Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Terapi Pijat Refleksi Terhadap Pengendalian Glukosa Darah Pada Pasien Dengan Diabetes Mellitus Tipe-2 Di Puskesmas Kalangan
View through CrossRef
Diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula di dalam darah dan terdapat resistensi insulin kurangnya insulin yang relative dan bisa terjadi komplikasi akut maupun kronis, salah satu komplikasi diabetes mellitus yang sering terjadi adalah neuropati yang dapat menyebabkan diabetes mengalami penurunan sensitifitas kaki.Tujuan penelitian Untuk mengetahui pengaruh intervensi terapi pijat refleksi terhadap pengendalian glukosa pada pasien dengan diabetes mellitus tipe-2 Metode penelitian ini menggunakan desain study kasus. Responden yang diteliti sebanyak 2 berjenis perempuan pertama berusia 55 tahun dan responden kedua berusia 52 tahun dengan status masalah diabetes mellitus tipe 2. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi kadar gula darah, glucometer, sop terapi pijat. Intervensi pemberian terapi pijat refleksi diberikan sehari sekali setiap pagi selama 7 hari berturut-turut dalam waktu 30 menit. Hasil penelitian didapat rata-rata kadar glukosa darah pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 sebelum melakukan pijat refleksi adalah 287 mg/dl sedangkan rata-rata kadar glukosa darah pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 setelah melakukan pijat refleksi adalah 280 mg/dl. Kesimpulan dari terapi pijat refleksi pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 dapat menurunkan kadar gula darah pasien diabetes mellitus.
Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute
Title: Implementasi Terapi Pijat Refleksi Terhadap Pengendalian Glukosa Darah Pada Pasien Dengan Diabetes Mellitus Tipe-2 Di Puskesmas Kalangan
Description:
Diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula di dalam darah dan terdapat resistensi insulin kurangnya insulin yang relative dan bisa terjadi komplikasi akut maupun kronis, salah satu komplikasi diabetes mellitus yang sering terjadi adalah neuropati yang dapat menyebabkan diabetes mengalami penurunan sensitifitas kaki.
Tujuan penelitian Untuk mengetahui pengaruh intervensi terapi pijat refleksi terhadap pengendalian glukosa pada pasien dengan diabetes mellitus tipe-2 Metode penelitian ini menggunakan desain study kasus.
Responden yang diteliti sebanyak 2 berjenis perempuan pertama berusia 55 tahun dan responden kedua berusia 52 tahun dengan status masalah diabetes mellitus tipe 2.
Instrument yang digunakan adalah lembar observasi kadar gula darah, glucometer, sop terapi pijat.
Intervensi pemberian terapi pijat refleksi diberikan sehari sekali setiap pagi selama 7 hari berturut-turut dalam waktu 30 menit.
Hasil penelitian didapat rata-rata kadar glukosa darah pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 sebelum melakukan pijat refleksi adalah 287 mg/dl sedangkan rata-rata kadar glukosa darah pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 setelah melakukan pijat refleksi adalah 280 mg/dl.
Kesimpulan dari terapi pijat refleksi pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 dapat menurunkan kadar gula darah pasien diabetes mellitus.
Related Results
Penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Mellitus Dalam Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman
Penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Mellitus Dalam Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman
Latar Belakang : Penyakit Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah dan kegagalan sekresi insulin atau penggunaan insulin dalam meta...
Pengaruh Seduhan Kopi Biji Salak (Salacca edulis Reinw) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus Diabetes Mellitus
Pengaruh Seduhan Kopi Biji Salak (Salacca edulis Reinw) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus Diabetes Mellitus
Diabetes mellitus adalah salah satu penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan pada sekresi insulin, aktivitas insulin atau keduanya. Upaya yang dapat d...
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
KORELASI KADAR GULA DARAH PLASMA DENGAN NILAI HBA1C PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR BALI
KORELASI KADAR GULA DARAH PLASMA DENGAN NILAI HBA1C PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR BALI
Peningkatan jumlah pasien diabetes mellitus terjadi tiap tahun dan in terjadi di seluruh dunia. Indonesia merupakan salah satu dari sepuluh negara dengan jumlah pasien diabetes ter...
Asupan Karbohidrat Dan Faktor Stres Mempengaruhi Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu
Asupan Karbohidrat Dan Faktor Stres Mempengaruhi Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu
Latar Belakang : Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon pengatur gula darah atau glukosa). Beberapa faktor yang m...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DIABETES MELITUS DI GIANYAR 2023
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DIABETES MELITUS DI GIANYAR 2023
Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang menjadi ancaman di seluruh dunia dan memiliki risiko komplikasi penyakit lain seperti kardiovaskular. Pen...

