Javascript must be enabled to continue!
Variasi Genetik Berdasarkan Penanda Molekular Random Amplified Polymorphic DNA Pada Jamur Shiitake (Lentinula edodes)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mengetahui variasi genetik jamur Lentinula edodes asal Malang,
Cianjur, Lembang, dan Yogyakarta serta mendapatkan primer terseleksi untuk identifikasi L.
edodes secara molekular. Penelitian dilakukan di Laboratorium Genetika, Fakultas Biologi,
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Tahapan penelitian terdiri atas ekstraksi DNA dari
miselium empat isolat L. edodes dan satu sampel outgroup (Pleurotus ostreatus), amplifikasi
DNA dengan teknik PCR-RAPD menggunakan delapan jenis primer (OPA 1, OPA 2, OPA 3,
OPA 4, OPA 7, OPA 8, OPA 9 dan OPA 10), elektroforesis menggunakan gel agarosa dan
pengamatan pita DNA dengan UV transluminator. Data pita DNA dianalisis dengan software
NTSYSpc21 untuk menentukan tingkat similaritas, jarak genetik dan untuk mengkonstruksi
dendrogram berdasarkan metode UPGMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua
primer yang digunakan dapat mengamplifikasi DNA sampel dan satu diantaranya (OPA 4)
tidak dapat menunjukkan adanya polimorfisme pada keempat isolat. Ukuran fragmen DNA
teramplifikasi berkisar antara 129ï€1774 bp. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa antara isolat L. edodes asal Malang, Cianjur, Lembang dan Yogyakarta terdapat variasi
genetik dengan jarak genetik antara 78ï€86%. Polimorfisme tertinggi (83,33%) diperoleh
menggunakan primer OPA 2.
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Title: Variasi Genetik Berdasarkan Penanda Molekular Random Amplified Polymorphic DNA Pada Jamur Shiitake (Lentinula edodes)
Description:
Penelitian ini bertujuan mengetahui variasi genetik jamur Lentinula edodes asal Malang,
Cianjur, Lembang, dan Yogyakarta serta mendapatkan primer terseleksi untuk identifikasi L.
edodes secara molekular.
Penelitian dilakukan di Laboratorium Genetika, Fakultas Biologi,
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Tahapan penelitian terdiri atas ekstraksi DNA dari
miselium empat isolat L.
edodes dan satu sampel outgroup (Pleurotus ostreatus), amplifikasi
DNA dengan teknik PCR-RAPD menggunakan delapan jenis primer (OPA 1, OPA 2, OPA 3,
OPA 4, OPA 7, OPA 8, OPA 9 dan OPA 10), elektroforesis menggunakan gel agarosa dan
pengamatan pita DNA dengan UV transluminator.
Data pita DNA dianalisis dengan software
NTSYSpc21 untuk menentukan tingkat similaritas, jarak genetik dan untuk mengkonstruksi
dendrogram berdasarkan metode UPGMA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua
primer yang digunakan dapat mengamplifikasi DNA sampel dan satu diantaranya (OPA 4)
tidak dapat menunjukkan adanya polimorfisme pada keempat isolat.
Ukuran fragmen DNA
teramplifikasi berkisar antara 129ï€1774 bp.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa antara isolat L.
edodes asal Malang, Cianjur, Lembang dan Yogyakarta terdapat variasi
genetik dengan jarak genetik antara 78ï€86%.
Polimorfisme tertinggi (83,33%) diperoleh
menggunakan primer OPA 2.
Related Results
Isolation and Identification of dsRNA Mycovirus from Cultivated Mushroom Lentinula edodes
Isolation and Identification of dsRNA Mycovirus from Cultivated Mushroom Lentinula edodes
Viruses that infect the edible mushroom Lentinula edodes have been documented to exhibit either disease expression or remain asymptomatic. Nonetheless, our knowledge regarding viru...
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...
Kajian Usahatani Jamur Tiram Langgeng Kerso Jamur di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru
Kajian Usahatani Jamur Tiram Langgeng Kerso Jamur di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru
Budidaya jamur tiram merupakan salah satu usaha di bidang agribisnis yang memiliki peluang bisnis cukup besar. Langgeng Kerso Jamur ialah salah satu usaha budidaya jamur tiram mili...
Biodiversitas dan Identifikasi Jamur Basidiomycetes di Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah
Biodiversitas dan Identifikasi Jamur Basidiomycetes di Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah
Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan, pada umumnya sangat bergantung pada hasil hutan, baik itu hasil hutan berupa kayu maupun hasil hutan yang bukan berupa kayu. Kebutuhan mas...
PROSPECÇÃO E AVALIAÇÃO DO POTENCIAL BIOTECNOLÓGICO DE LINHAGENS COMERCIAIS DE SHIITAKE
PROSPECÇÃO E AVALIAÇÃO DO POTENCIAL BIOTECNOLÓGICO DE LINHAGENS COMERCIAIS DE SHIITAKE
PROSPECÇÃO E AVALIAÇÃO DO POTENCIAL BIOTECNOLÓGICO DE LINHAGENS COMERCIAIS DE SHIITAKE
DALVAN PEREIRA ABÍLIO1, OLÍVIA GOMES MARTINS2, GIOVANA CRISTINA PINTO ALVES DA SILVA3, MEIR...
Efek Pemberian Ekstrak Jamur Shiitake (Lentinula Edodes) Terhadap Aktivitas Superoksida Dismutase Pada Tikus Yang Diinduksi Karbon Tetraklorida
Efek Pemberian Ekstrak Jamur Shiitake (Lentinula Edodes) Terhadap Aktivitas Superoksida Dismutase Pada Tikus Yang Diinduksi Karbon Tetraklorida
Shiitake mushrooms (Lentinula edodes) is edible mushrooms and medicinal mushrooms because they contain high nutrients and bioactive compounds, such as flavonoids, phenols and terpe...

