Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Kinerja Pertumbuhan Ikan Belida (Chitala sp) dengan Penambahan Suplemen Antioksidan Astaxanthin pada Pakan dengan Dosis yang Berbeda
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi astaxanthin terhadap tingkat stres, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup ikan belida (Chitala sp.) pada tahap awal domestikasi di lingkungan budidaya. Ikan belida merupakan spesies endemik Sumatera Selatan yang terancam punah akibat eksploitasi berlebih dan degradasi habitat. Riset dilakukan di kolam percobaan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Palembang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dosis astaxanthin (0, 100, dan 200 mg/kg pakan) serta tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (TKH), pertumbuhan panjang mutlak (PPM), pertumbuhan bobot mutlak (PBM), Efisiensi pakan, konversi pakan (FCR) dan glukosa darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup tertinggi pada perlakuan P3 (93,33%), pertumbuhan panjang mutlak pada perlakuan P3 (5,18 cm), pertumbuhan bobot mutlak pada perlakuan P3 (15,44 9), efisiensi pakan pada perlakuan P3 (34,33 %), pada konversi pakan pada perlakuan P1 (4,49), dan glukossa darah pada P1 (119,67mg/dL). Kesimpulan penelitian adalah penambahan astaxanthin berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan bobot mutlak, efisiensi pakan, konversi pakan, dan glukosa darah. Tetapi pada pertumbuhan panjang mutlak menunjukkan bahwa penambahan astaxanthin pada tidak bepengaruh nyata.
LPPM Universitas Syiah Kuala
Title: Peningkatan Kinerja Pertumbuhan Ikan Belida (Chitala sp) dengan Penambahan Suplemen Antioksidan Astaxanthin pada Pakan dengan Dosis yang Berbeda
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi astaxanthin terhadap tingkat stres, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup ikan belida (Chitala sp.
) pada tahap awal domestikasi di lingkungan budidaya.
Ikan belida merupakan spesies endemik Sumatera Selatan yang terancam punah akibat eksploitasi berlebih dan degradasi habitat.
Riset dilakukan di kolam percobaan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Palembang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dosis astaxanthin (0, 100, dan 200 mg/kg pakan) serta tiga ulangan.
Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (TKH), pertumbuhan panjang mutlak (PPM), pertumbuhan bobot mutlak (PBM), Efisiensi pakan, konversi pakan (FCR) dan glukosa darah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup tertinggi pada perlakuan P3 (93,33%), pertumbuhan panjang mutlak pada perlakuan P3 (5,18 cm), pertumbuhan bobot mutlak pada perlakuan P3 (15,44 9), efisiensi pakan pada perlakuan P3 (34,33 %), pada konversi pakan pada perlakuan P1 (4,49), dan glukossa darah pada P1 (119,67mg/dL).
Kesimpulan penelitian adalah penambahan astaxanthin berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan bobot mutlak, efisiensi pakan, konversi pakan, dan glukosa darah.
Tetapi pada pertumbuhan panjang mutlak menunjukkan bahwa penambahan astaxanthin pada tidak bepengaruh nyata.
Related Results
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
Pakan di dalam budidaya lele menjadi faktor utama yang mempengaruhi hasil dan produksi petani lele. Dominasi pelet sebagai pakan satu-satunya pakan yang diberikan petani lele menja...
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembenihan ikan gurami adalah pertumbuhan ikan lambat dan penyediaan pakan ikan. Hal ini menjadi kendala dalam peningkatan produksi benih ik...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)
PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)
Udang windu merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena rasa udang windu yang enak dan gurih serta kandungan gizinya sangat tinggi. Kendala ...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...

