Javascript must be enabled to continue!
PERBEDAAN TEKNIK DAN DOSIS APLIKASI PUPUK CAMPURAN ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP RESPIRASI TANAH PADA PERTANAMAN NANAS DI TANAH ULTISOL LAMPUNG TENGAH
View through CrossRef
Respirasi tanah merupakan salah satu indikator dari kesuburan tanah yang dipengaruhi oleh penggunaan pupuk dalam tanah. Pada penelitian ini pupuk yang digunakan adalah pupuk produksi PT. GGP berupa pupuk campuran organik dan anorganik berbentuk pelet yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman sehingga diharapkan dapat meningkatkan respirasi tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh teknik aplikasi, dosis aplikasi, dan interaksi antara teknik dan dosis pupuk campuran organik dan anorganik terhadap respirasi tanah pada pertanaman nanas di tanah Ultisol, serta mempelajari korelasi antara C-organik, pH tanah, kadar air tanah, dan suhu tanah dengan raspirasi tanah. Penelitian ini dilakukan di PT.GGP dan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Biologi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dengan rancangan split plot yang terdiri dari 9 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis dengan analisis ragam dan uji tukey dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian teknik broadcast dan tugal menujukkan respirasi tanah lebih tinggi dibandingkan teknik larikan pada 15 BST dan hanya teknik tugal yang tertinggi pada 16 BST. Dosis aplikasi 1,5 ton ha-1 menunjukkan respirasi tanah lebih tinggi dibandingkan dosis aplikasi 3 ton ha-1 dan 4,5 ton ha-1 pada pengamatan 16 BST. Hasil interaksi perlakuan teknik broadcast dosis 1,5 ton ha-1 menunjukkan nilai respirasi tanah yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan teknik tugal dengan dosis (3 ton ha-1 dan dosis 4.5 ton ha-1) menunjukkan adanya korelasi positif antara pH tanah dengan respirasi tanah.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: PERBEDAAN TEKNIK DAN DOSIS APLIKASI PUPUK CAMPURAN ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP RESPIRASI TANAH PADA PERTANAMAN NANAS DI TANAH ULTISOL LAMPUNG TENGAH
Description:
Respirasi tanah merupakan salah satu indikator dari kesuburan tanah yang dipengaruhi oleh penggunaan pupuk dalam tanah.
Pada penelitian ini pupuk yang digunakan adalah pupuk produksi PT.
GGP berupa pupuk campuran organik dan anorganik berbentuk pelet yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman sehingga diharapkan dapat meningkatkan respirasi tanah.
Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh teknik aplikasi, dosis aplikasi, dan interaksi antara teknik dan dosis pupuk campuran organik dan anorganik terhadap respirasi tanah pada pertanaman nanas di tanah Ultisol, serta mempelajari korelasi antara C-organik, pH tanah, kadar air tanah, dan suhu tanah dengan raspirasi tanah.
Penelitian ini dilakukan di PT.
GGP dan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Biologi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dengan rancangan split plot yang terdiri dari 9 perlakuan dan 4 ulangan.
Data dianalisis dengan analisis ragam dan uji tukey dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%.
Hasil penelitian teknik broadcast dan tugal menujukkan respirasi tanah lebih tinggi dibandingkan teknik larikan pada 15 BST dan hanya teknik tugal yang tertinggi pada 16 BST.
Dosis aplikasi 1,5 ton ha-1 menunjukkan respirasi tanah lebih tinggi dibandingkan dosis aplikasi 3 ton ha-1 dan 4,5 ton ha-1 pada pengamatan 16 BST.
Hasil interaksi perlakuan teknik broadcast dosis 1,5 ton ha-1 menunjukkan nilai respirasi tanah yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan teknik tugal dengan dosis (3 ton ha-1 dan dosis 4.
5 ton ha-1) menunjukkan adanya korelasi positif antara pH tanah dengan respirasi tanah.
Related Results
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
Tanaman bawang daun merupakan sayuran yang potensial untuk diusahakan. Salah satu usaha untuk peningkatan produksi bawang daun adalah dengan pemberian nutrisi yang tepat yaitu pupu...
PENGARUH PUPUK Si DAN N, P, K TERHADAP KANDUNGAN Si DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccaharata)
PENGARUH PUPUK Si DAN N, P, K TERHADAP KANDUNGAN Si DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccaharata)
Pertumbuhan dan produksi tanaman dipengaruhi oleh berbagai karakteristik tanah terutama kesuburan tanah yang berkaitan dengan ketersediaan unsur hara. Pengelolaan kesuburan tanah ...
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas bio-invigorasi benih dan LEISA terhadap peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo lokal. Penelitian di laksanakan di L...
PRODUK TURUNAN TANAMAN NANAS QUEEN DI AGROWISATA NANAS PRABUMULIH KECAMATAN PRABUMULIH TIMUR KOTA PRABUMULIH
PRODUK TURUNAN TANAMAN NANAS QUEEN DI AGROWISATA NANAS PRABUMULIH KECAMATAN PRABUMULIH TIMUR KOTA PRABUMULIH
ABSTRACTThe research aims to increase the added value of agricultural products and open new economic opportunities for the community. The Karya Muda Farmers Group in East Prabumuli...
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis dan dosis pupuk organik dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan (Physalis angul...
Aplikasi Biostimulan dalam Budidaya Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) pada Ultisols
Aplikasi Biostimulan dalam Budidaya Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) pada Ultisols
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perbedaan respons tanaman cabai merah dan beberapa sifat kimia pada Ultisol terhadap pemberian Biostimulan, Biostimulan diperkaya mikroba...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
Rendahnya produksi bawang merah di Indonesia disebabkan salah satunya oleh penyakit moler (Fusarium oxysporum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk h...
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
<p>ABSTRACT</p><p><br />The Effectiveness of Organic Fertilizers on Cocoa Productivity in Southeast Sulawesi. The study purposed to determine the effectiven...

