Javascript must be enabled to continue!
Analisis Beban Kerja Tenaga Rekam Medis Menggunakan Metode ABK-Kes Di Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi
View through CrossRef
Latar Belakang: Pelayanan rekam medis yang berkualitas ditentukan oleh sumber daya manusia yang bermutu. Tenaga kerja rekam medis menjadi salah satu faktor utama penyelenggaraan rekam medis. Agar berjalan dengan baik, maka diperlukan sumber daya yang cukup.
Tujuan: Tujuan utama penelitian ini yaitu untuk menganalisa beban kerja petugas rekam medis dan menghitung kebutuhan tenaga kerja rekam medis.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan case study dan observasional analitik dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan pengukuran menggunakan stopwatch.
Hasil: Dari hasil observasi dan perhitungan dengan menggunakan metode ABK-Kes didapat kesimpulan bahwa terdapat kekurangan pada petugas rekam medis RSI Assyifa yang seharusnya sebanyak 26 orang tapi saat ini jumlah petugas Rekam Medis di RSI Assyifa hanya berjumlah 24 orang. Maka perlu dilakukan penambahan petugas sebanyak 2 orang agar pelaksanaan Rekam Medis di RSI Assyifa berjalan efektif dan produktif.
Kesimpulan: Beban kerja petugas rekam medis mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah kunjungan pasien, sehingga dapat mempengaruhi efektivitas dan produktifitas kerja petugas rekam medis. Selain itu, kurangnya SDMK akan petugas akan mempengaruhi pelayanan rekam medis di RSI Assyifa.
Title: Analisis Beban Kerja Tenaga Rekam Medis Menggunakan Metode ABK-Kes Di Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi
Description:
Latar Belakang: Pelayanan rekam medis yang berkualitas ditentukan oleh sumber daya manusia yang bermutu.
Tenaga kerja rekam medis menjadi salah satu faktor utama penyelenggaraan rekam medis.
Agar berjalan dengan baik, maka diperlukan sumber daya yang cukup.
Tujuan: Tujuan utama penelitian ini yaitu untuk menganalisa beban kerja petugas rekam medis dan menghitung kebutuhan tenaga kerja rekam medis.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan case study dan observasional analitik dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan pengukuran menggunakan stopwatch.
Hasil: Dari hasil observasi dan perhitungan dengan menggunakan metode ABK-Kes didapat kesimpulan bahwa terdapat kekurangan pada petugas rekam medis RSI Assyifa yang seharusnya sebanyak 26 orang tapi saat ini jumlah petugas Rekam Medis di RSI Assyifa hanya berjumlah 24 orang.
Maka perlu dilakukan penambahan petugas sebanyak 2 orang agar pelaksanaan Rekam Medis di RSI Assyifa berjalan efektif dan produktif.
Kesimpulan: Beban kerja petugas rekam medis mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah kunjungan pasien, sehingga dapat mempengaruhi efektivitas dan produktifitas kerja petugas rekam medis.
Selain itu, kurangnya SDMK akan petugas akan mempengaruhi pelayanan rekam medis di RSI Assyifa.
Related Results
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
Dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus tersedianya sistem penyelenggaraan rekam medis yang baik. Tercapainya tujuan ...
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (PMK RI) No. 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis, semua fasilitas kesehatan di Indonesia wajib menyelenggarakan Rekam Medis Ele...
Analisis Beban Kerja Tenaga Rekam Medis Menggunakan Metode ABK-Kes Di Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi
Analisis Beban Kerja Tenaga Rekam Medis Menggunakan Metode ABK-Kes Di Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi
Latar Belakang: Pelayanan rekam medis yang berkualitas ditentukan oleh sumber daya manusia yang bermutu. Tenaga kerja rekam medis menjadi salah satu faktor utama penyelenggaraan re...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Data rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru rekam medis belum berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan Depkes RI tentang pedoman penyelenggaraan dan prosedur rekam medis rumah...
TINJAUAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (ELEKTRONIK MEDICAL RECORD) PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG TAHUN 2024
TINJAUAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (ELEKTRONIK MEDICAL RECORD) PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG TAHUN 2024
Rekam medis elektronik adalah penggunaan perangkat teknologi informasi untuk pengumpulan, penyimpanan, pengelolaan serta pengaksesan data yang tersimpan pada rekam medis pasien di ...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DUPLIKASI NOMOR REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA KABUPATEN BADUNG
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DUPLIKASI NOMOR REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA KABUPATEN BADUNG
Berdasarkan survey awal di Instalasi Rekam Medis, pada bulan Juni sampai dengan Juli 2021 didapatkan penomoran rekam medis pasien rawat jalan yang memiliki nomor ganda (duplikasi) ...
ANALISIS KEBUTUHAN PETUGAS REKAM MEDIS PASCA IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) MENGGUNAKAN METODE ABK-KES DI RSUD TOTO KABILA TAHUN 2025
ANALISIS KEBUTUHAN PETUGAS REKAM MEDIS PASCA IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) MENGGUNAKAN METODE ABK-KES DI RSUD TOTO KABILA TAHUN 2025
Latar Belakang: Metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK-Kes) merupakan pendekatan standar yang digunakan untuk menghitung kebutuhan tenaga kesehatan berdasarkan beban kerja aktu...
ANALISIS KUALITATIF PENDOKUMENTASIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP KASUS CRANIOTOMY DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA
ANALISIS KUALITATIF PENDOKUMENTASIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP KASUS CRANIOTOMY DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA
Mutu rekam medis baik secara kuantitas maupun secara kualitas sangat mendukung untuk standarisasi akreditasi rumah sakit. Penelitian ini menggunakan rancangan mixed method. Penelit...

