Javascript must be enabled to continue!
PEMBANGUNAN WC UMUM DI PURA DADIA TUTUAN DESA LES KECAMATAN TEJAKULA BULELENG
View through CrossRef
Pura merupakan tempat yang disucikan oleh umat Hindu. Sehingga keberadaannya tidak dilengkapi dengan WC (Water Closet) umum. Hal ini disebabkan WC umum dianggap mengotori pura. Tetapi dengan perkembangan bangunan di sekitar areal pura maka disekeliling areal pura sudah ada rumah-rumah penduduk dimana sebelumnya masih berupa lahan kosong atau lahan pertanian. Dengan demikian para pemedek yang berada di pura apabila ingin buang air kecil akan mengalami kesusahan mencari tempat. Sementara ini, para pemedek yang berada di pura untuk melakukan persembahyangan atau ada kegiatan lain, apabila ingin buang air kecil terpaksa pinjem WC di rumah penduduk. Kejadian ini sudah dilakukan sejak dari dulu. Apabila hal ini terus dilakukan maka akan menggangu yang punya rumah serta para pemedek merasa tidak nyaman. Kondisi ini terjadi juga di Pura Dadia Tutuan. Solusi dari permasalahan ini maka krama warga dadia sesuai dengan hasil paruman maka berinisiatif untuk membangun WC umum yang khusus untuk tempat buang air kecil bukan untuk buang air besar. Prajuru dan Krama Pura Dadia Tutuan melaksanakan pertemuan untuk membahas dan memutuskan letak lokasi WC umum tersebut bertepatan dengan Hari Raya Galungan. Letak lokasi WC umum berada tepat di sebelah Pura Dadia Tutuan. Pemilihan lokasi ini karena tanah/area tersebut dimiliki oleh salah satu Krama Pura Dadia dimana tanah tersebut masih kosong dan pemilik sudah menyetujui pada pertemuan tersebut. Pembanguan WC Umum sudah dilakukan oleh warga Krama Pura Dadia Tutuan yang sudah ditunjuk pada pertemuan. Hasil Bangunan WC Umum tersebut sudah diserahkan kepada Krama Pura Dadia Tutuan melalui Prajuru, Warga, dan Tim Pengabdian.
Kata kunci: Pura Dadia Tutuan, Desa Les, desain, implementasi, WC umum
Universitas Udayana
Title: PEMBANGUNAN WC UMUM DI PURA DADIA TUTUAN DESA LES KECAMATAN TEJAKULA BULELENG
Description:
Pura merupakan tempat yang disucikan oleh umat Hindu.
Sehingga keberadaannya tidak dilengkapi dengan WC (Water Closet) umum.
Hal ini disebabkan WC umum dianggap mengotori pura.
Tetapi dengan perkembangan bangunan di sekitar areal pura maka disekeliling areal pura sudah ada rumah-rumah penduduk dimana sebelumnya masih berupa lahan kosong atau lahan pertanian.
Dengan demikian para pemedek yang berada di pura apabila ingin buang air kecil akan mengalami kesusahan mencari tempat.
Sementara ini, para pemedek yang berada di pura untuk melakukan persembahyangan atau ada kegiatan lain, apabila ingin buang air kecil terpaksa pinjem WC di rumah penduduk.
Kejadian ini sudah dilakukan sejak dari dulu.
Apabila hal ini terus dilakukan maka akan menggangu yang punya rumah serta para pemedek merasa tidak nyaman.
Kondisi ini terjadi juga di Pura Dadia Tutuan.
Solusi dari permasalahan ini maka krama warga dadia sesuai dengan hasil paruman maka berinisiatif untuk membangun WC umum yang khusus untuk tempat buang air kecil bukan untuk buang air besar.
Prajuru dan Krama Pura Dadia Tutuan melaksanakan pertemuan untuk membahas dan memutuskan letak lokasi WC umum tersebut bertepatan dengan Hari Raya Galungan.
