Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS
View through CrossRef
Penyakit Tuberkolusis (TB) menrupakan penyakit yang beresiko kematian dan menular. Kejadian tuberkolusis di Indonesia masih tinggi. Tuberkolusis adalah penyakit inpeksi menular yang bisa bisa terjadi karena bayak faktor. Berdasarkan beberapa sumber mengatakan bahwa sosial ekonomi dan kebiasaan merokok merupakan kondisi masyarakat yang dapat memepengaruhi perilaku dan pola hidup yang dapat memicu terjadinya TB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Social Ekoniomi dan Kebiasaan Merokok dengan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Sukasari. Metode yang digunakan adalah survey dengan pendekatan cross sectional.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya dari responden (85,0%) berpenghasilan rendah, sebagian besar dari responden (74,0%) mempunyai kebiasaan merokok, dan sebagian besar responden (55,0%) mengalami tuberkulosis paru. uji Continyuity Correction diperoleh nilai p = 0,235. Nilai p (0,023 < α (0.05)), maka Ho ditolak, dengan demikian disimpulkan terdapat hubungan antara status ekonomi dengan kejadian tuberkulosis paru, dan penghasilan ekonomi rendah mempunyai peluang 2,1 kali terkena TB di bandingkan dengan yang status ekonominya tinggi. Kesimpulan sosial ekonomi dan kebiasaan merokok berhubugna dengan kejadian TBC. Saran atas hasil penelitian adalah diperlukan upaya pencegahan masyarakat tidak merokok dan meningkatkan sosial ekonomi masyarakat.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Luhur Cimahi
Title: HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS
Description:
Penyakit Tuberkolusis (TB) menrupakan penyakit yang beresiko kematian dan menular.
Kejadian tuberkolusis di Indonesia masih tinggi.
Tuberkolusis adalah penyakit inpeksi menular yang bisa bisa terjadi karena bayak faktor.
Berdasarkan beberapa sumber mengatakan bahwa sosial ekonomi dan kebiasaan merokok merupakan kondisi masyarakat yang dapat memepengaruhi perilaku dan pola hidup yang dapat memicu terjadinya TB.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Social Ekoniomi dan Kebiasaan Merokok dengan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Sukasari.
Metode yang digunakan adalah survey dengan pendekatan cross sectional.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya dari responden (85,0%) berpenghasilan rendah, sebagian besar dari responden (74,0%) mempunyai kebiasaan merokok, dan sebagian besar responden (55,0%) mengalami tuberkulosis paru.
uji Continyuity Correction diperoleh nilai p = 0,235.
Nilai p (0,023 < α (0.
05)), maka Ho ditolak, dengan demikian disimpulkan terdapat hubungan antara status ekonomi dengan kejadian tuberkulosis paru, dan penghasilan ekonomi rendah mempunyai peluang 2,1 kali terkena TB di bandingkan dengan yang status ekonominya tinggi.
Kesimpulan sosial ekonomi dan kebiasaan merokok berhubugna dengan kejadian TBC.
Saran atas hasil penelitian adalah diperlukan upaya pencegahan masyarakat tidak merokok dan meningkatkan sosial ekonomi masyarakat.
Related Results
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN TUBERKULOSIS
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN TUBERKULOSIS
ABSTRAKTuberkulosis Paru (TB) adalah penyakit infeksi menular yang masih ditemukan di Indonesia. Â TB tersebut diduga di sebabkan oleh kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan. Tu...
Hubungan Kondisi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep
Hubungan Kondisi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Pada tahun 2020, Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mencatat 9.325 kasus tuberku...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI
PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI
Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor penyebab kejadian hipertensi pada masyarakat, dan sampai sekarang hipertensi masih menjadi permasalahan besar di Indonesia dengan prev...
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN RAWAT JALAN
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN RAWAT JALAN
Tuberkulosis Paru (TB) masih merupakan masalah global dan nasional. Indonesia merupakan peringkat kedua yang menderita TB di dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetah...
KORELASI BERATNYA KEBIASAAN MEROKOK DENGAN DERAJAT GANGGUAN OBSESIF KOMPULSIF MEROKOK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
KORELASI BERATNYA KEBIASAAN MEROKOK DENGAN DERAJAT GANGGUAN OBSESIF KOMPULSIF MEROKOK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
Korelasi Beratnya kebiasaan merokok Dengan Derajat Gangguan Obsesif Kompulsif Merokok Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Latar Belakang: Kebiasaan merokok merupakan pe...
PENGARUH GAYA HIDUP MEROKOK TERHADAP KEJADIAN INFARK MIOKARD AKUT (IMA) DI RSU BETHESDA TOMOHON
PENGARUH GAYA HIDUP MEROKOK TERHADAP KEJADIAN INFARK MIOKARD AKUT (IMA) DI RSU BETHESDA TOMOHON
Abstrak : Kebiasaan dan rutinitas yang merugikan memiliki kekuatan untuk merusak kesehatan seseorang seperti kebiasaan merokok yang merupakan contoh kebiasaan untuk memudahkan sese...

