Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS MASKULINITAS DAN NILAI MORAL DALAM CERPEN LAKI-LAKI SENGSARA KARYA IMAN SUWONGSO

View through CrossRef
Latar Belakang : Maskulinitas adalah konsep yang mencerminkan peran sosial dan perilaku laki-laki yang berkembang sesuai budaya. Dalam cerpen Laki-laki Sengsara karya Iman Suwongso, maskulinitas digambarkan melalui tokoh laki-laki pekerja keras yang hidup dalam keterbatasan. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengkaji tentang peran maskulinitas pada cerpen yang berjudul Laki-Laki sengsara karya Iman Suwongso. Metode : Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini berasal dari cerpen Laki-Laki Sengsara karya Iman Suwongso. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik catat. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan  tentang maskulinitas pada tokoh laki-laki berkulit hitam yang hidup di antara ladang dan bilik gelap rumahnya dapat ditemukan antaranya (1) fisik laki-laki yang kuat, (2) fungsional laki-laki bekerja keras hanya untuk diri sendiri, (3) agresif memiliki pengekangan emosi terhadap istrinya, (4) emosional saat melihat anaknya tidak sempurna, (5) intelektual laki-laki kulit hitam hanya memikirkan tanah yang telah diraihnya, (6) interpersonal memiliki kepribadian mandiri, (7) karakter seorang laki-laki kulit hitam egois dan ambisius. Kesimpulan : Cerpen Laki-Laki Sengsara karya Iman Suwongso menggambarkan maskulinitas melalui tokoh laki-laki pekerja keras yang hidup dalam keterbatasan dengan tujuh aspek utama. Keinginannya memiliki anak laki-laki normal untuk membantu di ladang mencerminkan peran maskulin yang diwariskan turun-temurun.
Title: ANALISIS MASKULINITAS DAN NILAI MORAL DALAM CERPEN LAKI-LAKI SENGSARA KARYA IMAN SUWONGSO
Description:
Latar Belakang : Maskulinitas adalah konsep yang mencerminkan peran sosial dan perilaku laki-laki yang berkembang sesuai budaya.
Dalam cerpen Laki-laki Sengsara karya Iman Suwongso, maskulinitas digambarkan melalui tokoh laki-laki pekerja keras yang hidup dalam keterbatasan.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengkaji tentang peran maskulinitas pada cerpen yang berjudul Laki-Laki sengsara karya Iman Suwongso.
Metode : Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif.
Sumber data pada penelitian ini berasal dari cerpen Laki-Laki Sengsara karya Iman Suwongso.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik catat.
Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan  tentang maskulinitas pada tokoh laki-laki berkulit hitam yang hidup di antara ladang dan bilik gelap rumahnya dapat ditemukan antaranya (1) fisik laki-laki yang kuat, (2) fungsional laki-laki bekerja keras hanya untuk diri sendiri, (3) agresif memiliki pengekangan emosi terhadap istrinya, (4) emosional saat melihat anaknya tidak sempurna, (5) intelektual laki-laki kulit hitam hanya memikirkan tanah yang telah diraihnya, (6) interpersonal memiliki kepribadian mandiri, (7) karakter seorang laki-laki kulit hitam egois dan ambisius.
Kesimpulan : Cerpen Laki-Laki Sengsara karya Iman Suwongso menggambarkan maskulinitas melalui tokoh laki-laki pekerja keras yang hidup dalam keterbatasan dengan tujuh aspek utama.
Keinginannya memiliki anak laki-laki normal untuk membantu di ladang mencerminkan peran maskulin yang diwariskan turun-temurun.

Related Results

Analisis Maskulinitas dan Nilai Moral dalam Cerpen Laki-laki sengsara Karya Imam Suwongso
Analisis Maskulinitas dan Nilai Moral dalam Cerpen Laki-laki sengsara Karya Imam Suwongso
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengkaji tentang “Peran Maskulinitas Pada Cerpen Yang Berjudul Laki-Laki Sengsara Karya Iman Suwongso.” Metode peneli...
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk,  NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
Laki-laki Madura dalam Kumpulan Esai Madura Niskala Karya Royyan Julian Studi: Maskulinitas
Laki-laki Madura dalam Kumpulan Esai Madura Niskala Karya Royyan Julian Studi: Maskulinitas
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maskuklinitas yang terdapat dalam kumpulan esai-esai Indonesia, Madura Niskala. Secara spesifik, tujuannya terbagi menjadi 3, yaitu (...
Ekranisasi Cerpen "Cinta Laki-Laki Biasa" Karya Asma Nadia ke Film Cinta Laki-Laki Biasa Sutradara Guntur Soeharjanto
Ekranisasi Cerpen "Cinta Laki-Laki Biasa" Karya Asma Nadia ke Film Cinta Laki-Laki Biasa Sutradara Guntur Soeharjanto
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi alur, tokoh penokohan, dan latar pada cerpen “Cinta Laki-Laki Biasa” karya Asma Nadia  ke dalam bentuk film. Metode...
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Maskulinitas Modern Shinobu Ijuuin dalam Haikara-san ga Tooru
Maskulinitas Modern Shinobu Ijuuin dalam Haikara-san ga Tooru
Maskulinitas merupakan konstruksi kelelakian terhadap seseorang. Sifat maskulin seorang laki-laki tidak secara alami muncul begitu saja ketika ia dilahirkan, melainkan muncul sebab...
Analisis Struktur Karya Sastra Cerpen "Punyah" Karya I Gede Bayu Kusuma
Analisis Struktur Karya Sastra Cerpen "Punyah" Karya I Gede Bayu Kusuma
Kesusastraan diumpamakan dengan keindahan cabang seni dalam sebuah karya sastra yang berbentuk bahasa. Secara morfologis kesusastraan sering disebut sebagai sastra yang berarti kat...

Back to Top