Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERBEDAAN PENGARUH GLUKOSA DARAH ACAK DAN DRESSING TERHADAP LUKA DIABETES DI MALANG

View through CrossRef
Pendahuluan: Luka kaki diabetes merupakan kondisi patologis kaki akibat diabetes mellitus atau komplikasinya dalam jangka panjang. Amputasi ulkus diabetik mencapai 1 juta setiap tahunnya. Tujuan penelitian menjelaskan perbedaan pengaruh glukosa darah acak dan dressing terhadap luka diabetes di Malang.Metode: Penelitian menggunakan cross sectional design. Populasi berjumlah 60 responden. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi klien DM berusia >35 tahun, DM tipe-II, dan luka grade 1 dan 2. Kriteria eksklusi meliputi klien ostoemielitis, tidak kooperatif, dan ketoasidosis diabetikum. Variabel independent adalah glukosa darah acak, dan dressing. Variabel dependent penelitian adalah luka. Instrumen glukosa menggunakan glukometer. Instrumen dressing menggunakan lembar observasi. Instrumen luka menggunakan lembar observasi BWAT. Penelitian dilaksanakan September-November 2018. Data dianalisis menggunakan uji regresi liner ganda.Hasil: Uji regresi linier berganda menunjukkan nilai p-value variabel gula darah acak adalah 0.039 dan variabel wound dressing menunjukkan nilai p-value 0.002. Dari hasil regresi tersebut menunjukkan variabel wound dressing lebih berpengaruh terhadap luka. Kesimpulan:Penggunaan wound dressing dalam perawatan luka diabetes memberikan pengaruh yang lebih besar dalam proses penyembuhan luka daripada kestabilan kadar glukosa darah acak. Penggunaan wound dressing yang menjaga moisture balance akan meningkatkan proses pertumbuhan sel, proliferasi kolagen, dan menstabilkan matrikskan jaringan sehat. Jika penelitian akan dilanjutkan oleh peneliti selanjutnya, maka perlu melanjutkan penelitian yang melihat kadar glukosa darah dengan pemeriksaan HbA1c. Kata Kunci: Luka Kaki Diabetes, Glukosa Darah Acak, Wound Dressing 
Title: PERBEDAAN PENGARUH GLUKOSA DARAH ACAK DAN DRESSING TERHADAP LUKA DIABETES DI MALANG
Description:
Pendahuluan: Luka kaki diabetes merupakan kondisi patologis kaki akibat diabetes mellitus atau komplikasinya dalam jangka panjang.
Amputasi ulkus diabetik mencapai 1 juta setiap tahunnya.
Tujuan penelitian menjelaskan perbedaan pengaruh glukosa darah acak dan dressing terhadap luka diabetes di Malang.
Metode: Penelitian menggunakan cross sectional design.
Populasi berjumlah 60 responden.
Teknik sampling menggunakan purposive sampling.
Kriteria inklusi meliputi klien DM berusia >35 tahun, DM tipe-II, dan luka grade 1 dan 2.
Kriteria eksklusi meliputi klien ostoemielitis, tidak kooperatif, dan ketoasidosis diabetikum.
Variabel independent adalah glukosa darah acak, dan dressing.
Variabel dependent penelitian adalah luka.
Instrumen glukosa menggunakan glukometer.
Instrumen dressing menggunakan lembar observasi.
Instrumen luka menggunakan lembar observasi BWAT.
Penelitian dilaksanakan September-November 2018.
Data dianalisis menggunakan uji regresi liner ganda.
Hasil: Uji regresi linier berganda menunjukkan nilai p-value variabel gula darah acak adalah 0.
039 dan variabel wound dressing menunjukkan nilai p-value 0.
002.
Dari hasil regresi tersebut menunjukkan variabel wound dressing lebih berpengaruh terhadap luka.
 Kesimpulan:Penggunaan wound dressing dalam perawatan luka diabetes memberikan pengaruh yang lebih besar dalam proses penyembuhan luka daripada kestabilan kadar glukosa darah acak.
Penggunaan wound dressing yang menjaga moisture balance akan meningkatkan proses pertumbuhan sel, proliferasi kolagen, dan menstabilkan matrikskan jaringan sehat.
Jika penelitian akan dilanjutkan oleh peneliti selanjutnya, maka perlu melanjutkan penelitian yang melihat kadar glukosa darah dengan pemeriksaan HbA1c.
 Kata Kunci: Luka Kaki Diabetes, Glukosa Darah Acak, Wound Dressing .

Related Results

Pengaruh Seduhan Kopi Biji Salak (Salacca edulis Reinw) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus Diabetes Mellitus
Pengaruh Seduhan Kopi Biji Salak (Salacca edulis Reinw) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus Diabetes Mellitus
Diabetes mellitus  adalah salah satu penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan pada sekresi insulin, aktivitas insulin atau keduanya. Upaya yang dapat d...
Pemeriksaan Kaki Diabetes di Wisma Caring Sejahtera Depok Jawa Barat
Pemeriksaan Kaki Diabetes di Wisma Caring Sejahtera Depok Jawa Barat
ABSTRAK Hiperglekemia, atau peningkatan kadar glukosa darah yang melebihi normal, dikenal sebagai diabetes mellitus. Kadar glukosa darah harus lebih dari 200 mg/dl saat puasa, lebi...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...

Back to Top