Javascript must be enabled to continue!
PERAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS
View through CrossRef
Kanker serviks merupakan penyakit yang tejadi pada leher rahim (serviks). Kanker ini dipicu oleh infeksi human papilloma virus (HPV). Kanker serviks menempati urutan kedua dari seluruh kanker pada perempuan dengan insidensi 9,7% dan jumlah kematian 9,3% dari seluruh kanker pada perempuan di dunia. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran dukungan keluarga dengan pengambilan keputusan wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain case control, sampel terdiri dari kelompok kasus dan kelompok kontrol masing-masing 43 responden pada setiap kelompok, yang diambil secara purposive sampling. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan pada semua wanita, baik yang sudah melakukan deteksi dan belum melakukan deteksi dini kanker serviks. Tehnik analisa data bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran dukungan keluarga dengan pengambilan keputusan melakukan deteksi dini kanker serviks. Manfaat penelitian untuk mengetahui bahwa peran dukungan keluarga dapat mempengaruhi wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks, maka dari itu disarankan pada petugas kesehatan untuk memperluas sasaran promosi kesehatan, tidak hanya pada kelompok wanita saja tetapi pada keluarga dan khususnya suami. Sehingga kanker serviks dapat terdeteksi sedini mungkin.
Title: PERAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS
Description:
Kanker serviks merupakan penyakit yang tejadi pada leher rahim (serviks).
Kanker ini dipicu oleh infeksi human papilloma virus (HPV).
Kanker serviks menempati urutan kedua dari seluruh kanker pada perempuan dengan insidensi 9,7% dan jumlah kematian 9,3% dari seluruh kanker pada perempuan di dunia.
Tujuan penelitian untuk menganalisis peran dukungan keluarga dengan pengambilan keputusan wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks.
Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain case control, sampel terdiri dari kelompok kasus dan kelompok kontrol masing-masing 43 responden pada setiap kelompok, yang diambil secara purposive sampling.
Data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan pada semua wanita, baik yang sudah melakukan deteksi dan belum melakukan deteksi dini kanker serviks.
Tehnik analisa data bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran dukungan keluarga dengan pengambilan keputusan melakukan deteksi dini kanker serviks.
Manfaat penelitian untuk mengetahui bahwa peran dukungan keluarga dapat mempengaruhi wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks, maka dari itu disarankan pada petugas kesehatan untuk memperluas sasaran promosi kesehatan, tidak hanya pada kelompok wanita saja tetapi pada keluarga dan khususnya suami.
Sehingga kanker serviks dapat terdeteksi sedini mungkin.
.
Related Results
Determinan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Pegawai di Pemerintah Kabupaten Badung
Determinan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Pegawai di Pemerintah Kabupaten Badung
Latar Belakang: Kanker serviks adalah salah satu penyebab kematian tertinggi kedua pada wanita setelah kanker payudara. Berdasarkan data WHO, insiden kanker serviks pada tahun 2012...
PENYULUHAN IVA PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMILING BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024
PENYULUHAN IVA PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMILING BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024
Kanker serviks adalah jenis kanker yang menyerang leher rahim dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi. Keterlambatan diagnosis menjadi salah satu penyebab mortalitas kanker s...
KANKER LEHER RAHIM (CANCER CERVIX) SEBAGAI PEMBUNUH WANITA TERBANYAK DI NEGARA BERKEMBANG
KANKER LEHER RAHIM (CANCER CERVIX) SEBAGAI PEMBUNUH WANITA TERBANYAK DI NEGARA BERKEMBANG
Di seluruh dunia, kanker serviks sebagian besar terdeteksi pada stadium akhir, sehingga umumnya disebut penyakit bisu. Serviks uterus adalah bagian terendah dari rahim wanita. Seba...
Pengaruh Pemberian Pendidikan Tentang Kanker Serviks Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur
Pengaruh Pemberian Pendidikan Tentang Kanker Serviks Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur
Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti dan dipandang sebagai penyebab utama kematian diseluruh dunia. Penyakit yang bisa menyebabkan kematian ini masih merupakan...
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DI DESA AMAHUSU DALAM MENDETEKSI RISIKO KANKER SERVIKS
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DI DESA AMAHUSU DALAM MENDETEKSI RISIKO KANKER SERVIKS
Kejadian kanker serviks masih tinggi, ironisnya kesadaran untuk melakukan deteksi dini masih rendah. Padahal, salah satu metode deteksi dini kanker serviks yaitu inspeksi visual me...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SERVIK
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SERVIK
Cancer is the second leading cause of death globally and 70% of cancers occur in low- and middle-income countries. incidence rate of 17 per 100,000 women, new cases found 13.0% wit...
Hubungan Seksual Usia Dini Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Serviks
Hubungan Seksual Usia Dini Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Serviks
Kanker serviks menempati urutan kedua kanker terbanyak pada perempuan setelah kanker payudara, baik di dunia maupun Indonesia. Kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus ...
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Kaempferol merupakan salah satu jenis flavonoid alami yang menunjukkan efek antiproliferative dan pro-apoptosis pada berbagai jenis sel kanker. Kanker merupakan kondisi dimana sel ...

