardisasi dapat diimplementasikan di tingkat nasional dengan memasukkan aspek pengukuran SDM dari penilaian kinerja unit publik Peraturan Menteri PAN RB No.
38 Tahun 2012 ke dalam Key Performance Indicator/ Indikator Kinerja Utama (IKU) seluruh instansi pemerintah, baik pusat dan daerah, sedangkan indikator selain Peraturan Menteri PAN dan RB No.
38 Tahun 2012 yang digunakan oleh instansi pusat dan daerah digunakan sebagai Indikator Kinerja Tambahan (IKT).
Kata Kunci: Pengukuran Kinerja, Kinerja SDM, Layanan Publik.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Public Value Management: Model Tata Kelola Pelayanan Publik
Public Value Management: Model Tata Kelola Pelayanan Publik
Buku ini menghadirkan gagasan baru tentang bagaimana cara mengelola pelayanan publik. Berbeda dengan gagasan sebelumnya yaitu manajemen publik tradisional yang didominasi oleh pera...
KEBIJAKAN PUBLIK SEBAGAI KEPUTUSAN MORAL
KEBIJAKAN PUBLIK SEBAGAI KEPUTUSAN MORAL
AbstrakPeraturan yang dibuat oleh pihak berwenang yaitu pemerintah yang biasanya berupa suatu kebijakan. Kebijakan publik dibutuhkan di suatu negara untuk mengatur dan mengelola ma...
P1847IMPROVING SHARED DECISION MAKING FOR END-STAGE RENAL DISEASE PATIENTS IN THE NETHERLANDS
P1847IMPROVING SHARED DECISION MAKING FOR END-STAGE RENAL DISEASE PATIENTS IN THE NETHERLANDS
Abstract
Background and Aims
Annually, more than 2.000 end-stage renal disease (ESRD) patients in the Netherlands receive educat...
Factors Correlated to Hospital Performance
Factors Correlated to Hospital Performance
Abstract: In Indonesia, studies on hospital performance are still based on financial performance, meanwhile, performance based on cost, quality, and relative value of service cost ...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...

