Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Membaca Hadis dengan Kacamata Hermeneutika: Urgensi Asbab al-Wurud di Era Modern

View through CrossRef
Hadis sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur'an memiliki peran sentral dalam membentuk tatanan teologi, hukum, dan etika umat Islam. Namun, sebagai teks yang lahir pada abad ke-7 dalam konteks sosial-budaya Arab yang sangat spesifik, hadis menghadapi tantangan serius dalam hal relevansi dan aplikasinya di era modern yang ditandai oleh globalisasi, pluralisme, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah bagaimana teks masa lalu dapat tetap bermakna dan memberikan petunjuk bagi konteks yang berbeda secara fundamental. Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi pendekatan hermeneutika dalam studi hadis kontemporer, dengan fokus khusus pada integrasinya bersama konsep asbab al-wurud sebagai jembatan antara teks dan konteks. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang mencakup karya Muhammad Syuhudi Ismail, Fazlur Rahman, Khaled Abou El-Fadl, dan sarjana relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa hermeneutika dan asbab al-wurud bersifat komplementer, bukan kontradiktif. Asbab al-wurud menyediakan fondasi historis-konkret tentang latar kemunculan hadis, sementara hermeneutika menawarkan kerangka filosofis-metodologis untuk memproyeksikan nilai-nilai universal hadis ke dalam konteks kekinian melalui mekanisme double movement. Integrasi keduanya memungkinkan pemahaman hadis yang tidak ahistoris, memperkuat dimensi moral dan maqasid al-syari'ah, sekaligus mencegah misinterpretasi yang bersifat parsial. Meskipun demikian, pendekatan ini tetap memiliki batasan berupa risiko relativisme dan subyektivitas interpretasi, sehingga harus diimbangi dengan komitmen terhadap kritik sanad dan tradisi keilmuan Islam yang otentik.
Title: Membaca Hadis dengan Kacamata Hermeneutika: Urgensi Asbab al-Wurud di Era Modern
Description:
Hadis sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur'an memiliki peran sentral dalam membentuk tatanan teologi, hukum, dan etika umat Islam.
Namun, sebagai teks yang lahir pada abad ke-7 dalam konteks sosial-budaya Arab yang sangat spesifik, hadis menghadapi tantangan serius dalam hal relevansi dan aplikasinya di era modern yang ditandai oleh globalisasi, pluralisme, dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Pertanyaan mendasar yang muncul adalah bagaimana teks masa lalu dapat tetap bermakna dan memberikan petunjuk bagi konteks yang berbeda secara fundamental.
Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi pendekatan hermeneutika dalam studi hadis kontemporer, dengan fokus khusus pada integrasinya bersama konsep asbab al-wurud sebagai jembatan antara teks dan konteks.
Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang mencakup karya Muhammad Syuhudi Ismail, Fazlur Rahman, Khaled Abou El-Fadl, dan sarjana relevan lainnya.
Hasil kajian menunjukkan bahwa hermeneutika dan asbab al-wurud bersifat komplementer, bukan kontradiktif.
Asbab al-wurud menyediakan fondasi historis-konkret tentang latar kemunculan hadis, sementara hermeneutika menawarkan kerangka filosofis-metodologis untuk memproyeksikan nilai-nilai universal hadis ke dalam konteks kekinian melalui mekanisme double movement.
Integrasi keduanya memungkinkan pemahaman hadis yang tidak ahistoris, memperkuat dimensi moral dan maqasid al-syari'ah, sekaligus mencegah misinterpretasi yang bersifat parsial.
Meskipun demikian, pendekatan ini tetap memiliki batasan berupa risiko relativisme dan subyektivitas interpretasi, sehingga harus diimbangi dengan komitmen terhadap kritik sanad dan tradisi keilmuan Islam yang otentik.

Related Results

EPISTEMOLOGI ILMU ASBAB AL-WURUD HADIS
EPISTEMOLOGI ILMU ASBAB AL-WURUD HADIS
Apple-interchange-newline"> This paper is supposed to explore the epistemology of sabab al-wurūd of hadith. The fial result are: First, asbāb al-wurūd is defied as a knowledge w...
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Hadis Nabi dalam hierarki sumber hukum Islam berada pada kedudukan kedua selepas al-Quran. Hadis berfungsi untuk menjelaskan, menafsirkan apa yang terkandung dalam al-Qur...
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
Kitab Durratun Nashihin merupakan salah satu kitab yang bercorak targhib dan tarhib, banyak digunakan oleh masyarakat muslim khususnya di Indonesia. Ternyata di dalamnya banyak mem...

Back to Top