Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Resepsi Pembaca terhadap Representasi Kekerasan Masyarakat Adat Kajang dalam Novel Kalihara: Perspektif Teori Johan Galtung

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan resepsi pembaca terhadap representasi kekerasan pada masyarakat adat Kajang dalam novel Kalihara karya Jusiman Dessirua berdasarkan teori kekerasan Johan Galtung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-interpretatif. Data berupa kutipan naratif novel dan respons tertulis pembaca terhadap kekerasan, trauma, resistensi, serta relasi agama, adat, dan identitas. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, pembacaan cermat, dan kuesioner terbuka, lalu dianalisis berdasarkan kategori kekerasan langsung, struktural, dan kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaca meresepsi kekerasan dalam Kalihara sebagai kekerasan berlapis. Kekerasan langsung tampak melalui pembantaian, penembakan, pemerkosaan, pembakaran, dan pembunuhan. Kekerasan struktural dipahami melalui kerentanan masyarakat Kajang akibat ketimpangan kuasa dan lemahnya perlindungan terhadap adat, tanah, dan hutan. Kekerasan kultural dimaknai melalui fanatisme, pemaksaan keyakinan, dan delegitimasi budaya lokal. Novel ini memperluas kesadaran pembaca tentang trauma kolektif, martabat masyarakat adat, toleransi, dan keberagaman.
Title: Resepsi Pembaca terhadap Representasi Kekerasan Masyarakat Adat Kajang dalam Novel Kalihara: Perspektif Teori Johan Galtung
Description:
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan resepsi pembaca terhadap representasi kekerasan pada masyarakat adat Kajang dalam novel Kalihara karya Jusiman Dessirua berdasarkan teori kekerasan Johan Galtung.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-interpretatif.
Data berupa kutipan naratif novel dan respons tertulis pembaca terhadap kekerasan, trauma, resistensi, serta relasi agama, adat, dan identitas.
Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, pembacaan cermat, dan kuesioner terbuka, lalu dianalisis berdasarkan kategori kekerasan langsung, struktural, dan kultural.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaca meresepsi kekerasan dalam Kalihara sebagai kekerasan berlapis.
Kekerasan langsung tampak melalui pembantaian, penembakan, pemerkosaan, pembakaran, dan pembunuhan.
Kekerasan struktural dipahami melalui kerentanan masyarakat Kajang akibat ketimpangan kuasa dan lemahnya perlindungan terhadap adat, tanah, dan hutan.
Kekerasan kultural dimaknai melalui fanatisme, pemaksaan keyakinan, dan delegitimasi budaya lokal.
Novel ini memperluas kesadaran pembaca tentang trauma kolektif, martabat masyarakat adat, toleransi, dan keberagaman.

Related Results

Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
Gambaran Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
Gambaran Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengamati gambaran kehidupan social ekonomi masyarakat pesisir di Kota Makassar, Daerah Galesong di Kabupaten Gowa dan Takalar serta Bira, Tan...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
Pola Permukiman Tradisional Kajang
Pola Permukiman Tradisional Kajang
One of traditional settlements in Indonesia is located in the residential area of Kajang, Bulukumba, South Sulawesi Province. Settlement community in Kajang is classified into two ...
STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
Each batik product in various regions has its own characteristics with different sources of inspiration. Such as kajang padati batik from West Sumatra which has its own characteris...
Kekerasan dalam Novel Dari Dalam Kubur Karya Soe Tjen Marching: Perspektif Johan Galtung
Kekerasan dalam Novel Dari Dalam Kubur Karya Soe Tjen Marching: Perspektif Johan Galtung
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kekerasan yang terdapat dalam novel Dari Dalam Kubur karya Soe Tjen Marching menggunakan perspektif Johan Galtung. Tujuan dilakukannya penel...

Back to Top