Javascript must be enabled to continue!
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis dan dosis pupuk organik dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan (Physalis angulata L.) selama tahap domestikasi, dilaksanakan pada bulan Desember 2019 sampai Bulan Februari 2020 di Dusun Kandong Desa Lajut Kecamatam Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah pada ketinggian 93 m dpl. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental di lapangan dengan media tanam ditempatkan pada polybag. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor pertama yaitu jenis pupuk dengan 3 aras yaitu pupuk kandang ayam (J1), pupuk kandang kambing (J2) dan pupuk bio-slurry (J3). Faktor kedua yaitu dosis pupuk organik yang terdiri atas 3 aras yaitu 0,2kg/polybag (D1), 0,4kg/polybag (D2) dan (0,6kg/polybag (D3). Dari kedua faktor tersebut terdapat 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali sehingga didapatkan 45 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, jumlah cabang produktif, diameter pangkal batang, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat berangkasan basah, dan berat berangkasan kering. Data hasil percobaan dianalisis mengunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/Anova) pada taraf nyata 5% dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata yang sama untuk parameter yang berbeda nyata pada uji Anova. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat interaksi antara jenis pupuk organik (J) dan dosis pupuk organik (D) dalam mempengaruhi jumlah daun pada umur 5 MST dan 6 MST, namun tidak ada interaksi yang nyata dalam mempengaruhi parameter pertumbuhan dan hasil yang lainnya. Kombinasi jenis dan dosis pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman ciplukan yaitu pupuk bio-slurry (J3) dengan dosis 0,6 kg/polybag. Jenis pupuk organik tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan kecuali pada parameter jumlah daun umur 2 MST, berat buah per tanaman dan berat berangkasan basah. Dosis pupuk organik berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 5 MST, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan yang lain. Jenis pupuk organik yang sesuai untuk domestikasi tanaman ciplukan yaitu pupuk kandang ayam (J1) dan dosis yang sesuai adalah 0,2 kg/polibag (D1).
Universitas Mataram
Title: Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis dan dosis pupuk organik dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan (Physalis angulata L.
) selama tahap domestikasi, dilaksanakan pada bulan Desember 2019 sampai Bulan Februari 2020 di Dusun Kandong Desa Lajut Kecamatam Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah pada ketinggian 93 m dpl.
Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental di lapangan dengan media tanam ditempatkan pada polybag.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial.
Faktor pertama yaitu jenis pupuk dengan 3 aras yaitu pupuk kandang ayam (J1), pupuk kandang kambing (J2) dan pupuk bio-slurry (J3).
Faktor kedua yaitu dosis pupuk organik yang terdiri atas 3 aras yaitu 0,2kg/polybag (D1), 0,4kg/polybag (D2) dan (0,6kg/polybag (D3).
Dari kedua faktor tersebut terdapat 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali sehingga didapatkan 45 unit percobaan.
Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, jumlah cabang produktif, diameter pangkal batang, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat berangkasan basah, dan berat berangkasan kering.
Data hasil percobaan dianalisis mengunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/Anova) pada taraf nyata 5% dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata yang sama untuk parameter yang berbeda nyata pada uji Anova.
Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat interaksi antara jenis pupuk organik (J) dan dosis pupuk organik (D) dalam mempengaruhi jumlah daun pada umur 5 MST dan 6 MST, namun tidak ada interaksi yang nyata dalam mempengaruhi parameter pertumbuhan dan hasil yang lainnya.
Kombinasi jenis dan dosis pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman ciplukan yaitu pupuk bio-slurry (J3) dengan dosis 0,6 kg/polybag.
Jenis pupuk organik tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan kecuali pada parameter jumlah daun umur 2 MST, berat buah per tanaman dan berat berangkasan basah.
Dosis pupuk organik berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 5 MST, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan yang lain.
Jenis pupuk organik yang sesuai untuk domestikasi tanaman ciplukan yaitu pupuk kandang ayam (J1) dan dosis yang sesuai adalah 0,2 kg/polibag (D1).
Related Results
DISTRIBUTION, MORPHOLOGICAL VARIATION AND NEW VARIETY OF BACCAUREA ANGULATA MERR. (PHYLLANTHACEAE)
DISTRIBUTION, MORPHOLOGICAL VARIATION AND NEW VARIETY OF BACCAUREA ANGULATA MERR. (PHYLLANTHACEAE)
Gunawan, Tatik Chikmawati, Sobir & Sulistijorini.2018. Distribusi, Variasi Morfologi dan Varietas Baru dari Baccaurea angulata Merr. (Phyllanthaceae). Floribunda 6(1): 1–11. — ...
Pengaruh Media Tanam Campuran Dalam Polybag Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Pengaruh Media Tanam Campuran Dalam Polybag Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mendapatkan campuran media tanam yang mampu mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan yang ditanam dalam polybag. Percobaan dira...
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
Tujuan penelitian adalah untuk : (1) mengetahui pengaruh pupuk organik Procal dan pupuk kandang kambing serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat Var...
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
<p>ABSTRACT</p><p><br />The Effectiveness of Organic Fertilizers on Cocoa Productivity in Southeast Sulawesi. The study purposed to determine the effectiven...
Antioxidant Activity of Physalis angulata Linn. Assessed by Various Methods
Antioxidant Activity of Physalis angulata Linn. Assessed by Various Methods
Introduction:
Physalis angulata Linn. contains chemical components, such as flavonoids, phenolics, and alkaloids, that can neutralize free radicals. This study
...
SOSIALISASI TUMBUHAN CIPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA L.) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL
SOSIALISASI TUMBUHAN CIPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA L.) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL
The socialization in this service aims to find out the identification of ciplukan, the use of the ciplukan plant (Physalis angulata L) in Hiliganowo Village, and to find out the co...
RESPONS PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.var. Sigambiri) PADA PEMBERIAN PUPUK KOMPOS BIO ORGANIK DAN PUPUK NPK
RESPONS PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.var. Sigambiri) PADA PEMBERIAN PUPUK KOMPOS BIO ORGANIK DAN PUPUK NPK
Penelitian yang bertujuan untuk melihat respons tanaman padi gogo varietas lokal telah dilaksanakan di Dusun Bintang Raya Nagori Raya Usang Kecamatan Dolog Masagal Kabupaten Simalu...
THE EFFECT OF CIPLUKAN EXTRACT (Physalis angulata L.) TO THE NUMBER OF FIBROBLASTS IN IMIQUIMOD INDUCES PSORIASIS MICE MODEL
THE EFFECT OF CIPLUKAN EXTRACT (Physalis angulata L.) TO THE NUMBER OF FIBROBLASTS IN IMIQUIMOD INDUCES PSORIASIS MICE MODEL
Imiquimod induces activation of Th17 cells and dendritic cells that play a role in psoriasis. Ciplukan extract ( Physalis angulata L.) contains steroid compounds, flavonoids, alkal...

