Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Kecepatan Aliran Terhadap Tirai Sayap Beton Pada Pilar Jembatan Dengan Menggunakan RIC:Nays2HD 3.0.
View through CrossRef
Penelitian ini merupakan penelitian uji eksperimental tentang kecepatan aliran disekitar tirai sayap beton sebagai pereduksi gerusan pada pilar jembatan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kecepatan aliran disekitar pilar jembatan sebelum dan sesudah ada tirai sayap beton dengan menggunakan iRIC:Nays2HD 3.0. Penelitian ini menggunakan model saluran tanah dengan penampang bentuk trapezium, model pilar silinder dan model tirai sayap beton. Pengamatan yang dilakukan adalah debit aliran (Q), kecepatan aliran (v), kedalaman aliran (h) dan elevasi kedalaman gerusan (ds) untuk setiap selang waktu tertentu. Hasil simulasi dari penelitian ini menunjukkan kecepatan aliran yang terendah yaitu 0,000 m/s dan tertinggi yaitu 0,998 m/s. Kecepatan aliran yang terjadi di sekitar pilar jembatan dan tirai sayap beton relatif kecil disebabkan karena arah aliran yang berubah setelah adanya tirai sayap beton. Gerusan yang terjadi disekitar pilar jembatan relatif kecil disebabkan karena adanya tirai sayap beton di depan pilar. Berdasarkan hasil validasi antara analisa model iRIC:Nays2DH 3.0 dengan model fisik pada output velocity (ms-1) mempunyai perbedaan yang relatif kecil yaitu sebesar 4.61%.
Lembaga Riset dan Inovasi, Universitas Muhammadiyah Sorong
Title: Pengaruh Kecepatan Aliran Terhadap Tirai Sayap Beton Pada Pilar Jembatan Dengan Menggunakan RIC:Nays2HD 3.0.
Description:
Penelitian ini merupakan penelitian uji eksperimental tentang kecepatan aliran disekitar tirai sayap beton sebagai pereduksi gerusan pada pilar jembatan.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kecepatan aliran disekitar pilar jembatan sebelum dan sesudah ada tirai sayap beton dengan menggunakan iRIC:Nays2HD 3.
Penelitian ini menggunakan model saluran tanah dengan penampang bentuk trapezium, model pilar silinder dan model tirai sayap beton.
Pengamatan yang dilakukan adalah debit aliran (Q), kecepatan aliran (v), kedalaman aliran (h) dan elevasi kedalaman gerusan (ds) untuk setiap selang waktu tertentu.
Hasil simulasi dari penelitian ini menunjukkan kecepatan aliran yang terendah yaitu 0,000 m/s dan tertinggi yaitu 0,998 m/s.
Kecepatan aliran yang terjadi di sekitar pilar jembatan dan tirai sayap beton relatif kecil disebabkan karena arah aliran yang berubah setelah adanya tirai sayap beton.
Gerusan yang terjadi disekitar pilar jembatan relatif kecil disebabkan karena adanya tirai sayap beton di depan pilar.
Berdasarkan hasil validasi antara analisa model iRIC:Nays2DH 3.
0 dengan model fisik pada output velocity (ms-1) mempunyai perbedaan yang relatif kecil yaitu sebesar 4.
61%.
Related Results
Pengaruh Penempatan Tirai Segitiga Lurus dan Segitiga Lengkung terhadap Kedalaman Gerusan Lokal
Pengaruh Penempatan Tirai Segitiga Lurus dan Segitiga Lengkung terhadap Kedalaman Gerusan Lokal
ABSTRACT Pier is part of the bridge which is the most important because it serves to hold the weight of bridge and the weight of the charge passing through it. Then development on...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
STUDI PERUBAHAN KECEPATAN ALIRAN PADA SALURAN TERBUKA DENGAN MODEL PILAR
STUDI PERUBAHAN KECEPATAN ALIRAN PADA SALURAN TERBUKA DENGAN MODEL PILAR
Perubahan kecepatan aliran di dalam alur tidak sama arah horisontal maupun arah vertikal. Dengan
kata lain kecepatan aliran pada tepi alur tidak sama dengan tengah alur, dan ...
4. ANALISIS CFD PERFORMA AERODINAMIKA MODEL SAYAP X PADA PESAWAT TERBANG RADIO CONTROLLED UNTUK AEROMODELLING TARUNA AAU
4. ANALISIS CFD PERFORMA AERODINAMIKA MODEL SAYAP X PADA PESAWAT TERBANG RADIO CONTROLLED UNTUK AEROMODELLING TARUNA AAU
Pesawat terbang radio controlled yang digunakan pada kegiatan aeromodellingTaruna AAU sejatinya adalah sebuah model dari pesawat terbang yang sebenarnya. Prosespembuatannya juga me...
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Telah dilakukan simulasi aliran dua fasa cair- cair crude palm oil (CPO) dan air yang mengalir satu arah dalam pipa horizontal untuk mendapatkan pola aliran campuran dan karakteris...
Regulation of Ric‐8A activity by phosphorylation (843.4)
Regulation of Ric‐8A activity by phosphorylation (843.4)
Ric‐8A is required for the biosynthetic folding of Gαi/q/13. Ric‐8A is also a guanine nucleotide exchange factor (GEF) that stimulates
in vitro
...