Letak lokasi WC umum berada tepat di sebelah Pura Dadia Tutuan.
Pemilihan lokasi ini karena tanah/area tersebut dimiliki oleh salah satu Krama Pura Dadia dimana tanah tersebut masih kosong dan pemilik sudah menyetujui pada pertemuan tersebut.
Pembanguan WC Umum sudah dilakukan oleh warga Krama Pura Dadia Tutuan yang sudah ditunjuk pada pertemuan.
Hasil Bangunan WC Umum tersebut sudah diserahkan kepada Krama Pura Dadia Tutuan melalui Prajuru, Warga, dan Tim Pengabdian.
Kata kunci: Pura Dadia Tutuan, Desa Les, desain, implementasi, WC umum.
Related Results
Dinamika Sosial-Religius dalam Perubahan Status Pura Mas Penyeti Kelurahan Banjar Tegal Buleleng dari Pura Dadia ke Pura Kahyangan Desa
Dinamika Sosial-Religius dalam Perubahan Status Pura Mas Penyeti Kelurahan Banjar Tegal Buleleng dari Pura Dadia ke Pura Kahyangan Desa
Penelitian ini bertujuan: menganalisis latar belakang pendirian Pura Mas Penyeti di Kelurahan Banjar Tegal, Buleleng; menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan perubahan status P...
Pola Pengembangan Pencak Silat (Persaudaraan Setia Hati Terate) Di Kecamatan Tejakula
Pola Pengembangan Pencak Silat (Persaudaraan Setia Hati Terate) Di Kecamatan Tejakula
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Pola pengembangan pencak silat (Persaudaraan Setia Hati Terate) di Kecamatan Tejakula. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tej...
CENGKEH SEBAGAI INSPIRASI PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN BULELENG
CENGKEH SEBAGAI INSPIRASI PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN BULELENG
Batik is one of the textile products that began to develop in Buleleng Regency. The presence of batik in the Buleleng district is used as an alternative for souvenirs and souvenirs...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERENCANAAN PENATAAN PURA TIRTA MAS DAN PURA PASAR AGUNG SEBAGAI PETANDA AREAL SUCI DI KAWASAN PURA SAD KAHYANGAN LUHUR ANDAKASA, KARANGASEM
PERENCANAAN PENATAAN PURA TIRTA MAS DAN PURA PASAR AGUNG SEBAGAI PETANDA AREAL SUCI DI KAWASAN PURA SAD KAHYANGAN LUHUR ANDAKASA, KARANGASEM
Pura Luhur Andakasa adalah salah satu pura bagian dari Sad Khayangan yang ada di Bali. Pura ini terletak di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem. Pura ini terletak di d...
Ekosofi Hindu Pada Pemuliaan Air di Pura Sakti Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng
Ekosofi Hindu Pada Pemuliaan Air di Pura Sakti Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng
Pemanfaatan sumber daya air serta melaksanakan beberapa tindakan perlindungan serta pelestarian terhadap sumber daya air merupakan salah satu bentuk dari pelaksanaan pemuliaan air ...
PERENCANAAN PENATAAN PURA PENATARAN MANIK GENI SEBAGAI PETANDA AREAL SUCI DI KAWASAN PURA SAD KAHYANGAN LUHUR ANDAKASA, KARANGASEM
PERENCANAAN PENATAAN PURA PENATARAN MANIK GENI SEBAGAI PETANDA AREAL SUCI DI KAWASAN PURA SAD KAHYANGAN LUHUR ANDAKASA, KARANGASEM
Pura Luhur Andakasa adalah salah satu pura bagian dari Sad Khayangan yang ada di Bali. Pura ini terletak di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem. Pura ini terletak di d...
Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penelitian yang dilaksanakan di kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dimana fokus penelitian mengkaji tentang penguatan kelembagaan desa dalam mempersiapkan pelaksanaan musrenbang desa...

