Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PROSES MORFOFONEMIS NASAL DALAM BAHASA JAWA

View through CrossRef
The development of language dynamics can be seen from the realm of phonology, morphology, syntax, and semantics. This research is at the level of morphology, namely affixation, specifically in the process of nasal morphophonemis in Javanese. The theory used is the morphological theory of Javanese language by Subalidinata and Suwadji, Sabariyanto, & Sudira. The research method used is descriptive qualitative, with the Miles & Huberman data analysis process, namely the stages of collection, reduction, presentation, and analysis. The object of study is colloquial Javanese in WhatsApp conversations of students of the Javanese Language, Literature, and Culture Study Program, Universitas Gadjah Mada, in 2023. As a result, prefix {N-} has allomorphs that come with certain patterns. The majority of the data found is the attachment of the prefix {N-} with various allomorphs and their rules. Then, the attachment of {N-} prefix to Indonesian and English words is found. In addition, the consonant phoneme /m/ at the beginning of the word can also be the attachment of prefix {ma-} and infix {-um-}, both of which experience ellipsis.   Perkembangan dari dinamisnya bahasa dapat ditinjau dari ranah fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Penelitian ini berada pada tataran morfologi, yaitu afiksasi, terkhusus dalam proses morfofonemis nasal dalam Bahasa Jawa. Teori yang digunakan adalah teori morfologis Bahasa Jawa oleh Subalidinata serta Suwadji, Sabariyanto, & Sudira. Metode penelitian yang digunakan adalah desriptif kualitatif, dengan proses analisis data Miles & Huberman, yaitu tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, dan analisis. Objek kajiannya adalah Bahasa Jawa sehari-hari pada percakapan WhatsApp mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Universitas Gadjah Mada, tahun 2023. Hasilnya, prefiks {N-} memiliki alomorf-alomorf yang hadir dengan pola tertentu. Mayoritas data yang ditemukan merupakan pelekataan atas prefiks {N-} dengan beragam alomorf beserta aturannya. Kemudian, ditemukan pelekatan prefiks {N-} pada kata dari bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selain itu, penambahan fonem konsonan /m/ pada bagian awal kata dapat juga merupakan pelekatan dari prefiks {ma-} dan infiks {-um-} yang keduanya mengalami elipsis.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: PROSES MORFOFONEMIS NASAL DALAM BAHASA JAWA
Description:
The development of language dynamics can be seen from the realm of phonology, morphology, syntax, and semantics.
This research is at the level of morphology, namely affixation, specifically in the process of nasal morphophonemis in Javanese.
The theory used is the morphological theory of Javanese language by Subalidinata and Suwadji, Sabariyanto, & Sudira.
The research method used is descriptive qualitative, with the Miles & Huberman data analysis process, namely the stages of collection, reduction, presentation, and analysis.
The object of study is colloquial Javanese in WhatsApp conversations of students of the Javanese Language, Literature, and Culture Study Program, Universitas Gadjah Mada, in 2023.
As a result, prefix {N-} has allomorphs that come with certain patterns.
The majority of the data found is the attachment of the prefix {N-} with various allomorphs and their rules.
Then, the attachment of {N-} prefix to Indonesian and English words is found.
In addition, the consonant phoneme /m/ at the beginning of the word can also be the attachment of prefix {ma-} and infix {-um-}, both of which experience ellipsis.
  Perkembangan dari dinamisnya bahasa dapat ditinjau dari ranah fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik.
Penelitian ini berada pada tataran morfologi, yaitu afiksasi, terkhusus dalam proses morfofonemis nasal dalam Bahasa Jawa.
Teori yang digunakan adalah teori morfologis Bahasa Jawa oleh Subalidinata serta Suwadji, Sabariyanto, & Sudira.
Metode penelitian yang digunakan adalah desriptif kualitatif, dengan proses analisis data Miles & Huberman, yaitu tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, dan analisis.
Objek kajiannya adalah Bahasa Jawa sehari-hari pada percakapan WhatsApp mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Universitas Gadjah Mada, tahun 2023.
Hasilnya, prefiks {N-} memiliki alomorf-alomorf yang hadir dengan pola tertentu.
Mayoritas data yang ditemukan merupakan pelekataan atas prefiks {N-} dengan beragam alomorf beserta aturannya.
Kemudian, ditemukan pelekatan prefiks {N-} pada kata dari bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Selain itu, penambahan fonem konsonan /m/ pada bagian awal kata dapat juga merupakan pelekatan dari prefiks {ma-} dan infiks {-um-} yang keduanya mengalami elipsis.

Related Results

HUBUNGAN KEKERABATAN BAHASA JAWA DAN MADURA
HUBUNGAN KEKERABATAN BAHASA JAWA DAN MADURA
Di Jawa Timur berkembang dua bahasa besar yaitu bahasa Jawa dan bahasa Madura. Walaupun sebagai dua bahasa yang berbeda, namun kedua bahasa tersebut memiliki hubungan kekerabatan. ...
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
Di dunia saat ini, terdapat tidak kurang dari 6000 bahasa. Separuh dari bahasa-bahasa tersebut terancam punah. Dari jumlah 6000 bahasa tersebut, sebanyak 746 bahasa berada di Indon...
Association of breathing patterns and quality of life in patients with nasal obstruction
Association of breathing patterns and quality of life in patients with nasal obstruction
Introduction: In the general population, nasal obstruction is a common complaint. However, an objective evaluation of nasal obstruction is difficult. Nose examination, computed tom...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...
Analysis of nasal parameters and nasal index of dry crania in Southern Nigeria
Analysis of nasal parameters and nasal index of dry crania in Southern Nigeria
Background: Nasal index shows the ratio of the width to the height of the nasal skeleton. It is useful in forensic science, anthropology and clinical medicine. The aim of this stud...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
Kajian Sosiolinguistik pada Pendakwah Berbahasa Jawa Cirebonan
Kajian Sosiolinguistik pada Pendakwah Berbahasa Jawa Cirebonan
Fenomena kebahasaan di kalangan pendakwah sangatlah banyak, salah satunya adalah pendakwah yang menggunakan bahasa daerah utamanya bahasa Jawa Cirebonan. Penelitian ini bertujuan u...

Back to Top